ADVERTISEMENT
Minggu, September 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

Ramadhani meninggal usai menjalani perawatan, sementara polisi masih menyelidiki identitas dan motif pelaku.

13 September 2026
0
Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

Seorang pria menunjukkan bercak di lantai kios setelah penikaman Muhammad Ramadhani di kawasan KM 10 Mimika. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Polres Mimika mengungkap kronologi penikaman Ramadhani di KM 9 Mimika yang berujung pada kematian korban. Keributan terjadi di depan Kios Wahyu Cell, Sabtu (12/9/2026), sekitar pukul 19.57 WIT.

Muhammad Ramadhani (19), warga Kadun Jaya, mengalami luka tusuk pada dada sebelah kiri. Korban sempat mendapat perawatan di RSUD Kabupaten Mimika dalam kondisi kritis.

ADVERTISEMENT

Polisi kemudian menerima informasi bahwa Ramadhani meninggal dunia sekitar pukul 00.35 WIT, Minggu (13/9/2026).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Keributan Bermula dari Permintaan Rokok

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu M. Amir Rado, menjelaskan rangkaian kejadian berdasarkan keterangan saksi.

Baca Juga

Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

Sebelum keributan, Ramadhani duduk sambil bermain telepon seluler dan menemani penjaga kios. Dua orang kemudian datang berjalan kaki dari arah Kilometer 11.

Salah seorang mendekati kios dan meminta rokok kepada penjaga. Ramadhani menjawab bahwa dirinya tidak merokok dan hanya memiliki permen, lalu menawarkan permen kepada orang tersebut.

Menurut keterangan saksi, orang itu menegaskan bahwa dirinya tidak sedang berbicara dengan Ramadhani.

Situasi kemudian memanas ketika salah seorang dari kedua orang tersebut masuk ke kios dan meminta penjaga menyalakan rokok.

Ramadhani menarik saksi masuk ke rumah, tetapi tidak lama kemudian kembali keluar untuk mendatangi kedua orang itu.

Keributan pecah di depan kios. Dalam kejadian tersebut, salah seorang terduga pelaku mengeluarkan pisau dan menikam dada sebelah kiri Ramadhani.

“Setelah korban ditikam, kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah kota,” kata Amir Rado.

Saksi Membawa Korban ke Rumah Sakit

Meski terluka, Ramadhani sempat berlari masuk ke rumah untuk meminta pertolongan. Seorang saksi menemukan korban sedang memegang bagian tubuh yang terluka.

Saksi kemudian membuka pakaian korban dan melihat darah keluar dari luka tusukan. Saksi membawa Ramadhani ke RSUD Kabupaten Mimika menggunakan mobil pikap milik sebuah depot.

Sementara itu, saksi lain melihat dua orang yang diduga sebagai pelaku berlari menuju jembatan Kilometer 9, sekitar depan Satuan Radar TNI Angkatan Udara. Salah seorang di antaranya masih membawa pisau.

“Jumlah pelaku yang dilihat saksi sekitar dua orang. Salah satunya membawa pisau dan keduanya melarikan diri dari lokasi,” jelas Amir.

Polres Mimika menerima laporan kejadian sekitar pukul 20.06 WIT. Personel piket lalu mendatangi RSUD Kabupaten Mimika untuk mengecek kondisi korban.

Tim medis saat itu masih menangani Ramadhani dalam kondisi kritis. Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 00.35 WIT, polisi menerima kabar bahwa korban telah meninggal dunia.

Keluarga Palang Jalan, Polisi Lakukan Pendekatan

Setelah kabar kematian Ramadhani, keluarga korban memalang jalan di sekitar lokasi kejadian sekitar pukul 02.00 WIT.

Personel Polres Mimika mendatangi lokasi dan melakukan pendekatan kepada keluarga. Polisi meminta keluarga menahan diri serta menyerahkan penanganan perkara kepada aparat kepolisian.

Amir menyampaikan bahwa penyidik masih menelusuri identitas kedua terduga pelaku. Polisi juga terus mendalami motif penikaman Ramadhani di KM 10 Mimika.

“Pelaku dan motifnya masih dalam proses pendalaman penyidik. Kami terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku,” ujar Amir.

Polres Mimika terus memburu kedua terduga pelaku untuk menjalani proses hukum. Kepolisian turut mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri yang dapat memperkeruh situasi.

“Kami mengimbau keluarga korban dan masyarakat tetap tenang serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas. Percayakan penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian,” tegas Amir.

Penulis: Ril Minggu

Editor : Marthen Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

13 September 2026
Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

13 September 2026
Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

12 September 2026
Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

12 September 2026
Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

12 September 2026
Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

12 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id