ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Proviciat! Rio Tebai, Putra Papua Raih Sarjana Biologi Universitas Negeri Jakarta melalui Beasiswa Afirmasi

30 Oktober 2025
0
Proviciat! Rio Tebai, Putra Papua Raih Sarjana Biologi Universitas Negeri Jakarta melalui Beasiswa Afirmasi

Rosarius Tebai wisudawan asal Kabupaten Dogiyai, Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Mahasiswa Papua harus berani merantau dan jangan minder karena berbeda RAS. Kalau kamu minder, berarti kamu tertinggal. Rajinlah masuk kuliah, karena kalau tidak, kita akan rugi dan tertinggal banyak materi”.

JAKARTA, Koranpapua.id– Rosarius Tebai, atau yang akrab disapa Rio, menjadi salah satu wisudawan asal Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, yang ikut wisuda di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Rio berhasil menyelesaikan pendidikan di Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

ADVERTISEMENT

Ia turut hadir dalam gelaran Wisuda Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 Gelombang Kedua di sesi ketiga, yang diselenggarakan pada Rabu, 29 Oktober 2025 di Gedung Olahraga UNJ, Jakarta Timur.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam rilis yang diterima dari Humas UNJ, menyebutkan Rio merupakan penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Baca Juga

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Ia mengenang awal perjalanannya menuju UNJ yang dimulai dari Kabupaten Nabire, tempat ia menempuh pendidikan di jenjang SMA.

“Setelah lulus SMA, saya ikut tes dari Nabire dan akhirnya diterima di UNJ. Saat itu kami belum tahu banyak tentang UNJ dan Jakarta, kami hanya senang bisa lanjut sekolah,” kenangnya.

Menjalani kehidupan sebagai mahasiswa di ibu kota negara bukanlah hal yang mudah. Rio mengaku bahwa masa adaptasi menjadi tantangan terbesar yang memengaruhi lama waktu tempuh studinya.

“Adaptasi jadi tantangan terbesar. Perbedaan lingkungan, budaya, dan gaya belajar membuat saya harus menyesuaikan diri,” ujarnya.

Meski sempat tertarik pada bidang kedokteran, Rio akhirnya mantap memilih Biologi sebagai bidang studi.

Menurutnya, ilmu Biologi membuka banyak peluang untuk memahami kehidupan dan potensi sumber daya alam, khususnya di Papua.

“Kami, putra daerah, sudah mengenal medan. Dengan ilmu yang kami dapat, kami bisa mengeksplorasi banyak hal di Papua,” katanya penuh semangat.

Selama berkuliah di UNJ, Rio mendapatkan banyak pengalaman berharga yang membentuk pola pikir dan cara hidupnya.

“Di sini, pola pikir dan cara hidup saya berubah. Disiplin waktu dan sistem perkuliahan di Jakarta lebih ketat, sementara di Papua dulu lebih santai,” ujarnya sambil tersenyum.

Ia juga mengapresiasi para dosen Biologi UNJ yang menurutnya sangat pengertian dan mendukung perkembangan mahasiswa.

“Mereka memahami kemampuan saya dan banyak membantu,” tambahnya.

Sebagai putra Dogiyai, Rio memiliki cita-cita mulia untuk kembali ke Papua dan mengabdi di tanah kelahirannya.

Ia menilai bahwa daerah pedalaman masih sangat membutuhkan tenaga muda yang terdidik.

Di akhir perbincangan, Rio menyampaikan pesan penuh makna bagi generasi muda Papua:

“Mahasiswa Papua harus berani merantau dan jangan minder karena berbeda RAS. Kalau kamu minder, berarti kamu tertinggal. Rajinlah masuk kuliah, karena kalau tidak, kita akan rugi dan tertinggal banyak materi.”

Ia juga menekankan pentingnya memiliki mental yang kuat saat merantau.

“Di luar sana banyak cobaan. Jadi harus kuat dan jangan mudah menyerah. Kebanyakan anak Papua selalu minder, padahal kita bisa,” pesannya.

Kini, Rio berharap ilmu dan pengalaman yang diperolehnya selama di UNJ dapat menjadi bekal untuk membangun dunia riset di Papua, yang ia sebut sebagai “surga riset” karena kekayaan alam dan keanekaragaman hayatinya yang luar biasa. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

30 Mei 2026
Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

30 Mei 2026
Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

30 Mei 2026
Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

30 Mei 2026
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

29 Mei 2026
Konflik Kapiraya Memanas, Kantor Distrik dan 18 Rumah Warga Terbakar

Hindari Bentrok Terulang: Pemprov Papua Tengah Didesak Segera Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Kapiraya

29 Mei 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    709 shares
    Bagikan 284 Tweet 177
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Eskalasi Konflik Terus Terjadi di Papua, DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dukung Talenta Anak Muda, Pemkab Nduga Diminta Bangun Fasilitas Olahraga

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Posko Pengaduan Ombudsman Ungkap Kekacauan Pembayaran Tanah Milik Pemkab Mimika

Posko Pengaduan Ombudsman Ungkap Kekacauan Pembayaran Tanah Milik Pemkab Mimika

Posko Pengaduan Ombudsman Ungkap Kekacauan Pembayaran Tanah Milik Pemkab Mimika

Posko Pengaduan Ombudsman RI Hadir di Timika, Warga Bisa laporkan Jika Mengetahui Adanya Maladministrasi

Daun Gatal dan Jahe Merah Asal Mimika Masuk Pasar Jakarta

Daun Gatal dan Jahe Merah Asal Mimika Masuk Pasar Jakarta

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id