SORONG, Koranpapua.id- Mendukung pengembangan usaha Orang Asli Papua (OAP), Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus melakukan berbagai terobosan.
Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko melalui Klinik OSS (Online Single Submission).
Pada kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Kantor Distrik Klaurung, Kamis 18 Juni 2026 itu, dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum, Musa Fonataba, yang mewakili Wali Kota Sorong.
Hadir juga Kepala Dinas DPMPTSP Kota Sorong, Aryanti S. Kondologit, Kepala Distrik Klaurung, Kepala Kelurahan Klablim, serta para peserta kegiatan.
Kepala Dinas DPMPTSP, Aryanti dalam kesempatan itu menyampaikan, DPMPTSP berupaya mewujudkan misi kepala daerah, yaitu percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang kreatif, inovatif, dan adaptif guna meningkatkan iklim investasi serta realisasi investasi di Kota Sorong.
Untuk itu, Dinas DPMPTSP melaksanakan kegiatan Klinik OSS yang didukung oleh Dana Otonomi Khusus sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua.
Program ini diarahkan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), melalui berbagai aspek sosial dan ekonomi.
Sementara itu, Asisten III menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini para peserta akan mendapatkan penjelasan serta pendampingan dari DPMPTSP Kota Sorong terkait proses perizinan usaha melalui sistem OSS.
Ia juga menyampaikan bahwa kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan langkah penting dalam mendorong legalitas usaha sehingga pelaku usaha dapat menjalankan usahanya secara sah.
Dan dapat mengembangkan usahanya dengan lebih baik, serta memperoleh akses terhadap berbagai program pemerintah dan fasilitas pembiayaan usaha.
“Pemerintah berharap para pelaku usaha, khususnya Orang Asli Papua, semakin memahami pentingnya legalitas usaha dan mampu mengembangkan usahanya dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” pesannya. (Redaksi)










