ADVERTISEMENT
Selasa, April 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

“Mereka tidak bisa memilih. Penempatan akan kami atur, bisa dari kota ke pesisir atau ke pegunungan, supaya semua wilayah merasakan”.

21 April 2026
0
Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, saat ini sedang melakukan pemerataan distribusi guru guna mengatasi ketimpangan tenaga pengajar antarwilayah perkotaan dan daerah terpencil.

Kepala Disdik Mimika, Antonius Welerubun, mengatakan hingga saat ini masih terdapat sejumlah sekolah, baik negeri maupun swasta, yang mengalami kekurangan guru, terutama di wilayah pinggiran kota, pesisir, dan pegunungan.

ADVERTISEMENT

“Saat ini kami sedang dalam proses penataan di sekolah-sekolah. Setelah dilakukan analisis kebutuhan berdasarkan jumlah ruang kelas dan jumlah guru,” ujar Antonius di Sentra Pendidikan, Selasa 21 April 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Setelah dilakukan analisis, dan jika ada kelebihan guru di beberapa sekolah akan distribusikan ke sekolah yang masih kekurangan tenaga pendidik.

Baca Juga

Sinergi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Warga Bahu-Membahu Evakuasi Jenazah

Wapres Gibran Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Antonius Welerubun: Langkah Awal Perkuat Pembangunan Sektor Pendidikan

Meski demikian, Antonius tidak merinci secara pasti jumlah sekolah maupun tenaga pengajar yang akan terdampak dalam kebijakan tersebut.

Ia hanya menegaskan bahwa ketimpangan distribusi guru masih menjadi persoalan yang perlu segera ditangani.

Pada jenjang Sekolah Dasar (SD), lanjutnya, idealnya setiap ruang kelas memiliki satu wali kelas.

Selain itu, dibutuhkan pula guru mata pelajaran tambahan seperti Bahasa Inggris, Matematika, Kesenian, dan Olahraga untuk menunjang proses pembelajaran.

Ia mencontohkan, terdapat sekolah dengan jumlah ruang kelas yang tidak sebanding dengan jumlah guru, sehingga terjadi penumpukan tenaga pengajar di satu titik, sementara sekolah lain masih kekurangan.

“Penumpukan guru seperti ini yang akan kami distribusikan agar lebih merata,” jelasnya.

Terkait penempatan guru ke wilayah terpencil, Antonius menegaskan bahwa kebijakan tersebut akan diatur langsung oleh Dinas Pendidikan demi memastikan pemerataan layanan pendidikan.

“Mereka tidak bisa memilih. Penempatan akan kami atur, bisa dari kota ke pesisir atau ke pegunungan, supaya semua wilayah merasakan,” tegasnya.

Ia menambahkan, proses penataan saat ini masih berlangsung dan ditargetkan mulai diterapkan pada tahun ajaran baru mendatang.

“Yang jelas, pada tahun ajaran baru nanti kita sudah mulai menjalankan kebijakan ini,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sinergi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Warga Bahu-Membahu Evakuasi Jenazah

Sinergi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Warga Bahu-Membahu Evakuasi Jenazah

21 April 2026
Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

21 April 2026
Wapres Gibran Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Antonius Welerubun: Langkah Awal Perkuat Pembangunan Sektor Pendidikan

Wapres Gibran Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Antonius Welerubun: Langkah Awal Perkuat Pembangunan Sektor Pendidikan

21 April 2026
Uskup Timika Mgr. Bernardus Bofitwos Tegas Menolak Perluasan Perkebunan Sawit dan PSN

Perkuat Misi YPPK, Uskup Timika: Ide Sudah Didiskusikan, Saatnya Bersinergi Nyata

20 April 2026
Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

20 April 2026
Longsor di Keerom Akibatkan Jalan Trans Papua Putus Total, Distribusi Bahan Makanan Terhenti

Longsor di Keerom Akibatkan Jalan Trans Papua Putus Total, Distribusi Bahan Makanan Terhenti

20 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    620 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    597 shares
    Bagikan 239 Tweet 149
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Kode Wanita Berjaket Loreng Terekam CCTV Sebelum Gedung RSUD Paniai Terbakar

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Sinergi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Warga Bahu-Membahu Evakuasi Jenazah

Sinergi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Warga Bahu-Membahu Evakuasi Jenazah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id