ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

Dialog merupakan keberanian untuk mendengarkan luka, ruang untuk saling mengakui kenyataan, membangun kepercayaan, dan mencari jalan keluar yang menghormati martabat seluruh pihak.

18 Juli 2026
0
Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) mengadakan konferensi pers di Jakarta, 16 Juli 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Gereja-gereja Indonesia yang tergabung dalam Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI), buka suara terkait konflik senjata berkepanjangan yang terjadi di tanah Papua dan telah memakan korban jiwa cukup besar dari kalangan sipil.

Gereja-gereja Indonesia bersepakat satu suara menyerukan kepada pemerintah Indonesia untuk memberikan prioritas pada penanganan krisis kemanusiaan ketimbang fokus pada pendekatan keamanan di Papua.

ADVERTISEMENT

Mereka juga mendesak agar selalu mengutamakan  perlindungan warga sipil dalam menangani konflik yang berkepanjangan di wilayah tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam konferensi pers di Jakarta pada 16 Juli 2026, FUKRI menyampaikan bahwa, lebih dari 100.000 warga sipil masih mengungsi di berbagai wilayah Papua.

Baca Juga

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

Kondisi para pengungsi cukup prihatin, karena keterbatasan pangan, pendidikan, layanan kesehatan, perlindungan, dan pelayanan pastoral.

FUKRI ini mencakup Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), serta Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI).

Termasuk Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLI), Gereja Pentakosta Indonesia (PBI), Gereja Bala Keselamatan, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, dan Gereja Ortodoks Indonesia

FUKRI menyatakan bahwa negara telah memperkuat pendekatan keamanannya melalui pengerahan tambahan personel militer non-organik, pembangunan fasilitas pertahanan baru, serta pelibatan aparat keamanan dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Kebijakan tersebut, menurut mereka, memunculkan pertanyaan mendasar: “Apakah pendekatan keamanan yang kian dominan itu benar-benar menjawab kebutuhan utama Orang Asli Papua (OAP), atau justru melanggengkan ketakutan, ketidakpercayaan, dan penderitaan warga sipil?”

Disebutkan bahwa pihak Gereja, tokoh masyarakat adat, tokoh perempuan, kaum muda, akademisi, dan kelompok masyarakat sipil telah lama menyerukan dialog inklusif, namun belum diberikan ruang yang memadai dalam kebijakan negara.

“Padahal, dialog bukanlah tanda kelemahan negara, melainkan wujud kedewasaan demokrasi,” demikian pernyataan forum tersebut seperti dikutip, Sabtu 18 Juli 2026.

Dialog merupakan keberanian untuk mendengarkan luka, ruang untuk saling mengakui kenyataan, membangun kepercayaan, dan mencari jalan keluar yang menghormati martabat seluruh pihak.

Forum tersebut juga mendesak pemerintah untuk memprioritaskan para pengungsi, mengizinkan gereja-gereja menjalankan kegiatan kemanusiaan tanpa intimidasi atau stigma, serta menjadikan dialog sebagai jalan utama menuju perdamaian.

“Pelayanan Gereja bagi masyarakat yang menderita tidak boleh dicurigai sebagai bentuk dukungan terhadap kelompok tertentu ataupun dikaitkan dengan separatisme,” demikian pernyataan sikap FUKRI.

Pendeta Jacklevyn Fritz Manuputty, Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), menyatakan bahwa suara Gereja terkait Papua bersifat kemanusiaan.

Cypri Jehan Paju Dale, seorang antropolog yang telah meneliti Papua selama dua dekade, mengatakan bahwa ia menyambut baik kritik terhadap operasi militer, namun pihak Gereja-gereja belum menyentuh persoalan pokoknya.

“Kita semua tahu bahwa operasi militer Indonesia di Papua dilakukan di wilayah yang ditetapkan sebagai konsesi pertambangan, serta di kawasan konsesi perkebunan, seperti di Papua Selatan dan Papua Barat Daya,” ujarnya.

Dale menyutradarai film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme Zaman Kita, yang baru-baru ini menarik perhatian nasional maupun internasional karena mengungkap keterlibatan militer di Papua yang berdampak pada kehidupan masyarakat adat.

Kementerian Hak Asasi Manusia Indonesia menyatakan pada 7 Juli bahwa sekitar 122.000 warga Papua telah mengungsi di dalam wilayah mereka sendiri, sementara Human Rights Monitor melaporkan jumlahnya 123.931 orang hingga akhir Juni.

Secara terpisah, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melaporkan adanya 42 insiden kekerasan bersenjata antara Januari – Juni tahun ini yang menewaskan 59 orang, yang sebagian besar merupakan warga sipil. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

15 Agustus 2026
SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

15 Agustus 2026
Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

15 Agustus 2026
YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

YPMAK Bidik Potensi Kopi Jadi Program Unggulan di Wilayah Pegunungan Mimika 

15 Agustus 2026
Arel Kerja Freeport Kembali Terusik, Satu Karyawan Tewas Ditembak OTK di Area Tambang Grasberg

Willem Assem Sebut Tiga Warga yang Ditembak di Maybrat Bukan OPM, Dua Korbannya Perempuan 

15 Agustus 2026
Kemenkeu Tetapkan Dana Desa 2025 untuk Papua Tengah, Puncak Jaya Terbesar Rp275.517.473.000

Di Hadapan Ratusan Kepala Kampung, Gubernur Meki Nawipa Paparkan Besaran Dana Desa Delapan Kabupaten. Ini Rinciannya

15 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    900 shares
    Bagikan 360 Tweet 225
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    674 shares
    Bagikan 270 Tweet 169
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
Next Post
Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

Temui Keluarga Korban Penikaman Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Proses Hukum Berjalan

Kurang dari Empat Jam, Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Ganja

Kurang dari Empat Jam, Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Ganja

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id