ADVERTISEMENT
Jumat, Juni 19, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Terlanjur Gelontorkan Rp5,5 T, Program Pertanian di Wilayah Papua Dilanjutkan

Selain pengembangan pertanian di Papua, pemerintah juga mempercepat program hilirisasi komoditas perkebunan bersama BUMN pangan.

19 Juni 2026
0
Terlanjur Gelontorkan Rp5,5 T, Program Pertanian di Wilayah Papua Dilanjutkan

Presiden Prabowo meminta progrom pengembangan pertanian di Papua terus dilanjutkan...(foto ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Program pengembangan pertanian di wilayah Papua akan diterus dilanjutkan, karena dinilai akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Keputusan itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat menerima laporan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis 18 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

Amran mengatakan pemerintah telah mengalokasikan anggaran fantastis untuk mempercepat pembangunan sektor pertanian di Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pada 2025 dan 2026, total dukungan anggaran yang digelontorkan untuk mendukung program pertanian di Papua mencapai lebih dari Rp 5,5 triliun.

Baca Juga

Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

“Bantuan ke Papua tahun ini Rp3,2 triliun, tahun lalu Rp2 triliun, totalnya Rp 5,5 triliun lebih. Kami laporkan kepada Bapak Presiden, beliau mengatakan ini lanjutkan. Bantuan ini bantuan langsung ke rakyat,” ujar Amran seperti dikutip, Jumat 19 Juni 2026.

Dikatakan, bantuan tersebut mencakup hibah alat dan mesin pertanian, termasuk traktor, serta pengembangan lahan sawah guna meningkatkan kapasitas produksi pangan di wilayah Papua.

Amran mengungkapkan Kementerian Pertanian sebelumnya telah menerima sekitar 200 perwakilan daerah dari Papua yang terdiri atas gubernur, bupati, kepala dinas, hingga petani. Pertemuan tersebut membahas berbagai kebutuhan pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan itu, sejumlah pemerintah daerah juga mengusulkan penambahan program cetak sawah untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian.

“Kemudian sawah, bahkan dari beberapa provinsi meminta cetak sawah ditambah, termasuk Papua Barat dan lain-lain. Ini kita tambah,” kata Amran.

Selain pengembangan pertanian di Papua, pemerintah juga mempercepat program hilirisasi komoditas perkebunan bersama BUMN pangan.

Program tersebut difokuskan pada pengembangan komoditas bernilai tambah seperti kakao, kopi, jambu mete, kelapa, dan tebu.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp9,5 triliun untuk mendukung pengembangan komoditas tersebut pada periode 2025-2027.

Program itu ditargetkan menjangkau 870.000 hektare kebun rakyat, termasuk di wilayah Papua.

Menurut Amran, penguatan hilirisasi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperbesar nilai tambah komoditas, sekaligus mendorong peningkatan pendapatan petani dan pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Kami sudah lakukan bersama teman-teman BUMN pangan di 2025. Kami lanjutkan 2026 dan 2027. Total luasan untuk petani itu adalah 870 ribu hektare termasuk tanah Papua, seluruh kabupaten di Papua,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

230 Pengungsi di Tanah Merah Kembali ke Kampung Manggelum, Didampingi Satgas Pasgat Pamtas RI‑PNG

230 Pengungsi di Tanah Merah Kembali ke Kampung Manggelum, Didampingi Satgas Pasgat Pamtas RI‑PNG

19 Juni 2026
Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

19 Juni 2026
12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

19 Juni 2026
Kemenkeu Tetapkan Dana Desa 2025 untuk Papua Tengah, Puncak Jaya Terbesar Rp275.517.473.000

Pengelolaan Dana Kampung di Mimika Harus Merujuk UU Nomor 6 Tahun 2014, Jangan Ada Lagi Temuan Inspektorat

19 Juni 2026
230 Atlet Perwakilan Enam Kabupaten Berlaga di Kejurda Atletik Gubernur Papua Cup 2026

230 Atlet Perwakilan Enam Kabupaten Berlaga di Kejurda Atletik Gubernur Papua Cup 2026

19 Juni 2026
Terlanjur Gelontorkan Rp5,5 T, Program Pertanian di Wilayah Papua Dilanjutkan

Terlanjur Gelontorkan Rp5,5 T, Program Pertanian di Wilayah Papua Dilanjutkan

19 Juni 2026

POPULER

  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Beasiswa YPMAK Antarkan Fitalia Tumuka Raih Gelar Sarjana Hukum dan Kejar Mimpi Global

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • PUPR Mimika Targetkan Lima Proyek Strategis Daerah Mulai Kontrak Awal Agustus, Berikut Daftarnya

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
230 Atlet Perwakilan Enam Kabupaten Berlaga di Kejurda Atletik Gubernur Papua Cup 2026

230 Atlet Perwakilan Enam Kabupaten Berlaga di Kejurda Atletik Gubernur Papua Cup 2026

Kemenkeu Tetapkan Dana Desa 2025 untuk Papua Tengah, Puncak Jaya Terbesar Rp275.517.473.000

Pengelolaan Dana Kampung di Mimika Harus Merujuk UU Nomor 6 Tahun 2014, Jangan Ada Lagi Temuan Inspektorat

12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id