ADVERTISEMENT
Kamis, Mei 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Perkuat Misi YPPK, Uskup Timika: Ide Sudah Didiskusikan, Saatnya Bersinergi Nyata

“Harapan saya, pertemuan ini melahirkan langkah konkret. Kita ingin wajah Keuskupan Timika lebih ceria ke depannya, di mana anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang lebih baik”.

20 April 2026
0
Uskup Timika Mgr. Bernardus Bofitwos Tegas Menolak Perluasan Perkebunan Sawit dan PSN

Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA, Uskup Keuskupan Timika (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Uskup Keuskupan Timika Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA mengatakan, diskusi dan pertukaran ide yang dikemas dalam lokakarya sudah dilakukan.

Saat ini yang perlu dilakukan adalah bersinergi nyata demi masa depan anak-anak Papua.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Uskup Bernardus ketika menutup Lokakarya ‘Membangun Kembali Pendidikan Katolik di Tanah Papua’ yang berlangsung selama tiga hari (14,15 dan 16 April 2026) di Aula Bobaigo, Keuskupan Timika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Secara khusus dalam lokakarya itu, juga dalam rangka memperkuat kiprah Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) di Provinsi Papua Tengah melalui kolaborasi jaringan yang lebih luas.

Baca Juga

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

Uskup mengatakan, tiga hari berdiskusi telah menghasilkan sebuah komitmen besar, yakni sinergi konkret untuk pendidikan Papua Tengah.

Pemimpin umat Katolik di Keuskupan Timika ini bahkan menyampaikan rasa optimisme yang besar terhadap masa depan pendidikan di wilayah itu.

Menurutnya, lokakarya ini adalah sebuah wadah untuk menyatukan visi antara gereja, pemerintah, dan pihak swasta.

Karenanya Uskup Bernardus menekankan bahwa identifikasi persoalan pendidikan di lapangan sudah dilakukan secara mendalam selama kegiatan berlangsung.

Sekarang, tugas berat berikutnya adalah memastikan langkah-langkah solusi tersebut dijalankan bersama.

“Kita telah menerima banyak masukan dan sharing ide yang sangat kaya selama tiga hari ini. Tantangan pendidikan sudah kita identifikasi,” ujar Uskup.

“Kini saatnya kita bersinergi agar api semangat ini tetap menyala dan menghasilkan buah yang berlimpah bagi kemajuan pendidikan di Keuskupan Timika,” pesannya.

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Dalam kesempatan tersebut, Uskup menyampaikan apresiasi kepada para mitra yang telah menyokong penuh keberlangsungan kegiatan tersebut.

Di antaranya Pemda Mimika yang telah memberikan dukungan dana Rp1 miliar untuk mensukseskan kegiatan itu, PT Freeport Indonesia atas akomodasi, mulai dari konsumsi, hotel dan penerbangan.

Termasuk tim ahli yang telah merumuskan langkah strategis ke depan, serta kepada Romo Sudri (J Sudrijanta SJ) dan seluruh jajaran panitia yang bekerja keras di balik layer.

Tidak hanya diikuti oleh peserta yang hadir secara fisik di acara, lokakarya ini juga diikuti secara antusias oleh para pastor dan guru melalui kanal online.

Uskup Bernardus berharap agar kolaborasi antara Keuskupan, sekolah, masyarakat, pemerintah, dan PT Freeport Indonesia dapat segera diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Harapan saya, pertemuan ini melahirkan langkah konkret. Kita ingin wajah Keuskupan Timika lebih ceria ke depannya, di mana anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang lebih baik,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya lokakarya ini, diharapkan YPPK dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan dapat berlari lebih kencang dalam mencerdaskan generasi emas Papua.

“Kami berharap lokakarya ini menjadi langkah awal dari komitmen bersama untuk membangun kembali pendidikan dasar dan menengah yang berkualitas,” kata Romo J Sudrijanta SJ, ketua Panitia Lokakarya.

Serta berakar pada nilai-nilai iman, serta relevan dengan kebutuhan dan realitas masyarakat Papua saat ini.

Lokakarya dengan tema “Membangun Kembali Pendidikan Katolik di Tanah Papua: Menemukan Terobosan di Tengah Krisis”, dihadiri oleh sekitar 120 peserta yang mengikuti secara luring.

Mereka terdiri dari para pastor paroki di Keuskupan Timika, pengurus YPPK Tillemans se-Tanah Papua, pimpinan tarekat religius, serta lembaga- lembaga mitra. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

21 Mei 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Wadanyon HSSBI di Yahukimo

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

21 Mei 2026
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

21 Mei 2026
Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

21 Mei 2026
148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

21 Mei 2026
Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

21 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Wapres Gibran Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Antonius Welerubun: Langkah Awal Perkuat Pembangunan Sektor Pendidikan

Wapres Gibran Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Antonius Welerubun: Langkah Awal Perkuat Pembangunan Sektor Pendidikan

Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

Sinergi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Warga Bahu-Membahu Evakuasi Jenazah

Sinergi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Warga Bahu-Membahu Evakuasi Jenazah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id