ADVERTISEMENT
Jumat, September 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Hasil Pantauan TPID Mimika, Ketersediaan Gas Elpigi dan Telur Ayam Mencukupi, Cabai Tembus Rp140 Ribu Per Kilogram

Adapun ukuran gas elpiji yang tersedia yakni, 50 Kg dijual seharga Rp1.450.000, 12 Kg dijual Rp350.000 dan ukuran 5,5 Kg seharga Rp200.000. Harga ini setelah berada ditangan pengecer.

28 Maret 2025
0
Hasil Pantauan TPID Mimika, Ketersediaan Gas Elpigi dan Telur Ayam Mencukupi, Cabai Tembus Rp140 Ribu Per Kilogram

Frans Kambu, Plt. Asisten II Setda Mimika, Everth Lukas Hindom, Plt. Asisten III Setda Mimika foto bersama TIPD Mimika dan Vifki Leondo Sales Branch Manager Papua Tengah pada saat Sidak di Agen Gas Elpigi PT Musdalifa Karya Mandiri Jalan Yos Sudarso, Jumat 28 Maret 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H yang tinggal beberapa hari lagi, Tim Pengandali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melakukan pemantauan ketersediaan gas elpigi, telur ayam ras lokal dan bumbu dapur, Jumat 28 Maret 2025.

Pemantauan dipimpin Frans Kambu, Plt. Asisten II didampingi Everth Lukas Hindom, Plt. Asisten III Setda Mimika, dengan mendatangi langsung sejumlah distributor dan agen yang ada di Timika.

ADVERTISEMENT

Dalam kegiatan ini juga melibatkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Tanaman Panaman Pangan Hortikultira dan Perkebunan, Sahbandar, BPS Mimika dan Disperindag.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Lokasi yang dikunjungi pertama yakni, PT Musdalifa Karya Mandiri (agen elpiji non subsidi) di Jalan Yos Sudarso tepatnya di Gang Maleo belakang Kantor Basarnas.

Baca Juga

Bupati Mimika Targetkan APBD Perubahan 2026 Ditetapkan Sebelum 30 September

Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

Tim selanjutnya mendatangi tempat penjualan telur ayam lokal Mitra Unggas di Jalan Budi Utomo Ujung.

Di tempat tersebut, telur ukuran jumbo dijual Rp78 ribu per rak, ukuran sedang Rp65 ribu per rak dan ukuran kecil Rp60 ribu. Sedangkan beras premium ukuran 5 kilogram dijual Rp80 ribu.

Pemilik Mitra Unggas kepada TPID menjelaskan, harga telur sudah sesuai kesepakatan antara Disnak-Keswan Mimika bersama peternak.

Menurutnya, penjualan harga telur diluar dari harga yang sudah ditetapkan bukan oleh peternak tetapi kelompok pedagang.

Tim selanjutnya menghampiri tempat penjualan telur di Jalan Hasanuddin samping Grapari Telkomsel.

Di tempat tersebut, telur dijual Rp78 ribu per rak untuk ukuran besar, ukuran sedang Rp75 ribu per rak. Sedangkan Minyak Kita ukuran satu liter dijual Rp18.000.

Mendengar penjelasan itu, Frans Kambu meminta agar harga jual telur disesuaikan dengan yang sudah disepakati bersama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Disampaikan Frans bahwa, harga sesuai hasil kesepakatan yaitu, untuk ukuran jumbo Rp78 ribu, ukuran sedang Rp65.000 dan ukuran kecil Rp60.000. Sementara untuk Minyak Kita sesuai kesepakatan ukuran satu liter Rp15.000.

Tim TPDI selanjutnya melakukan pemantauan di Pasar Sentral. Di pasar terbesar di Timika itu, tim mengecek ketersediaan komoditas dan harga jual yang diberlakukan pedagang.

Untuk sayur bayam dan kangkung pedagang menjual Rp5 ribu per ikat. Sementara cabai rawit Rp120 ribu per kilo, cabai besar Rp140 ribu per kilo, cabai kriting Rp95 ribu per kilo.

Untuk harga tomat Rp25 ribu per kilo, bawang merah dan putih Rp60 ribu per kilo, terung Rp18 ribu per kilo, bawang mbombai Rp50 ribu per kilo, jeruk ikan Rp30 ribu per kilo dan jeruk nipis Rp25 ribu per kilo.

Sari, salah satu pedagang mengungkapkan mahalnya cabai rawit lokal menjelang hari raya, selain stok terbatas juga dikarenakan harga beli dari petani sudah mencapai Rp110 ribu per kilo.

“Hari ini atau besok pesawat herkules dari Makassar masuk membawa cabai sehingga bisa menekan harga pasar,” harap Sari.

Berdasarkan pemantauan itu, di tingkat distributor harga cabai rawit dijual Rp100 ribu per kilo, cabai besar Rp95 ribu per kilo dan cabai kriting Rp60 ribu per kilo.

