ADVERTISEMENT
Jumat, November 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

“Waktu Bupati masih PLT, kami sudah datang ke kediaman beliau dan menyampaikan aspirasi. Beliau sudah menerima kami, tetapi sampai sekarang belum ada kepastian yang jelas untuk anak daerah,” ujarnya.

21 September 2026
0
Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

Aliansi Pemuda Amungme (APA) melakukan aksi terkait kepastian formasi CPNS 2024 di depan Kantor Bupati Mimika, Jalan Cenderawasih, SP 3, Senin 21 September 2026.. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Aliansi Pemuda Amungme (APA) menagih kepastian formasi CPNS 2024 yang disebut akan memberi ruang bagi anak asli Papua. Mereka menggelar aksi di depan Kantor Bupati Mimika, Jalan Cenderawasih, SP 3, Senin 21 September 2026.

Massa membawa poster dan spanduk yang mendesak Bupati Mimika dan BKPSDM segera mengambil kebijakan untuk Amungme, Kamoro dan lima suku kerabat.

Ketua APA Helois Kemong mempertanyakan transparansi pemerintah terkait proses penerimaan CPNS, termasuk istilah “kuota emas” yang sebelumnya disampaikan kepada masyarakat.

“Katanya ada kuota emas, tetapi kuota emasnya ada di mana? Ini yang menjadi pertanyaan kami. Kami ingin melihat hasil tesnya kapan. Jangan hanya mengatakan ada kuota, tetapi proses dan hasilnya tidak jelas,” kata Helois saat berorasi.

Baca Juga

Satgas Pasgat Kenyam Beli Hasil Kebun Warga, Pererat Hubungan dengan Masyarakat Nduga

BRIDA Mimika Usung Dua Inovasi di IGA 2026, Ini Manfaatnya

Ia mengatakan persoalan tersebut telah disampaikan sejak 2024, ketika Johannes Rettob masih menjabat sebagai pelaksana tugas bupati.

“Waktu Bupati masih PLT, kami sudah datang ke kediaman beliau dan menyampaikan aspirasi. Beliau sudah menerima kami, tetapi sampai sekarang belum ada kepastian yang jelas untuk anak daerah,” ujarnya.

Helois meminta pemerintah memberikan kebijakan yang memastikan hak anak asli Papua tidak hanya berhenti pada janji.

“Kami punya hak sebagai anak asli daerah. Kami ingin menjadi tuan di atas negeri sendiri. Karena itu, kami minta kebijakan dan jaminan yang jelas, bukan hanya janji,” katanya.

Ia juga mendesak DPRK Mimika menjalankan pengawasan terhadap proses tersebut.

“Kami tahu Ketua DPR adalah orang Amungme dan Kamoro. Tetapi pengawasan harus diperketat. DPR harus memastikan aspirasi dan hak anak daerah tidak diabaikan,” ujarnya.

Helois mengatakan APA bahkan mempertimbangkan membentuk tim untuk memastikan langsung proses penerimaan CPNS ke pemerintah pusat.

“Kalau perlu, kami bentuk tim untuk berangkat ke BKN dan Kementerian PANRB. Kami ingin memastikan langsung bagaimana proses CPNS ini,” katanya.

Hingga pukul 11. 26 WIT, aksi masih berlangsung dengan pengamanan aparat kepolisian dan Satpol PP. Massa meminta pemerintah memberikan penjelasan terbuka dan kepastian terkait formasi CPNS 2024. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Kenyam Beli Hasil Kebun Warga, Pererat Hubungan dengan Masyarakat Nduga

Satgas Pasgat Kenyam Beli Hasil Kebun Warga, Pererat Hubungan dengan Masyarakat Nduga

5 November 2026
BRIDA Mimika Usung Dua Inovasi di IGA 2026, Ini Manfaatnya

BRIDA Mimika Usung Dua Inovasi di IGA 2026, Ini Manfaatnya

5 November 2026
Mimika Usung SA ANTAR KO dan AMOLE Dinsos di IGA 2026

Mimika Usung SA ANTAR KO dan AMOLE Dinsos di IGA 2026

5 November 2026
Anggaran KKT II Mimika Melebihi Pagu, Wabup Minta Evaluasi

Anggaran KKT II Mimika Melebihi Pagu, Wabup Minta Evaluasi

5 November 2026
Kejari Mimika Limpahkan Kasus Korupsi Gerai Maritim ke Pengadilan Tipikor Jayapura

Kejari Mimika Limpahkan Kasus Korupsi Gerai Maritim ke Pengadilan Tipikor Jayapura

5 November 2026
Pemkab Mimika Presentasikan Dua Inovasi Pelayanan Publik di Kemendagri dalam IGA 2026

Pemkab Mimika Presentasikan Dua Inovasi Pelayanan Publik di Kemendagri dalam IGA 2026

5 November 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • 28 Ibu Hamil di Mimika Positif HIV, 24 Orang Telah Jalani Pengobatan ARV

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Sehari Setelah Jadi Tersangka, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
80 Siswa dan Guru Mimika Dibekali Keterampilan Jadi Kader Kesehatan Sekolah

80 Siswa dan Guru Mimika Dibekali Keterampilan Jadi Kader Kesehatan Sekolah

Pemkab Mimika Dorong Pelayanan Adminduk Menjangkau Warga Pegunungan dan Pesisir

Pemkab Mimika Dorong Pelayanan Adminduk Menjangkau Warga Pegunungan dan Pesisir

Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Dinkes Mimika Dorong Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini

Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Dinkes Mimika Dorong Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id