ADVERTISEMENT
Sabtu, Juli 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

“Karena itu, penelitian ini kami arahkan untuk mencari alternatif terapi yang lebih aman, potensial, dan berbasis sumber daya lokal Indonesia”.

24 Juni 2026
0
Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

Buah merah asal Papua. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Bagi kelompok usia dewasa hingga lansia, osteoartritis atau radang sendi bukan lagi sekadar keluhan fisik biasa.

Penyakit itu kerap memicu nyeri kronis, membatasi ruang gerak, hingga merenggut produktivitas dan kualitas hidup penderitanya.

ADVERTISEMENT

Berangkat dari realitas yang memprihatinkan tersebut, mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) hadir dengan inovasi pemanfaatan buah merah Papua sebagai kandidat terapi alternatif osteoartritis.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mengutip UNAIRNEWS, Rabu 24 Juni 2026 menyebutkan bahwa tim ini pun sukses menerima pendanaan dalam ajang bergengsi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Baca Juga

“Kalau Tidak Beli Beras, Kami Mau Makan Apa”, Jeritan Warga Timika di Tengah Harga Pangan yang Tinggi

33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

Diketuai oleh Bayu Cahyo Bintoro (FKG) tim yang beranggotakan Intan Asmi (FTMM), Muhammad Darryl (FTMM), Anindita Azkia (FK), dan Barika Zoyscia (FF) menggagas formulasi terapi berbasis buah merah asal Papua.

Pemilihan bahan alami ini bukan tanpa alasan, buah merah Papua kaya akan senyawa bioaktif seperti karotenoid, tokoferol, asam lemak, dan berbagai komponen antioksidan lainnya.

Senyawa-senyawa tersebut berpotensi menurunkan stres oksidatif sekaligus menghambat jalur inflamasi yang menjadi penyebab osteoartritis.

Bayu Cahyo Bintoro memaparkan bahwa ide riset ini berangkat dari keresahan terhadap pengobatan osteoartritis yang ada saat ini.

Selama ini, terapi yang tersedia lebih berfokus pada pengurangan gejala seperti nyeri dan inflamasi sementara. Namun belum sepenuhnya mampu menargetkan proses kerusakan kartilago (tulang rawan) secara komprehensif.

Selain itu, pilihan terapi yang tersedia juga masih memiliki kekurangan dalam efek samping penggunaan obat antiinflamasi jangka panjang atau biaya terapi yang relatif tinggi.

“Karena itu, penelitian ini kami arahkan untuk mencari alternatif terapi yang lebih aman, potensial, dan berbasis sumber daya lokal Indonesia,” ungkap Bayu selaku ketua tim.

Keunggulan inovasi itu dari pada terapi konvensional adalah pendekatannya tidak sekadar meredakan nyeri (painkiller), tetapi langsung memodulasi proses biologis yang berperan dalam terjadinya osteoartritis itu sendiri.

“Inovasi ini juga memiliki nilai tambah karena mengangkat potensi biodiversitas lokal Indonesia, khususnya dari Papua. Sehingga dapat mendukung pengembangan terapi berbasis bahan alam nasional,” tambahnya.

Langkah Strategis Pasca Pendanaan

Usai lolos pendanaan PKM, tim segera mengambil langkah taktis untuk merealisasikan riset melalui pengurusan administrasi, izin etik hewan coba, serta persiapan dan karakterisasi awal bahan baku buah merah Papua.

Tahap krusial berikutnya adalah pelaksanaan pengujian pada hewan model osteoartritis yang meliputi proses induksi model, pemberian perlakuan formulasi, hingga pengambilan sampel jaringan.

Selanjutnya, tim akan melakukan analisis mendalam terhadap parameter penanda inflamasi dan kondisi histopatologi kartilago.

Menurutnya, hasil tersebut akan mereka olah secara statistik menjadi laporan kemajuan serta artikel ilmiah untuk monitoring dan evaluasi PKM.

Ia berharap inovasi mereka tidak berhenti di tahap kompetisi PKM saja. Mereka memproyeksikan penelitian ini sebagai langkah awal penemuan kandidat terapi osteoartritis berbahan alam yang valid secara sains.

“Jika terus dikembangkan melalui kolaborasi bersama dosen pembimbing, laboratorium, peneliti, dan pihak industri farmasi,” paparnya.

Inovasi ini bisa menjadi wujud nyata hilirisasi produk biodiversitas nasional yang menghadirkan terapi terjangkau serta aman bagi masyarakat Indonesia.

“Saya tahu bahwa keraguan terhadap imunisasi masih ada di sebagian kampung, pendekatan medis saja tidak cukup,”ujarnya.

“Kita membutuhkan suara yang dipercaya masyarakat, untuk itu kepada tokoh adat dan agama ia memohon kerelaan menjadi jembatan antara program pemerintah dan hati masyarakat,” lanjutnya.

Bayu mengatakan, tim penggerak PKK dan kader Posyandu akan menjadi ujung tombak di lapangan, tetapi legitimasi dan dukungan dari para tokoh lah yang membuka pintu pemerintah di setiap kampung

Terkahir arahan kelima, tidak ada komitmen tanpa anggaran. Dia mengaku berkomitmen mendorong alokasi anggaran kesehatan yang memadai dari APBD dan dana otonomi khusus.

“Saya meminta kepada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Papua Selatan agar prioritas kesepakatan dalam pertemuan ini tercermin dalam dokumen perencanaan dan penganggaran tahun berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Agustinus Joko Guritno menyebut, Papua Selatan adalah provinsi muda. Pemerintah dan lintas sektor sementara sedang menulis sejarah pertama pembangunan kesehatan di tanah ini.

“Apa yang kita putuskan hari ini akan menentukan apakah generasi Anim Ha menjadi generasi yang sehat, kuat dan bermartabat, benar-benar lahir atau tetap menjadi mimpi,”kata dia.

“Saya percaya bahwa kita semua yang hadir disini memilih jalan kerja nyata,” Agustinus. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

“Kalau Tidak Beli Beras, Kami Mau Makan Apa”, Jeritan Warga Timika di Tengah Harga Pangan yang Tinggi

“Kalau Tidak Beli Beras, Kami Mau Makan Apa”, Jeritan Warga Timika di Tengah Harga Pangan yang Tinggi

18 Juli 2026
33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

18 Juli 2026
Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

18 Juli 2026
Kurang dari Empat Jam, Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Ganja

Kurang dari Empat Jam, Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Ganja

18 Juli 2026
Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

Temui Keluarga Korban Penikaman Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Proses Hukum Berjalan

18 Juli 2026
Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

18 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    801 shares
    Bagikan 320 Tweet 200
  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kondisi Kantor Pemerintahan Kampung Nawaripi-Mimika Terbengkalai

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Polres Mimika Amankan Pria 49 Tahun Terduga Pelaku Rudapaksa Anak 12 Tahun di SP4

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Bergeser dari Polresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Jabat Dirreskrimsus Polda Papua

    732 shares
    Bagikan 293 Tweet 183
Next Post
Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id