ADVERTISEMENT
Minggu, September 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Harga Bahan Bangunan di Timika Melonjak, Pemilik Toko Mengeluh Omzet Turun Drastis

Imbasnya juga akan berdampak terhadap pekerjaan kontraktor lokal hingga sektor konstruksi secara keseluruhan yang berpotensi mengalami perlambatan akibat meningkatnya biaya pembangunan.

22 Juli 2026
0
KPU Mimika Perkuat Validasi Data Pemilih di TPS Khusus Freeport, Mobilitas Ribuan Karyawan Jadi Tantangan Utama

Berbagai bahan bangunan yang dijual di beberapa toko di Timika. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Kenaikan harga bahan bangunan dalam dua bulan terakhir mulai dirasakan pelaku usaha di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Tidak hanya berdampak pada meningkatnya harga jual berbagai material, kondisi ini juga menyebabkan penurunan omzet penjualan dan berkurangnya daya beli masyarakat.

ADVERTISEMENT

Tiga pemilik toko bangunan di Timika yang ditemui Koranpapua.id, Rabu 22 Juli 2026 mengeluhkan hal yang sama.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mereka mengaku aktivitas penjualan kini jauh lebih sepi dibandingkan sebelumnya, karena hampir seluruh jenis bahan bangunan mengalami kenaikan harga.

Baca Juga

Satgas Pasgat Belanja Hasil Bumi Warga Nduga, Dorong Ekonomi Lokal

YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

Pemilik Toko Lia mengatakan, kenaikan harga mulai terasa sejak sekitar dua bulan terakhir dan memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan usaha.

“Pengaruhnya sangat terasa. Omzet kami turun cukup banyak karena hampir semua bahan bangunan mengalami kenaikan harga. Akibatnya pembeli juga mulai mengurangi pembelian,” ujarnya.

Menurutnya, sebelum terjadi kenaikan harga, kondisi penjualan relatif stabil. Namun setelah harga berbagai material naik, usaha toko bangunan ikut terdampak.

“Setelah ada kenaikan harga barang dari distributor dan pabrik maka harga jual di Timika juga ikut naik. Kami sebagai penjual hanya menyesuaikan harga yang sudah ditetapkan pemasok,” jelasnya.

Ia mencontohkan beberapa produk yang mengalami kenaikan, mulai dari semen, kloset, cat, hingga berbagai bahan bangunan lainnya.

Harga cat, terutama cat campuran dengan warna tertentu, kini harus disesuaikan berdasarkan daftar harga terbaru dari pabrik.

“Hampir semua produk naik. Cat naik, material sanitasi naik, dan bahan bangunan lainnya juga ikut naik. Kami tidak bisa menentukan harga sendiri karena semuanya mengikuti harga dari distributor maupun pabrik,” katanya.

Kenaikan harga tersebut dinilai berkaitan dengan meningkatnya biaya distribusi dan transportasi, termasuk dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kondisi ini membuat biaya operasional usaha semakin tinggi.

Berbagai bahan bangunan yang dijual di beberapa toko di Timika. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Selain menghadapi penurunan omzet, para pemilik toko juga mengaku sering menerima keluhan dari pelanggan yang terkejut dengan harga material yang terus meningkat.

“Pembeli banyak yang mengeluh karena harga sekarang lebih mahal. Kami selalu menjelaskan bahwa kenaikan ini bukan karena toko menaikkan harga sendiri, tetapi memang harga dari pabrik dan distributor sudah naik,” ungkapnya.

Para pelaku usaha berharap pemerintah tidak hanya memperhatikan stabilitas harga kebutuhan pokok.

Tetapi juga memberikan perhatian terhadap harga bahan bangunan yang memiliki pengaruh besar terhadap sektor konstruksi dan perekonomian daerah.

“Pemerintah bisa mengendalikan harga agar kembali normal seperti sebelumnya. Selama ini perhatian lebih banyak tertuju pada harga bahan makanan,” usulnya.

“Padahal kenaikan harga bahan bangunan juga sangat berdampak terhadap usaha kami, karyawan, dan masyarakat yang sedang membangun rumah,” pungkasnya.

Para pemilik toko menilai apabila kenaikan harga terus berlanjut, bukan hanya toko bangunan yang terdampak, tetapi juga masyarakat yang berencana membangun atau merenovasi rumah.

Imbasnya juga akan berdampak terhadap pekerjaan kontraktor lokal hingga sektor konstruksi secara keseluruhan yang berpotensi mengalami perlambatan akibat meningkatnya biaya pembangunan. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

Satgas Pasgat Belanja Hasil Bumi Warga Nduga, Dorong Ekonomi Lokal

5 September 2026
Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

5 September 2026
Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

5 September 2026
Dinkes Mimika Gelar Aksi Bergizi di SMPN 8, Cegah Anemia Sejak Remaja

Dinkes Mimika Gelar Aksi Bergizi di SMPN 8, Cegah Anemia Sejak Remaja

5 September 2026
Aksi Bergizi di SMPN 8 Mimika: Sekolah Tegaskan Komitmen Cegah Anemia Sejak Remaja

Aksi Bergizi di SMPN 8 Mimika: Sekolah Tegaskan Komitmen Cegah Anemia Sejak Remaja

5 September 2026
Dinkes Mimika Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Rokok dan Vape di SMPN 8

DPO Kasus Penembakan di Puncak Ditangkap Satgas Damai Cartenz

5 September 2026

POPULER

  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    600 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Dikejar Avanza Hitam, Pria Diserang Tiga Orang di Jalan Freeport Lama Timika

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Terendus di Panti Asuhan, Begini Kronologi Penangkapan Mantan Bupati Minahasa Utara di Timika

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • 2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Mobil Terbakar di Ring Road Jayapura

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
KPU Mimika Perkuat Validasi Data Pemilih di TPS Khusus Freeport, Mobilitas Ribuan Karyawan Jadi Tantangan Utama

Festival Budaya Nasional di Lombok: Pemkab Gelontorkan Rp2,5 Miliar Dukung Persiapan Sanggar Seni di Mimika

BRIDA Mimika Dorong Perlindungan HKI: Siapkan Sentra Kekayaan Intelektual, Lindungi Inovasi dan Budaya Lokal

BRIDA Mimika Dorong Perlindungan HKI: Siapkan Sentra Kekayaan Intelektual, Lindungi Inovasi dan Budaya Lokal

78 TK di Mimika Semarakkan Hari Anak Nasional Lewat Pawai Budaya Nusantara

78 TK di Mimika Semarakkan Hari Anak Nasional Lewat Pawai Budaya Nusantara

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id