ADVERTISEMENT
Sabtu, Juli 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

“Kebun yang dulunya sekadar lahan tanam, kini terasa berharga sebagai sumber harapan dan penghidupan yang stabil”.

24 Juni 2026
0
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG-2026 dari Batalyon Parako 462 Pasgat memborong hasil kebun yang dijual mama-mama Papua di pasar tradisionil Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

DEKAI, Koranpapua.id- Di tengah hamparan hijau wilayah pegunungan Papua, terjalin kehangatan yang menyejukkan jiwa antara prajurit TNI dan masyarakat.

Satgas Pamtas RI–PNG-2026 dari Batalyon Parako 462 Pasgat Pos Yahukimo menjadikan kebun dan hasil bumi masyarakat sebagai lumbung logistik utama di pasar tradisional Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

ADVERTISEMENT

Langkah sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat tumbuh subur di tanah perbatasan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ketika personel TNI tiba di pasar, wajah para pedagang, terutama mama-mama Papua terlihat berseri-seri penuh harapan.

Baca Juga

“Kalau Tidak Beli Beras, Kami Mau Makan Apa”, Jeritan Warga Timika di Tengah Harga Pangan yang Tinggi

33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

Kedatangan para prajurit, tidak sekadar berbelanja, melainkan memborong berbagai hasil bumi, mulai dari sayuran, umbi-umbian, hingga buah-buahan yang dihasilkan dari kebun warga lokal.

Kebutuhan dapur satuan terpenuhi, sekaligus roda perekonomian di wilayah terpencil ini terus berputar dan berkembang dengan baik.

Komandan Pos Yahukimo, Letda Pas Rifky Nanda, S.Tr.(Han), menjelaskan bahwa kehadiran pasukan bukan hanya untuk menjaga batas wilayah, melainkan juga merawat kehidupan di dalamnya.

“Kami ingin menjadi kehadiran yang menyejukkan, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membuka jalan kesejahteraan,” ujarnya.

Menurutnya, dengan membeli hasil panen warga, TNI berharap kehidupan dan kesejahtaraan warga semakin baik dan rasa persaudaraan semakin erat.

Bagi mama-mama Papua, kedatangan prajurit untuk berbelanja adalah momen yang selalu dinanti. Mereka meyakini bahwa dengan setiap kedatangan prajurit, maka hasil panen laku terjual.

“Setiap batang sayur dan buah yang tumbuh di tanah mereka kini memiliki nilai yang pasti dan manfaat nyata. Kebun yang dulunya sekadar lahan tanam, kini terasa berharga sebagai sumber harapan dan penghidupan yang stabil,” ungkap Rifky Nanda.

Melalui langkah kecil namun berkelanjutan ini—mulai dari pembelian hasil bumi hingga berbagai kegiatan bantuan sosial dan territorial, Satgas Pasgat terus membuktikan bahwa di perbatasan, keamanan dan kesejahteraan berjalan beriringan.

Kehadiran para prajurit membawa ketenangan yang menyejukkan, mengubah batas wilayah menjadi ruang damai tempat rakyat dan prajurit tumbuh bersama dalam satu ikatan persaudaraan yang kuat. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

“Kalau Tidak Beli Beras, Kami Mau Makan Apa”, Jeritan Warga Timika di Tengah Harga Pangan yang Tinggi

“Kalau Tidak Beli Beras, Kami Mau Makan Apa”, Jeritan Warga Timika di Tengah Harga Pangan yang Tinggi

18 Juli 2026
33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

18 Juli 2026
Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

18 Juli 2026
Kurang dari Empat Jam, Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Ganja

Kurang dari Empat Jam, Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Ganja

18 Juli 2026
Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

Temui Keluarga Korban Penikaman Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Proses Hukum Berjalan

18 Juli 2026
Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

18 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    805 shares
    Bagikan 322 Tweet 201
  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kondisi Kantor Pemerintahan Kampung Nawaripi-Mimika Terbengkalai

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Polres Mimika Amankan Pria 49 Tahun Terduga Pelaku Rudapaksa Anak 12 Tahun di SP4

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Bergeser dari Polresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Jabat Dirreskrimsus Polda Papua

    732 shares
    Bagikan 293 Tweet 183
Next Post
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id