Sementara Paprika Rp110 ribu per kilo, bawang merah dan bawang putih Rp50 ribu per kilo.

Harga ini akan lebih murah jika dibeli per partai yakni, Rp47 ribu per kilo dan bawang bombai Rp40 rbu per kilo.

Vifki Leondo, Sales Branch Manager Papua Tengah PT Pertamina memastikan ketersediaan gas elpigi untuk kebutuhan di restauran hotel, rumah makan dan masyarakat umum tercukupi hingga 10 April 2025.

Adapun ukuran gas elpiji yang tersedia yakni, 50 Kg dijual seharga Rp1.450.000, 12 Kg dijual Rp350.000 dan ukuran 5,5 Kg seharga Rp200.000. Harga ini menurut Vifki, setelah berada ditangan pengecer.

Dijelaskan, untuk di Timika terdapat tiga agen resmi PT Pertamina penjualan elpigi non subsidi yakni, PT Mitra Inti Matam, PT Musdalifa Karya Mandiri dan PT Sinar Murni.

Ketiga agen ini dalam penjualan gas elpigi non subsidi tanpa dibatasi kuotanya. Jumlahnya sesuai kemampuan agen dalam mengorder dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Ketiga agen ini membeli langsung dari Makassar atau Surabaya dan diangkut menggunakan kapal”.

Selain stok masih banyak, PT Pertamina akan mengirim dari Makassar dan Surabaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Mimika.

Viki mengungkapkan untuk wilayah Papua, Maluku dan NTT belum ada gas elpigi subsidi kecuali minyak tanah.

Tidak adanya subsidi di tiga wilayah itu, dikarenakan belum adanya sarana dan prasarana pendukung, misalnya tabung gas dan stasiun pengisiannya.

Dikatakan keputusan konversi minyak tanah ke gas sesuai aturan, pihaknya masih menunggu keputusan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Prosesnya memang panjang jika peralihan minyak tanah ke gas. Dimana Tim Kementerian ESDM bersama Pertamina akan turun melakukan survei lokasi untuk mengetahui kesiapan Sarpasnya,” bebernya.

Sementara Frans Kambu menjelaskan berdasarkan hasil pemantuan lapangan menyebutkan, ketersediaan gas elpigi di tiga agen dan 90 pengecer, termasuk telur ayam lokal mencukupi kebutuhan hingga selesai lebaran.

Namun demikian, kata Frans menyebutkan terdapat beberapa komoditas yang saat ini mengalami inflasi.

Diantaranya, sayur bayam, kangkung dan cabai. Bayam dan kangkung perikat dijual Rp5 ribu dan cabai rawit tembus Rp120 ribu, cabai besar Rp140 ribu dan cabai kriting Rp95 ribu.

Frans berharap distributor tidak menahan barang di gudang supaya para pedagang menjual kebutuhan Sembako dan bumbu dapur tidak terlalu mahal.

“Cabai mahal karena persediaan lagi terbatas di petani lokal. Kita harap harganya tetap terkendali sampai pasca hari raya,” katanya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bupati Mimika Targetkan APBD Perubahan 2026 Ditetapkan Sebelum 30 September

Bupati Mimika Targetkan APBD Perubahan 2026 Ditetapkan Sebelum 30 September

17 September 2026
Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

17 September 2026
Belajar di SATP, TP PKK Mimika Olah Limbah dan Bahan Lokal Jadi Sabun

Belajar di SATP, TP PKK Mimika Olah Limbah dan Bahan Lokal Jadi Sabun

17 September 2026
Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

17 September 2026
PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa di SP 2, Bangunan di Atas Tanah Dibongkar

PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa di SP 2, Bangunan di Atas Tanah Dibongkar

17 September 2026
Dinkes Mimika Siapkan Tim Percepatan Penanggulangan TBC, Lintas Sektor Diminta Bergerak Bersama

Dinkes Mimika Siapkan Tim Percepatan Penanggulangan TBC, Lintas Sektor Diminta Bergerak Bersama

17 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    623 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Termasuk di Papua, Kabar Gembira untuk Nakes Berhak Dapat Rumah Subsidi dari Pemerintah, Tahap Awal 42 Ribu Orang

Termasuk di Papua, Kabar Gembira untuk Nakes Berhak Dapat Rumah Subsidi dari Pemerintah, Tahap Awal 42 Ribu Orang

1.300 Warga Mimika Mudik Lebaran Menggunakan Moda Transportasi Laut

1.300 Warga Mimika Mudik Lebaran Menggunakan Moda Transportasi Laut

Lis Tabuni Anggota DPD RI Apresiasi Kebijakan 90 Persen Pegawai Non ASN di OPD Pemprov Papua Tengah Wajib OAP

Lis Tabuni Anggota DPD RI Apresiasi Kebijakan 90 Persen Pegawai Non ASN di OPD Pemprov Papua Tengah Wajib OAP

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id