ADVERTISEMENT
Rabu, Juli 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

Perubahan harga barang sudah mulai dirasakan sejak sekitar satu bulan sebelumnya sebagai dampak dari meningkatnya biaya dari tingkat pemasok.

24 Juni 2026
0
Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

Nampak depan tokoh Delta Bangunan yang berlokasi di Jalan Budi Utomo, Timika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax per tanggal 10 Juni 2026, berdampak terhadap harga material bangunan di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Berdasarkan pantauan Koranpapua.id di beberapa toko di Timika, Rabu 24 Juni 2026, mendapatkan sejumlah bahan bangunan mengalami kenaikan harga.

ADVERTISEMENT

Kenaikan harga bahan bangunan dipicu oleh meningkatnya biaya pengambilan barang dan distribusi dari pemasok.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Agusriyani, PIC Toko Delta Bangunan yang berlokasi di Jalan Budi Utomo, Timika, mengatakan hampir seluruh jenis material bangunan mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga

Ironi Triliunan Rupiah di Bumi Cenderawasih

Lomba Yospan Meriahkan HUT Papua Tengah ke-4, Gubernur Meki Janjikan Rp130 Juta untuk Juara Pertama

“Semen, besi, ada semua kenaikan. Kita kan jual semen Rp95.000 per sak, sekarang Rp100.000 per sak. Naiknya dari bulan lalu. Kalau cat sudah dua kali naik. Dari merek Avian, bulan Mei dan awal bulan Juni. Hampir secara keseluruhan sama barang-barangnya naik,” ujar Agusriyani.

Kenaikan harga tersebut turut memengaruhi penjualan toko. Menurut Agusriyani, masyarakat kini lebih berhati-hati dalam melakukan pembelian karena harga material yang terus meningkat.

Pelanggan juga banyak mempertanyakan penyebab kenaikan harga, sehingga pihak toko harus memberikan penjelasan terkait meningkatnya biaya pengadaan dan pengiriman barang.

Biaya distribusi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan harga material mengalami penyesuaian.

Agusriyani menyebut, biaya pengiriman per satu kontainer dalam sekali pengambilan sebelumnya Rp20 juta, namun sejak kenaikan BBM harga per barang per kontainer dapat mencapai sekitar Rp25 juta.

“Pas kita mengambil barang kemarin itu sudah 25 ke atas. Sekali kirim sekitar Rp5 juta.”

Dari berbagai material yang dijual, cat menjadi salah satu barang yang mengalami kenaikan harga paling besar.

Cat minyak merek Avian ukuran 1 liter yang sebelumnya dijual Rp85.000 kini meningkat menjadi Rp95.000 setelah mengalami dua kali kenaikan harga.

Sementara cat tembok merek Aries Gold ukuran 4,5 kilogram yang sebelumnya Rp95.000 kini dijual Rp115.000.

Agusriyani menjelaskan, perubahan harga barang sudah mulai dirasakan sejak sekitar satu bulan sebelumnya sebagai dampak dari meningkatnya biaya dari tingkat pemasok.

“Kalau soal kenaikan harga barang, itu sudah terjadi sebelum minyak naik. Rata-rata mulai naik sekitar satu bulan yang lalu,” ungkapnya.

Kondisi ini membuat pelaku usaha berharap adanya stabilitas harga agar daya beli masyarakat dapat kembali meningkat dan aktivitas pembangunan di Mimika tetap berjalan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ironi Triliunan Rupiah di Bumi Cenderawasih

Ironi Triliunan Rupiah di Bumi Cenderawasih

21 Juli 2026
Lomba Yospan Meriahkan HUT Papua Tengah ke-4, Gubernur Meki Janjikan Rp130 Juta untuk Juara Pertama

Lomba Yospan Meriahkan HUT Papua Tengah ke-4, Gubernur Meki Janjikan Rp130 Juta untuk Juara Pertama

21 Juli 2026
BPKP Papua Tengah Dorong RSUD Mimika Wujudkan Tata Kelola BLUD yang Bersih dan Akuntabel

BPKP Papua Tengah Dorong RSUD Mimika Wujudkan Tata Kelola BLUD yang Bersih dan Akuntabel

21 Juli 2026
Tembus Pedalaman Papua, Satgas Pasgat Koroway Batu Layani Pengobatan Gratis dan Edukasi Kesehatan

Tembus Pedalaman Papua, Satgas Pasgat Koroway Batu Layani Pengobatan Gratis dan Edukasi Kesehatan

21 Juli 2026
Ratusan Buruh Sawit di Iwaka-Mimika Mengadu Tiga Bulan Hidup Tanpa Listrik, Upah Rp100 Ribu Sehari

Ratusan Buruh Sawit di Iwaka-Mimika Mengadu Tiga Bulan Hidup Tanpa Listrik, Upah Rp100 Ribu Sehari

21 Juli 2026
Diduga Kendalikan Jaringan Sabu dari Dalam Lapas, Tiga Warga Binaan Dilimpahkan ke Kejari Mimika

168 Calon Jemaah Haji Mimika Masuk Estimasi Kuota 2027, Diminta Segera Verifikasi

21 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    901 shares
    Bagikan 360 Tweet 225
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id