ADVERTISEMENT
Sabtu, Agustus 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

Perubahan harga barang sudah mulai dirasakan sejak sekitar satu bulan sebelumnya sebagai dampak dari meningkatnya biaya dari tingkat pemasok.

24 Juni 2026
0
Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

Nampak depan tokoh Delta Bangunan yang berlokasi di Jalan Budi Utomo, Timika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax per tanggal 10 Juni 2026, berdampak terhadap harga material bangunan di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Berdasarkan pantauan Koranpapua.id di beberapa toko di Timika, Rabu 24 Juni 2026, mendapatkan sejumlah bahan bangunan mengalami kenaikan harga.

ADVERTISEMENT

Kenaikan harga bahan bangunan dipicu oleh meningkatnya biaya pengambilan barang dan distribusi dari pemasok.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Agusriyani, PIC Toko Delta Bangunan yang berlokasi di Jalan Budi Utomo, Timika, mengatakan hampir seluruh jenis material bangunan mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga

Pangkoops Habema Cup 2026 Bergulir di Timika, 20 Tim Ambil Bagian

Penembakan Dua Warga di Pintu Masuk FBLB, Festival Lembah Baliem Dihentikan Sementara

“Semen, besi, ada semua kenaikan. Kita kan jual semen Rp95.000 per sak, sekarang Rp100.000 per sak. Naiknya dari bulan lalu. Kalau cat sudah dua kali naik. Dari merek Avian, bulan Mei dan awal bulan Juni. Hampir secara keseluruhan sama barang-barangnya naik,” ujar Agusriyani.

Kenaikan harga tersebut turut memengaruhi penjualan toko. Menurut Agusriyani, masyarakat kini lebih berhati-hati dalam melakukan pembelian karena harga material yang terus meningkat.

Pelanggan juga banyak mempertanyakan penyebab kenaikan harga, sehingga pihak toko harus memberikan penjelasan terkait meningkatnya biaya pengadaan dan pengiriman barang.

Biaya distribusi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan harga material mengalami penyesuaian.

Agusriyani menyebut, biaya pengiriman per satu kontainer dalam sekali pengambilan sebelumnya Rp20 juta, namun sejak kenaikan BBM harga per barang per kontainer dapat mencapai sekitar Rp25 juta.

“Pas kita mengambil barang kemarin itu sudah 25 ke atas. Sekali kirim sekitar Rp5 juta.”

Dari berbagai material yang dijual, cat menjadi salah satu barang yang mengalami kenaikan harga paling besar.

Cat minyak merek Avian ukuran 1 liter yang sebelumnya dijual Rp85.000 kini meningkat menjadi Rp95.000 setelah mengalami dua kali kenaikan harga.

Sementara cat tembok merek Aries Gold ukuran 4,5 kilogram yang sebelumnya Rp95.000 kini dijual Rp115.000.

Agusriyani menjelaskan, perubahan harga barang sudah mulai dirasakan sejak sekitar satu bulan sebelumnya sebagai dampak dari meningkatnya biaya dari tingkat pemasok.

“Kalau soal kenaikan harga barang, itu sudah terjadi sebelum minyak naik. Rata-rata mulai naik sekitar satu bulan yang lalu,” ungkapnya.

Kondisi ini membuat pelaku usaha berharap adanya stabilitas harga agar daya beli masyarakat dapat kembali meningkat dan aktivitas pembangunan di Mimika tetap berjalan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pangkoops Habema Cup 2026 Bergulir di Timika, 20 Tim Ambil Bagian

Pangkoops Habema Cup 2026 Bergulir di Timika, 20 Tim Ambil Bagian

8 Agustus 2026
Penembakan Dua Warga di Pintu Masuk FBLB, Festival Lembah Baliem Dihentikan Sementara

Penembakan Dua Warga di Pintu Masuk FBLB, Festival Lembah Baliem Dihentikan Sementara

8 Agustus 2026
Penembakan di Festival Lembah Baliem Jayawijaya, Dua Warga Jadi Korban

Penembakan di Festival Lembah Baliem Jayawijaya, Dua Warga Jadi Korban

8 Agustus 2026
Tokoh Pemuda Amungme Tegur Aksi Palang Jalan Cenderawasih: Sengketa Lahan Jangan Ganggu Publik

Tokoh Pemuda Amungme Tegur Aksi Palang Jalan Cenderawasih: Sengketa Lahan Jangan Ganggu Publik

8 Agustus 2026
Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

38 Tahun Menanti Pengakuan Negara, 75 Pasangan OAP di Ohotya Akhirnya Kantongi Akta Perkawinan

8 Agustus 2026
Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

14 Ribu Pencaker Lokal Menganggur, APELCAMI Tagih Keadilan: Mimika Dipenuhi Investasi, Tapi Anak Daerah Jadi Penonton

8 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    664 shares
    Bagikan 266 Tweet 166
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id