ADVERTISEMENT
Kamis, Juli 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

“Karena perang suku yang berujung pada pembunuhan tidak dibenarkan dalam ajaran agama mana pun dan tetap harus dipertanggungjawabkan secara hukum”.

24 Juni 2026
0
Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman menegaskan tidak akan ada lagi negosiasi apabila konflik perang suku kembali terjadi di Kwamki Narama, Kabupaten Mimika.

Momen prosesi perdamaian adat antara kelompok Dang dengan Newegelan yang menandai berakhirnya konflik perang di Wilayah Kwamki Narama, Kabupaten Mimika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Kapolres bahkan memastikan bahwa jika nanti konflik kembali terjadi di wilayah itu, pelaku yang terlibat dapat diproses hukum di luar daerah hingga dikirim ke Nusakambangan.

ADVERTISEMENT

“Ini yang kedua kalinya. Tidak ada lagi negosiasi. Kalau terjadi lagi, kami akan proses hukum. Saya pastikan prosesnya bisa dilakukan di luar Mimika,” tegas Kapolres kepada wartawan, Rabu 24 Juni 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Di luar Mimika itu bisa di Nabire, bisa di Makassar, bahkan tidak menutup kemungkinan dikirim ke Nusakambangan,” lanjut Kapolres.

Baca Juga

Pengedar 20 Paket Sabu Diciduk saat Menunggu Pembeli di SP2 Timika

Akhiri Ketergantungan dari Jawa, Pempus Petakan Peran Papua Jadi Kawasan Penyangga Ketahanan Pangan dan Energi

Pernyataan tersebut disampaikan usai prosesi perdamaian adat antara kelompok Dang dengan Newegelan yang menandai berakhirnya konflik perang suku di Wilayah Kwamki Narama.

Kegiatan itu disaksikan langsung oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk, Bupati Mimika, perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, tokoh masyarakat, dan kedua kubu yang bertikai.

Kapolres mengatakan seluruh pihak yang terlibat konflik telah menyatakan komitmen damai dan menandatangani surat pernyataan bersama.

Dalam kesepakatan tersebut juga ditegaskan bahwa setiap pihak yang kembali memicu konflik akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami berharap ini menjadi perang suku atau perang keluarga yang terakhir di Mimika. Surat pernyataan yang telah disepakati, apabila ada pihak yang melanggar, maka siap diproses sesuai hukum positif,” ujarnya.

Menurut Kapolres, dukungan terhadap perdamaian datang dari berbagai unsur, mulai dari masyarakat adat, anggota MRP, DPR Papua Tengah, pemerintah daerah, hingga seluruh perwakilan kedua kubu yang selama ini berkonflik.

Karena itu, Kapolres menegaskan bahwa praktik balas dendam maupun pembunuhan atas nama adat tidak dapat dibenarkan, baik menurut hukum negara maupun ajaran agama.

“Tadi sudah disampaikan langsung oleh masyarakat, anggota MRP, DPR Provinsi Papua Tengah, pemerintah daerah, dan seluruh pihak dari kubu atas (Newegelan) maupun kubu bawah (Dang). Mereka semua sepakat untuk berdamai,” tandasnya.

“Kami juga memohon dukungan masyarakat karena perang suku yang berujung pada pembunuhan tidak dibenarkan dalam ajaran agama mana pun dan tetap harus dipertanggungjawabkan secara hukum,” katanya.

Kapolres berharap kesepakatan adat yang telah dicapai menjadi titik akhir konflik berkepanjangan dan membuka ruang bagi terciptanya keamanan serta stabilitas sosial di Kabupaten Mimika. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pengedar 20 Paket Sabu Diciduk saat Menunggu Pembeli di SP2 Timika

Pengedar 20 Paket Sabu Diciduk saat Menunggu Pembeli di SP2 Timika

16 Juli 2026
Akhiri Ketergantungan dari Jawa, Pempus Petakan Peran Papua Jadi Kawasan Penyangga Ketahanan Pangan dan Energi

Akhiri Ketergantungan dari Jawa, Pempus Petakan Peran Papua Jadi Kawasan Penyangga Ketahanan Pangan dan Energi

16 Juli 2026
Diabetes dan Hipertensi Masuk 10 Besar Penyakit di Mimika, Gaya Hidup Menjadi Penyebab Utama

Diabetes dan Hipertensi Masuk 10 Besar Penyakit di Mimika, Gaya Hidup Menjadi Penyebab Utama

16 Juli 2026
BPKP Papua Tengah Siap Kawal Akuntabilitas Tindak Lanjut Rekomendasi LKPJ Gubernur TA 2025

BPKP Papua Tengah Siap Kawal Akuntabilitas Tindak Lanjut Rekomendasi LKPJ Gubernur TA 2025

16 Juli 2026
Pemda se-Tanah Papua Diinstruksikan Segera Rampungkan APBD dan RAP Otsus 2026

Fiskal Daerah Terbatas, Ribka Haluk Dorong KPP Empat DOB di Papua Raya Masuk Daftar PSN

16 Juli 2026
Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

16 Juli 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Polres Mimika Amankan Pria 49 Tahun Terduga Pelaku Rudapaksa Anak 12 Tahun di SP4

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Kondisi Kantor Pemerintahan Kampung Nawaripi-Mimika Terbengkalai

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    607 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
Next Post
“Kami Rindu UNCEN, Tapi Rektor Tolak Kami, Kembalikan Uang Saya Rp400 Ribu”

“Kami Rindu UNCEN, Tapi Rektor Tolak Kami, Kembalikan Uang Saya Rp400 Ribu”

Provinsi Tersulit Akses Air Minum Layak: Papua Pegunungan Peringkat Satu, Papua Tengah ke-10

Provinsi Tersulit Akses Air Minum Layak: Papua Pegunungan Peringkat Satu, Papua Tengah ke-10

Pesan Gubernur Meki untuk Pelajar SMA/SMK: Gunakan Gadget untuk Perkenalkan Budaya Papua Tengah

Pesan Gubernur Meki untuk Pelajar SMA/SMK: Gunakan Gadget untuk Perkenalkan Budaya Papua Tengah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id