ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Daun Gatal dan Jahe Merah Asal Mimika Masuk Pasar Jakarta

30 Oktober 2025
0
Daun Gatal dan Jahe Merah Asal Mimika Masuk Pasar Jakarta

Petugas Karantina Papua Tengah, melakukan pemeriksaan daun gatal dan jahe merah di Bandara Mozez Kilangin Timika (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Daun gatal memiliki manfaat bagi kesehatan, terutama untuk melancarkan peredaran darah, meredakan pegal linu, nyeri otot, dan membantu mengurangi gatal-gatal pada kulit”.

TIMIKA, Koranpapua.id- Berbagai komoditas asal Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, kini menjadi incaran banyak kalangan di luar Papua.

Seperti kita ketahui, dalam beberapa pekan terakhir sebanyak 2.580 ekor kepiting bakau hidup (karaka) dikirim ke Singapura, termasuk ikan Karapu seberat 162 kilogram hasil tangkapan nelayan di Laut Mimika juga dikirim ke Jakarta.

ADVERTISEMENT

Terbaru, sebanyak dua kilogram Daun Gatal dan 0,5 kilogram Jahe Merah diterbangkan ke Jakarta melalui Bandar Udara Mozes Kilangin Timika, Rabu 29 Oktober 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pengiriman komoditas melalui jasa eksepedisi ini, diketahui melalui pemeriksaan Karantina Papua Tengah, yang melaksanakan tugas pengawasan terhadap media pembawa tumbuhan yang akan dikirim ke luar daerah.

Baca Juga

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Hindari Bentrok Terulang: Pemprov Papua Tengah Didesak Segera Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Kapiraya

Anton Panji, Kepala Kantor Karantina Papua Tengah, mengatakan dari hasil pemeriksaan petugas karantina, komoditas tersebut terbebas dari gejala serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

“Komoditasnya bebas OPTK seperti serangga dan jamur yang berpotensi menimbulkan penyakit tanaman di daerah tujuan,” ujar Anton.

Dikatakan, petugas Karantina juga melakukan pemeriksaan terhadap kebersihan kemasan sebagai bukti bahwa produk tersebut layak dan aman untuk dikirim.

“Daun gatal memiliki manfaat bagi kesehatan, terutama untuk melancarkan peredaran darah, meredakan pegal linu, nyeri otot, dan membantu mengurangi gatal-gatal pada kulit,” jelasnya.

Sementara itu, jahe merah terkenal sebagai rempah yang berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh, menghangatkan badan, serta membantu meredakan batuk dan masuk angin.

Melalui pemeriksaan ini, Karantina Papua Tengah berkomitmen untuk melindungi sumber daya alam hayati Indonesia dari ancaman penyebaran penyakit tumbuhan.

Termasuk mendukung kelancaran distribusi hasil bumi Papua yang kaya manfaat bagi masyarakat luas. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

29 Mei 2026
Konflik Kapiraya Memanas, Kantor Distrik dan 18 Rumah Warga Terbakar

Hindari Bentrok Terulang: Pemprov Papua Tengah Didesak Segera Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Kapiraya

29 Mei 2026
Mahasiswa Yahukimo Sukses Gelar Pentas Seni Budaya Papua di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Mahasiswa Yahukimo Sukses Gelar Pentas Seni Budaya Papua di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

29 Mei 2026
Petugas Kebersihan di Timika Temukan Bayi di Dekat Tempat Pembuangan Sampah

Petugas Kebersihan di Timika Temukan Bayi di Dekat Tempat Pembuangan Sampah

29 Mei 2026
Ivent Jakarta Athletics League 2026: Tim Papua Athletics Center Raih Satu Emas dan Dua Perak

Ivent Jakarta Athletics League 2026: Tim Papua Athletics Center Raih Satu Emas dan Dua Perak

29 Mei 2026
Langkah Kecil dari Mokwam: Napaki Jalan Panjang Anak-anak Papua untuk Bisa Sekolah

Langkah Kecil dari Mokwam: Napaki Jalan Panjang Anak-anak Papua untuk Bisa Sekolah

29 Mei 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    643 shares
    Bagikan 257 Tweet 161
  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    719 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Pelaku Pelecehan Seksual Anak Dibekuk Usai Bobol Tahanan dan Kabur ke Poumako

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Dinkes Mimika Siap Luncurkan Program Medical Check Up Gratis, Target 10 Ribu Warga

Dinkes Mimika Siap Luncurkan Program Medical Check Up Gratis, Target 10 Ribu Warga

Direktur Kemendagri dan BPIP Tinggalkan Merauke, Satgas Korpasgat Kawal Keberangkatan

Direktur Kemendagri dan BPIP Tinggalkan Merauke, Satgas Korpasgat Kawal Keberangkatan

Respon Arahan Gubernur Fakhiri, Badan Penghubung Papua Komit Jadi Jembatan Kolaborasi di Pusat

Respon Arahan Gubernur Fakhiri, Badan Penghubung Papua Komit Jadi Jembatan Kolaborasi di Pusat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id