ADVERTISEMENT
Selasa, Agustus 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Jalan Cenderawasih SP2 Masih Dipalang, Ketua LEMASA Ingatkan Jangan Tunggu Persoalan Membesar

“Saya akan mengambil langkah. Besok saya keluarkan undangan resmi dan kita jalankan mediasi. Setelah itu kita cari kesimpulan supaya akses jalan bisa kembali dibuka seperti biasa”. 

11 Agustus 2026
0
Jalan Cenderawasih SP2 Masih Dipalang, Ketua LEMASA Ingatkan Jangan Tunggu Persoalan Membesar

Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA), Sem Bukaleng. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Persoalan lahan yang berbuntut pemalangan Jalan Cenderawasih SP2 Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, hingga kini belum menemukan titik penyelesaian. 

Kondisi tersebut mendorong Ketua Lembaga Masyarakat Hukum Adat (LEMASA) Kabupaten Mimika, Sem Bukaleng turun langsung mengambil peran untuk mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

ADVERTISEMENT

Kepada koranpapua.id, Selasa 11 Agustus 2026, Sem Bukaleng menegaskan bahwa pemerintah daerah maupun pihak terkait perlu segera duduk bersama dan mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, persoalan yang terjadi sudah berlangsung beberapa hari, namun belum ada langkah penyelesaian yang memberikan kepastian kepada masyarakat.

Baca Juga

Sekda Mimika Ingatkan Kepala Kampung: Dana Desa Bukan untuk Kepentingan Pribadi

Masuk Indonesia Lewat Jalur Tikus, WNA PNG Akan Dideportasi dari Timika

“Sudah beberapa hari persoalan ini berlangsung, tetapi belum ada solusi yang kami dapatkan. Karena itu, saya mengambil bagian untuk mencari jalan keluar agar jangan sampai persoalan ini berkembang dan menimbulkan korban,” tegas Sem.

Ia mengatakan, LEMASA akan menggelar mediasi dengan mengundang seluruh pihak yang berkaitan dengan persoalan tersebut. 

Rencananya, pihak yang akan diundang antara lain Kepala Distrik Mimika Baru, lurah terkait, kepala kampung, kepolisian, serta masyarakat yang terlibat dalam persoalan tanah.

Sem menegaskan, pertemuan tersebut harus menghasilkan kesepakatan yang jelas dan dituangkan dalam berita acara agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

“Kita duduk bersama, mencari solusi dan membuat berita acara. Setelah ada kesepakatan, masalah ini harus selesai dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

Kritik Respons Aparat

Sem juga menyoroti lambannya respons aparat kepolisian polres mimika dalam menangani persoalan tersebut. 

Ia mengaku masyarakat sebelumnya telah menyerahkan persoalan itu kepada kepolisian, namun hingga kini belum mendapatkan kabar terkait langkah penyelesaian.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi memicu persoalan yang lebih besar.

“Kalau persoalan ini dibiarkan, dampaknya bisa mengenai semua pihak. Jangan sampai persoalan yang sebenarnya masih bisa diselesaikan secara baik justru menjadi konflik besar,” katanya.

Ia berharap Kapolres Mimika yang baru dapat melihat persoalan tersebut secara serius dan segera mengambil langkah bersama seluruh pihak.

“Ini bukan persoalan kecil kalau dibiarkan. Kita harus mencegah sebelum terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

LEMASA Minta Jalan Kembali Dibuka

Sem juga menyampaikan bahwa sebagian akses jalan yang sebelumnya dipalang telah dibuka, namun masih terdapat bagian jalan yang belum sepenuhnya dapat dilalui masyarakat.

Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri dan memberikan ruang bagi proses mediasi.

“Saya akan mengambil langkah. Besok saya keluarkan undangan resmi dan kita jalankan mediasi. Setelah itu kita cari kesimpulan supaya akses jalan bisa kembali dibuka seperti biasa,” jelasnya.

Ia menegaskan, kehadiran LEMASA bukan untuk memperkeruh keadaan, melainkan menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan martabat masyarakat adat.

“Kami juga bagian dari pemerintah dan bagian dari masyarakat adat. Jadi kita harus saling menghargai dan mencari solusi bersama,” pungkas Sem Bukaleng.

LEMASA kini mendorong seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan aparat keamanan, untuk tidak menunggu persoalan SP2 membesar sebelum mengambil tindakan. (*) 

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Jalan Cenderawasih SP2 Masih Dipalang, Ketua LEMASA Ingatkan Jangan Tunggu Persoalan Membesar

Jalan Cenderawasih SP2 Masih Dipalang, Ketua LEMASA Ingatkan Jangan Tunggu Persoalan Membesar

11 Agustus 2026
Sekda Mimika Ingatkan Kepala Kampung: Dana Desa Bukan untuk Kepentingan Pribadi

Sekda Mimika Ingatkan Kepala Kampung: Dana Desa Bukan untuk Kepentingan Pribadi

11 Agustus 2026
Masuk Indonesia Lewat Jalur Tikus, WNA PNG Akan Dideportasi dari Timika

Masuk Indonesia Lewat Jalur Tikus, WNA PNG Akan Dideportasi dari Timika

11 Agustus 2026
Tinjau Pelaksanaan Program CKG dan Pengentasan TB, BPKP Papua Tengah Turunkan Tim ke Nabire dan Mimika

Tinjau Pelaksanaan Program CKG dan Pengentasan TB, BPKP Papua Tengah Turunkan Tim ke Nabire dan Mimika

11 Agustus 2026
20 Peserta MTQ Korpri Nasional Papua Barat Siap Tampil di Makassar

20 Peserta MTQ Korpri Nasional Papua Barat Siap Tampil di Makassar

11 Agustus 2026
Hadir di Tengah Keterbatasan, Satgas Pasgat Koroway Batu Gelar Pengobatan Gratis hingga ke Rumah Warga

Hadir di Tengah Keterbatasan, Satgas Pasgat Koroway Batu Gelar Pengobatan Gratis hingga ke Rumah Warga

11 Agustus 2026

POPULER

  • Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

    “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • DLH Sibuk Sosialisasi AMDALnet, Sampah Timika Tak Kunjung Teratasi: Kepala Dinas Akui Belum Ada Solusi

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id