ADVERTISEMENT
Selasa, Agustus 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Cuaca

Air Bersih Menjadi Kebutuhan Paling Mendesak di Distrik Jita, Selama Ini Warga Andalkan Air Sungai

Bagi masyarakat Jita, air bersih bukan sekadar program pembangunan. Air adalah kebutuhan hidup yang harus tersedia setiap hari.

11 Agustus 2026
0
29 Rumah Layak Huni Dibangun di Jita, Kepala Distrik Sebut Satu Rumah Masih Ditempati Tiga Kepala Keluarga 

Kepala Distrik Jita, Yunus Edoway (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id-  Persoalan air bersih masih menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak bagi  masyarakat Distrik Jita, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. 

Hingga kini, sebagian warga masih mengandalkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk konsumsi setelah dimasak.

ADVERTISEMENT

Kepala Distrik Jita, Yunus Edoway, mengungkapkan kondisi tersebut saat konferensi pers di salah satu hotel di Timika, Selasa 11 Agustus 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Yunus, selain bantuan sosial dan pembangunan rumah layak huni, penyediaan air bersih harus menjadi perhatian serius pemerintah, karena kebutuhan air berlangsung setiap hari dan tidak mengenal musim.

Baca Juga

29 Rumah Layak Huni Dibangun di Jita, Kepala Distrik Sebut Satu Rumah Masih Ditempati Tiga Kepala Keluarga 

Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

“Air bersih ini kebutuhan masyarakat setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, bahkan sepanjang tahun. Sampai sekarang persoalan ini belum benar-benar terselesaikan,” ujar Yunus.

Kemarau, Warga Kesulitan Air

Yunus mengatakan persoalan semakin terasa ketika musim kemarau. Debit air yang dapat digunakan masyarakat berkurang sehingga warga harus mencari sumber air lain.

“Kalau sudah musim kemarau, air yang biasa kami gunakan bisa habis. Ini yang menjadi kendala bagi masyarakat,” katanya.

Selama ini, masyarakat masih banyak menggunakan air sungai untuk kebutuhan rumah tangga. Air tersebut kemudian dimasak sebelum dikonsumsi.

Kondisi geografis Jita yang berada jauh dari pusat pemerintahan juga membuat penyediaan fasilitas air bersih tidak mudah. 

Selain pembangunan sarana, pemerintah harus memperhitungkan persoalan transportasi dan distribusi material maupun kebutuhan operasional menuju wilayah tersebut.

Berharap Program Air Bersih Berkelanjutan

Yunus mengatakan pemerintah distrik telah berupaya menyampaikan kebutuhan masyarakat kepada pemerintah daerah melalui instansi terkait. 

Namun, ia berharap persoalan tersebut tidak berhenti pada pengajuan program, melainkan diwujudkan dalam pembangunan sarana air bersih yang dapat digunakan masyarakat secara berkelanjutan.

“Tahun-tahun mendatang program air bersih dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan di Jita. Saya berharap tahun ini dan ke depan ada solusi untuk persoalan air bersih. Karena ini kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.

Menurut Yunus, pembangunan di Jita seharusnya tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih, listrik, rumah layak huni dan akses pelayanan dasar.

Ia menambahkan, pemerintah distrik juga tengah mendorong berbagai program yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk pengembangan fasilitas dan pelestarian lingkungan.

Bagi masyarakat Jita, air bersih bukan sekadar program pembangunan. Air adalah kebutuhan hidup yang harus tersedia setiap hari. (*) 

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

29 Rumah Layak Huni Dibangun di Jita, Kepala Distrik Sebut Satu Rumah Masih Ditempati Tiga Kepala Keluarga 

Air Bersih Menjadi Kebutuhan Paling Mendesak di Distrik Jita, Selama Ini Warga Andalkan Air Sungai

11 Agustus 2026
29 Rumah Layak Huni Dibangun di Jita, Kepala Distrik Sebut Satu Rumah Masih Ditempati Tiga Kepala Keluarga 

29 Rumah Layak Huni Dibangun di Jita, Kepala Distrik Sebut Satu Rumah Masih Ditempati Tiga Kepala Keluarga 

11 Agustus 2026
Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

11 Agustus 2026
Meriahkan HUT RI ke-81: Pesta Rakyat 17 Agustus di Distrik Jita Makin Meriah, Black Brothers hingga Band Lokal Siap Tampil

Meriahkan HUT RI ke-81: Pesta Rakyat 17 Agustus di Distrik Jita Makin Meriah, Black Brothers hingga Band Lokal Siap Tampil

11 Agustus 2026
Ribuan Pelajar Tumpah Ruah di Karnaval Budaya Mimika, Kostum Adat hingga Cita-Cita Warnai Jalanan Timika

Ribuan Pelajar Tumpah Ruah di Karnaval Budaya Mimika, Kostum Adat hingga Cita-Cita Warnai Jalanan Timika

11 Agustus 2026
Kasus Penembakan yang Tewaskan Warga di Raffles Residence 3 Timika: Aipda M Ditetapkan Tersangka

Kasus Penembakan yang Tewaskan Warga di Raffles Residence 3 Timika: Aipda M Ditetapkan Tersangka

11 Agustus 2026

POPULER

  • Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

    “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • DLH Sibuk Sosialisasi AMDALnet, Sampah Timika Tak Kunjung Teratasi: Kepala Dinas Akui Belum Ada Solusi

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id