ADVERTISEMENT
Senin, Oktober 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

Ramadhani meninggal usai menjalani perawatan, sementara polisi masih menyelidiki identitas dan motif pelaku.

13 September 2026
0
Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

Seorang pria menunjukkan bercak di lantai kios setelah penikaman Muhammad Ramadhani di kawasan KM 10 Mimika. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Polres Mimika mengungkap kronologi penikaman Ramadhani di KM 9 Mimika yang berujung pada kematian korban. Keributan terjadi di depan Kios Wahyu Cell, Sabtu (12/9/2026), sekitar pukul 19.57 WIT.

Muhammad Ramadhani (19), warga Kadun Jaya, mengalami luka tusuk pada dada sebelah kiri. Korban sempat mendapat perawatan di RSUD Kabupaten Mimika dalam kondisi kritis.

Polisi kemudian menerima informasi bahwa Ramadhani meninggal dunia sekitar pukul 00.35 WIT, Minggu (13/9/2026).

Keributan Bermula dari Permintaan Rokok

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu M. Amir Rado, menjelaskan rangkaian kejadian berdasarkan keterangan saksi.

Baca Juga

459 Kasus Kejahatan Tercatat di Papua Tengah, Polda Gelar Operasi Pekat Noken 2026

Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

Sebelum keributan, Ramadhani duduk sambil bermain telepon seluler dan menemani penjaga kios. Dua orang kemudian datang berjalan kaki dari arah Kilometer 11.

Salah seorang mendekati kios dan meminta rokok kepada penjaga. Ramadhani menjawab bahwa dirinya tidak merokok dan hanya memiliki permen, lalu menawarkan permen kepada orang tersebut.

Menurut keterangan saksi, orang itu menegaskan bahwa dirinya tidak sedang berbicara dengan Ramadhani.

Situasi kemudian memanas ketika salah seorang dari kedua orang tersebut masuk ke kios dan meminta penjaga menyalakan rokok.

Ramadhani menarik saksi masuk ke rumah, tetapi tidak lama kemudian kembali keluar untuk mendatangi kedua orang itu.

Keributan pecah di depan kios. Dalam kejadian tersebut, salah seorang terduga pelaku mengeluarkan pisau dan menikam dada sebelah kiri Ramadhani.

“Setelah korban ditikam, kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah kota,” kata Amir Rado.

Saksi Membawa Korban ke Rumah Sakit

Meski terluka, Ramadhani sempat berlari masuk ke rumah untuk meminta pertolongan. Seorang saksi menemukan korban sedang memegang bagian tubuh yang terluka.

Saksi kemudian membuka pakaian korban dan melihat darah keluar dari luka tusukan. Saksi membawa Ramadhani ke RSUD Kabupaten Mimika menggunakan mobil pikap milik sebuah depot.

Sementara itu, saksi lain melihat dua orang yang diduga sebagai pelaku berlari menuju jembatan Kilometer 9, sekitar depan Satuan Radar TNI Angkatan Udara. Salah seorang di antaranya masih membawa pisau.

“Jumlah pelaku yang dilihat saksi sekitar dua orang. Salah satunya membawa pisau dan keduanya melarikan diri dari lokasi,” jelas Amir.

Polres Mimika menerima laporan kejadian sekitar pukul 20.06 WIT. Personel piket lalu mendatangi RSUD Kabupaten Mimika untuk mengecek kondisi korban.

Tim medis saat itu masih menangani Ramadhani dalam kondisi kritis. Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 00.35 WIT, polisi menerima kabar bahwa korban telah meninggal dunia.

Keluarga Palang Jalan, Polisi Lakukan Pendekatan

Setelah kabar kematian Ramadhani, keluarga korban memalang jalan di sekitar lokasi kejadian sekitar pukul 02.00 WIT.

Personel Polres Mimika mendatangi lokasi dan melakukan pendekatan kepada keluarga. Polisi meminta keluarga menahan diri serta menyerahkan penanganan perkara kepada aparat kepolisian.

Amir menyampaikan bahwa penyidik masih menelusuri identitas kedua terduga pelaku. Polisi juga terus mendalami motif penikaman Ramadhani di KM 10 Mimika.

“Pelaku dan motifnya masih dalam proses pendalaman penyidik. Kami terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku,” ujar Amir.

Polres Mimika terus memburu kedua terduga pelaku untuk menjalani proses hukum. Kepolisian turut mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri yang dapat memperkeruh situasi.

“Kami mengimbau keluarga korban dan masyarakat tetap tenang serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas. Percayakan penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian,” tegas Amir.

Penulis: Ril Minggu

Editor : Marthen Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

HUT ke-30 Mimika, Bupati Dorong Pembangunan Merata dari Kampung ke Kota

HUT ke-30 Mimika, Bupati Dorong Pembangunan Merata dari Kampung ke Kota

12 Oktober 2026
Tak Hanya Jaga Perbatasan, Prajurit TNI di Tanah Merah Bimbing Anak Papua Belajar

Tak Hanya Jaga Perbatasan, Prajurit TNI di Tanah Merah Bimbing Anak Papua Belajar

11 Oktober 2026
459 Kasus Kejahatan Tercatat di Papua Tengah, Polda Gelar Operasi Pekat Noken 2026

459 Kasus Kejahatan Tercatat di Papua Tengah, Polda Gelar Operasi Pekat Noken 2026

11 Oktober 2026
Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

11 Oktober 2026
100,8 Liter Sopi Diamankan dari Penumpang KM Tatamailau di Pomako

100,8 Liter Sopi Diamankan dari Penumpang KM Tatamailau di Pomako

10 Oktober 2026
Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

10 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    786 shares
    Bagikan 314 Tweet 197
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Perselisihan Pelajar Meledak Jadi Bentrok Warga di Mimika, 8 Orang Diamankan Polisi

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post
191 KK Kampung Mawokauw Jaya di Timika Terima Bantuan Beras Bulog

191 KK Kampung Mawokauw Jaya di Timika Terima Bantuan Beras Bulog

Empat Korban Masih Hilang, Operasi SAR Perahu Ketinting di Asmat Diusulkan Ditutup

Empat Korban Masih Hilang, Operasi SAR Perahu Ketinting di Asmat Diusulkan Ditutup

Dua Terduga Pelaku Penikaman Diamankan, Jalan Timika-Mapurujaya Kembali Dibuka

Dua Terduga Pelaku Penikaman Diamankan, Jalan Timika-Mapurujaya Kembali Dibuka

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id