ADVERTISEMENT
Sabtu, Agustus 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

“Karena itu, penelitian ini kami arahkan untuk mencari alternatif terapi yang lebih aman, potensial, dan berbasis sumber daya lokal Indonesia”.

24 Juni 2026
0
Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

Buah merah asal Papua. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Bagi kelompok usia dewasa hingga lansia, osteoartritis atau radang sendi bukan lagi sekadar keluhan fisik biasa.

Penyakit itu kerap memicu nyeri kronis, membatasi ruang gerak, hingga merenggut produktivitas dan kualitas hidup penderitanya.

ADVERTISEMENT

Berangkat dari realitas yang memprihatinkan tersebut, mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) hadir dengan inovasi pemanfaatan buah merah Papua sebagai kandidat terapi alternatif osteoartritis.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mengutip UNAIRNEWS, Rabu 24 Juni 2026 menyebutkan bahwa tim ini pun sukses menerima pendanaan dalam ajang bergengsi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Baca Juga

Pangkoops Habema Cup 2026 Bergulir di Timika, 20 Tim Ambil Bagian

Penembakan Dua Warga di Pintu Masuk FBLB, Festival Lembah Baliem Dihentikan Sementara

Diketuai oleh Bayu Cahyo Bintoro (FKG) tim yang beranggotakan Intan Asmi (FTMM), Muhammad Darryl (FTMM), Anindita Azkia (FK), dan Barika Zoyscia (FF) menggagas formulasi terapi berbasis buah merah asal Papua.

Pemilihan bahan alami ini bukan tanpa alasan, buah merah Papua kaya akan senyawa bioaktif seperti karotenoid, tokoferol, asam lemak, dan berbagai komponen antioksidan lainnya.

Senyawa-senyawa tersebut berpotensi menurunkan stres oksidatif sekaligus menghambat jalur inflamasi yang menjadi penyebab osteoartritis.

Bayu Cahyo Bintoro memaparkan bahwa ide riset ini berangkat dari keresahan terhadap pengobatan osteoartritis yang ada saat ini.

Selama ini, terapi yang tersedia lebih berfokus pada pengurangan gejala seperti nyeri dan inflamasi sementara. Namun belum sepenuhnya mampu menargetkan proses kerusakan kartilago (tulang rawan) secara komprehensif.

Selain itu, pilihan terapi yang tersedia juga masih memiliki kekurangan dalam efek samping penggunaan obat antiinflamasi jangka panjang atau biaya terapi yang relatif tinggi.

“Karena itu, penelitian ini kami arahkan untuk mencari alternatif terapi yang lebih aman, potensial, dan berbasis sumber daya lokal Indonesia,” ungkap Bayu selaku ketua tim.

Keunggulan inovasi itu dari pada terapi konvensional adalah pendekatannya tidak sekadar meredakan nyeri (painkiller), tetapi langsung memodulasi proses biologis yang berperan dalam terjadinya osteoartritis itu sendiri.

“Inovasi ini juga memiliki nilai tambah karena mengangkat potensi biodiversitas lokal Indonesia, khususnya dari Papua. Sehingga dapat mendukung pengembangan terapi berbasis bahan alam nasional,” tambahnya.

Langkah Strategis Pasca Pendanaan

Usai lolos pendanaan PKM, tim segera mengambil langkah taktis untuk merealisasikan riset melalui pengurusan administrasi, izin etik hewan coba, serta persiapan dan karakterisasi awal bahan baku buah merah Papua.

Tahap krusial berikutnya adalah pelaksanaan pengujian pada hewan model osteoartritis yang meliputi proses induksi model, pemberian perlakuan formulasi, hingga pengambilan sampel jaringan.

Selanjutnya, tim akan melakukan analisis mendalam terhadap parameter penanda inflamasi dan kondisi histopatologi kartilago.

Menurutnya, hasil tersebut akan mereka olah secara statistik menjadi laporan kemajuan serta artikel ilmiah untuk monitoring dan evaluasi PKM.

Ia berharap inovasi mereka tidak berhenti di tahap kompetisi PKM saja. Mereka memproyeksikan penelitian ini sebagai langkah awal penemuan kandidat terapi osteoartritis berbahan alam yang valid secara sains.

“Jika terus dikembangkan melalui kolaborasi bersama dosen pembimbing, laboratorium, peneliti, dan pihak industri farmasi,” paparnya.

Inovasi ini bisa menjadi wujud nyata hilirisasi produk biodiversitas nasional yang menghadirkan terapi terjangkau serta aman bagi masyarakat Indonesia.

“Saya tahu bahwa keraguan terhadap imunisasi masih ada di sebagian kampung, pendekatan medis saja tidak cukup,”ujarnya.

“Kita membutuhkan suara yang dipercaya masyarakat, untuk itu kepada tokoh adat dan agama ia memohon kerelaan menjadi jembatan antara program pemerintah dan hati masyarakat,” lanjutnya.

Bayu mengatakan, tim penggerak PKK dan kader Posyandu akan menjadi ujung tombak di lapangan, tetapi legitimasi dan dukungan dari para tokoh lah yang membuka pintu pemerintah di setiap kampung

Terkahir arahan kelima, tidak ada komitmen tanpa anggaran. Dia mengaku berkomitmen mendorong alokasi anggaran kesehatan yang memadai dari APBD dan dana otonomi khusus.

“Saya meminta kepada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Papua Selatan agar prioritas kesepakatan dalam pertemuan ini tercermin dalam dokumen perencanaan dan penganggaran tahun berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Agustinus Joko Guritno menyebut, Papua Selatan adalah provinsi muda. Pemerintah dan lintas sektor sementara sedang menulis sejarah pertama pembangunan kesehatan di tanah ini.

“Apa yang kita putuskan hari ini akan menentukan apakah generasi Anim Ha menjadi generasi yang sehat, kuat dan bermartabat, benar-benar lahir atau tetap menjadi mimpi,”kata dia.

“Saya percaya bahwa kita semua yang hadir disini memilih jalan kerja nyata,” Agustinus. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pangkoops Habema Cup 2026 Bergulir di Timika, 20 Tim Ambil Bagian

Pangkoops Habema Cup 2026 Bergulir di Timika, 20 Tim Ambil Bagian

8 Agustus 2026
Penembakan Dua Warga di Pintu Masuk FBLB, Festival Lembah Baliem Dihentikan Sementara

Penembakan Dua Warga di Pintu Masuk FBLB, Festival Lembah Baliem Dihentikan Sementara

8 Agustus 2026
Penembakan di Festival Lembah Baliem Jayawijaya, Dua Warga Jadi Korban

Penembakan di Festival Lembah Baliem Jayawijaya, Dua Warga Jadi Korban

8 Agustus 2026
Tokoh Pemuda Amungme Tegur Aksi Palang Jalan Cenderawasih: Sengketa Lahan Jangan Ganggu Publik

Tokoh Pemuda Amungme Tegur Aksi Palang Jalan Cenderawasih: Sengketa Lahan Jangan Ganggu Publik

8 Agustus 2026
Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

38 Tahun Menanti Pengakuan Negara, 75 Pasangan OAP di Ohotya Akhirnya Kantongi Akta Perkawinan

8 Agustus 2026
Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

14 Ribu Pencaker Lokal Menganggur, APELCAMI Tagih Keadilan: Mimika Dipenuhi Investasi, Tapi Anak Daerah Jadi Penonton

8 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    664 shares
    Bagikan 266 Tweet 166
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id