BOVEN DIGOEL, Koranpapua.id- Bandara Bomakia di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan kembali dibuka pasca ditutup sebagai imbas dari penembakan Pilot dan Co-Pilot Smart Air tanggal 11 Februari 2026.
Pada Kamis 5 Maret 2026, pesawat perintis jenis Cessna Caravan mendarat dengan aman di Bandara itu.
Kedatangan pesawat mendapat pengamanan ketat dari personel Satgas Yon Parako 466 dan Satgas Yonif 403 yang telah bersiaga di sekitar landasan.
Pesawat yang mengangkut logistik dan kebutuhan masyarakat, terlihat melakukan proses pendaratan dengan mulus sebelum akhirnya berhenti di apron kecil Bandara.
Beberapa personel Satgas Yon Parako 466 dan Satgas Yonif 403 mengamankan area sekitar runway guna memastikan situasi tetap kondusif selama proses kedatangan pesawat.
Setelah mesin pesawat dimatikan, petugas keamanan Bandara bersama kru langsung melakukan proses bongkar muat barang dari dalam kabin.

Sejumlah tas, paket, dan logistik diturunkan untuk kemudian didistribusikan ke wilayah sekitar.
Danpos Satgas Yon Parako 466 Letda Pas Arya Wahyu Megantara, S.Tr., (Han) mengatakan, kehadiran aparat keamanan dalam proses ini bertujuan untuk memberikan rasa aman serta memastikan distribusi logistik berjalan tertib dan lancar.
Dikatakan, Bandara perintis memiliki peran vital sebagai jalur utama distribusi barang dan mobilitas masyarakat, terutama di daerah yang akses daratnya masih terbatas.
“Pengamanan dilakukan sebagai bagian dari prosedur standar dalam setiap aktivitas penerbangan di wilayah tertentu,” ujar Arya dalam keterangannya kepada koranpapua.id.
Menurut Arya, pihanya memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, mulai dari pendaratan hingga distribusi logistik.
Lebih lanjut disampaikan bahwa, masyarakat menyambut baik kedatangan pesawat perintis tersebut, karena dinilai sangat membantu pemenuhan kebutuhan pokok dan menunjang aktivitas ekonomi di wilayah itu.
“Dengan adanya dukungan pengamanan dan koordinasi antara aparat serta petugas Bandara, diharapkan operasional penerbangan perintis di wilayah pedalaman dapat terus berjalan secara rutin dan aman,” pungkas Arya. (Redaksi)







