ADVERTISEMENT
Sabtu, Agustus 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

KPU Mimika Perkuat Validasi Data Pemilih di TPS Khusus Freeport, Mobilitas Ribuan Karyawan Jadi Tantangan Utama

KPU juga mendorong efektivitas komunikasi antara PTFI dengan seluruh perusahaan kontraktor agar proses pembaruan data berlangsung lebih cepat dan terkoordinasi.

22 Juli 2026
0
KPU Mimika Perkuat Validasi Data Pemilih di TPS Khusus Freeport, Mobilitas Ribuan Karyawan Jadi Tantangan Utama

Pelaksana Harian (Plh) KPU Kabupaten Mimika, Agustinus Tutupahar gambar bersama perwakilan PFTI, perusahaan privatisasi dan kontraktor usai Rakor, Rabu 23 Juli 2026. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika memperkuat langkah pemutakhiran data pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Lokasi Khusus kawasan kerja PT Freeport Indonesia (PTFI).

Langkah itu dilakukan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor KPU Mimika, Rabu 22 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

Rakor tersebut juga dihadiri Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mimika, perwakilan PTFI, perusahaan privatisasi, serta kontraktor yang beroperasi di lingkungan PTFI.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dari 27 perusahaan yang diundang, sebanyak 18 perusahaan hadir mengikuti pembahasan.

Baca Juga

Pencari Kerja Lokal Mimika Galang Seribu Rupiah, Sindir Lambannya Perda Perlindungan Tenaga Kerja

Hampir 30 Tahun Menjahit Sepatu di Timika, Pa Kumis Bertahan di Tengah Penertiban

Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Mimika, Dr. Agustinus Tutupahar, mengatakan pertemuan tersebut menghasilkan 10 poin kesepakatan yang dituangkan dalam berita acara dan ditandatangani seluruh peserta.

Kesepakatan itu sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga akurasi daftar pemilih di TPS lokasi khusus.

Menurut Agustinus, tantangan terbesar dalam pemutakhiran data pemilih di kawasan PTFI adalah tingginya mobilitas karyawan akibat sistem rotasi, mutasi, maupun pola kerja roster yang menyebabkan data pemilih berubah secara dinamis.

“Perubahan status kepegawaian seperti perekrutan karyawan baru, pensiun, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), hingga berakhirnya masa kontrak juga menjadi faktor yang harus terus diperbarui agar tidak memengaruhi hak pilih pekerja,” ujarnya.

Selain itu, KPU menilai koordinasi antarkontraktor menjadi aspek penting mengingat banyaknya perusahaan yang terlibat di kawasan kerja PTFI. Sinkronisasi data secara berkala dinilai menjadi kunci agar daftar pemilih tetap akurat.

Persoalan lain yang turut menjadi perhatian adalah validitas data kependudukan. KPU masih menemukan sejumlah kendala, mulai dari Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang belum valid.

Termasuk alamat domisili yang belum diperbarui, hingga perubahan status perkawinan yang belum tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Tak hanya itu, potensi pemilih ganda juga menjadi fokus pembahasan. Kondisi tersebut terjadi karena masih terdapat pekerja yang terdaftar sebagai pemilih di daerah asal sekaligus di TPS lokasi khusus kawasan Freeport.

“Keterlambatan penyampaian data juga menjadi perhatian karena dapat memengaruhi proses penyusunan daftar pemilih,” kata Agustinus.

“Namun kami memastikan seluruh data pribadi karyawan tetap dilindungi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” lanjutnya.

Dalam kesepakatan tersebut, KPU juga mendorong efektivitas komunikasi antara PTFI dengan seluruh perusahaan kontraktor agar proses pembaruan data berlangsung lebih cepat dan terkoordinasi.

Selain itu, sosialisasi kepada para pekerja akan ditingkatkan karena masih ditemukan karyawan yang belum memahami mekanisme pemberian suara di TPS lokasi khusus.

Untuk memastikan proses berjalan sesuai jadwal, seluruh pihak juga sepakat mematuhi tahapan pemutakhiran data pemilih sebagaimana diatur dalam regulasi yang berlaku.

Sebagai tindak lanjut, KPU meminta setiap perusahaan menunjuk Person in Charge (PIC) yang bertanggung jawab mengoordinasikan penyampaian data karyawan secara valid, akurat, dan tepat waktu.

Agustinus menegaskan, PTFI bersama perusahaan-perusahaan kontraktor telah menyatakan komitmen untuk memastikan tidak ada karyawan yang kehilangan hak pilih hanya karena persoalan administrasi.

“Hak pilih seluruh karyawan di TPS lokasi khusus akan tetap dijamin, baik dalam Pemilu Legislatif maupun Pilkada, sesuai putusan Mahkamah Konstitusi yang menetapkan pelaksanaan Pemilu nasional serentak pada tahun 2029,” tegasnya. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pencari Kerja Lokal Mimika Galang Seribu Rupiah, Sindir Lambannya Perda Perlindungan Tenaga Kerja

Pencari Kerja Lokal Mimika Galang Seribu Rupiah, Sindir Lambannya Perda Perlindungan Tenaga Kerja

7 Agustus 2026
Ganja 735 Gram Disembunyikan di Dalam Sepatu, Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman ke Sorong

Ganja 735 Gram Disembunyikan di Dalam Sepatu, Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman ke Sorong

7 Agustus 2026
Hampir 30 Tahun Menjahit Sepatu di Timika, Pa Kumis Bertahan di Tengah Penertiban

Hampir 30 Tahun Menjahit Sepatu di Timika, Pa Kumis Bertahan di Tengah Penertiban

7 Agustus 2026
Lima Kali Tak Berangkat, 22 Calon Jemaah Haji Mimika Terancam Dihapus dari Sistem

Lima Kali Tak Berangkat, 22 Calon Jemaah Haji Mimika Terancam Dihapus dari Sistem

7 Agustus 2026
PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

7 Agustus 2026
DLH Sibuk Sosialisasi AMDALnet, Sampah Timika Tak Kunjung Teratasi: Kepala Dinas Akui Belum Ada Solusi

DLH Sibuk Sosialisasi AMDALnet, Sampah Timika Tak Kunjung Teratasi: Kepala Dinas Akui Belum Ada Solusi

7 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    662 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Kecelakaan Tunggal di Jalan Irigasi Timika, Pengendara Kabur Tinggalkan Motor

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
KPU Mimika Perkuat Validasi Data Pemilih di TPS Khusus Freeport, Mobilitas Ribuan Karyawan Jadi Tantangan Utama

Harga Bahan Bangunan di Timika Melonjak, Pemilik Toko Mengeluh Omzet Turun Drastis

KPU Mimika Perkuat Validasi Data Pemilih di TPS Khusus Freeport, Mobilitas Ribuan Karyawan Jadi Tantangan Utama

Festival Budaya Nasional di Lombok: Pemkab Gelontorkan Rp2,5 Miliar Dukung Persiapan Sanggar Seni di Mimika

BRIDA Mimika Dorong Perlindungan HKI: Siapkan Sentra Kekayaan Intelektual, Lindungi Inovasi dan Budaya Lokal

BRIDA Mimika Dorong Perlindungan HKI: Siapkan Sentra Kekayaan Intelektual, Lindungi Inovasi dan Budaya Lokal

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id