ADVERTISEMENT
Sabtu, Desember 13, 2025
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Hasil Pantauan TPID Mimika, Ketersediaan Gas Elpigi dan Telur Ayam Mencukupi, Cabai Tembus Rp140 Ribu Per Kilogram

Adapun ukuran gas elpiji yang tersedia yakni, 50 Kg dijual seharga Rp1.450.000, 12 Kg dijual Rp350.000 dan ukuran 5,5 Kg seharga Rp200.000. Harga ini setelah berada ditangan pengecer.

28 Maret 2025
0
Hasil Pantauan TPID Mimika, Ketersediaan Gas Elpigi dan Telur Ayam Mencukupi, Cabai Tembus Rp140 Ribu Per Kilogram

Frans Kambu, Plt. Asisten II Setda Mimika, Everth Lukas Hindom, Plt. Asisten III Setda Mimika foto bersama TIPD Mimika dan Vifki Leondo Sales Branch Manager Papua Tengah pada saat Sidak di Agen Gas Elpigi PT Musdalifa Karya Mandiri Jalan Yos Sudarso, Jumat 28 Maret 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H yang tinggal beberapa hari lagi, Tim Pengandali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melakukan pemantauan ketersediaan gas elpigi, telur ayam ras lokal dan bumbu dapur, Jumat 28 Maret 2025.

Pemantauan dipimpin Frans Kambu, Plt. Asisten II didampingi Everth Lukas Hindom, Plt. Asisten III Setda Mimika, dengan mendatangi langsung sejumlah distributor dan agen yang ada di Timika.

ADVERTISEMENT

Dalam kegiatan ini juga melibatkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Tanaman Panaman Pangan Hortikultira dan Perkebunan, Sahbandar, BPS Mimika dan Disperindag.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Lokasi yang dikunjungi pertama yakni, PT Musdalifa Karya Mandiri (agen elpiji non subsidi) di Jalan Yos Sudarso tepatnya di Gang Maleo belakang Kantor Basarnas.

Baca Juga

Harapan yang Berakhir Kecewa, Disdik Mimika Tidak Cairkan Beasiswa Puluhan Anak Komoro, Lemasko Lantang Bersuara

DPMK Mimika Tutup Pelatihan Aparatur Kampung, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Pelayanan Publik

Tim selanjutnya mendatangi tempat penjualan telur ayam lokal Mitra Unggas di Jalan Budi Utomo Ujung.

Di tempat tersebut, telur ukuran jumbo dijual Rp78 ribu per rak, ukuran sedang Rp65 ribu per rak dan ukuran kecil Rp60 ribu. Sedangkan beras premium ukuran 5 kilogram dijual Rp80 ribu.

Pemilik Mitra Unggas kepada TPID menjelaskan, harga telur sudah sesuai kesepakatan antara Disnak-Keswan Mimika bersama peternak.

Menurutnya, penjualan harga telur diluar dari harga yang sudah ditetapkan bukan oleh peternak tetapi kelompok pedagang.

Tim selanjutnya menghampiri tempat penjualan telur di Jalan Hasanuddin samping Grapari Telkomsel.

Di tempat tersebut, telur dijual Rp78 ribu per rak untuk ukuran besar, ukuran sedang Rp75 ribu per rak. Sedangkan Minyak Kita ukuran satu liter dijual Rp18.000.

Mendengar penjelasan itu, Frans Kambu meminta agar harga jual telur disesuaikan dengan yang sudah disepakati bersama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Disampaikan Frans bahwa, harga sesuai hasil kesepakatan yaitu, untuk ukuran jumbo Rp78 ribu, ukuran sedang Rp65.000 dan ukuran kecil Rp60.000. Sementara untuk Minyak Kita sesuai kesepakatan ukuran satu liter Rp15.000.

Tim TPDI selanjutnya melakukan pemantauan di Pasar Sentral. Di pasar terbesar di Timika itu, tim mengecek ketersediaan komoditas dan harga jual yang diberlakukan pedagang.

Untuk sayur bayam dan kangkung pedagang menjual Rp5 ribu per ikat. Sementara cabai rawit Rp120 ribu per kilo, cabai besar Rp140 ribu per kilo, cabai kriting Rp95 ribu per kilo.

Untuk harga tomat Rp25 ribu per kilo, bawang merah dan putih Rp60 ribu per kilo, terung Rp18 ribu per kilo, bawang mbombai Rp50 ribu per kilo, jeruk ikan Rp30 ribu per kilo dan jeruk nipis Rp25 ribu per kilo.

Sari, salah satu pedagang mengungkapkan mahalnya cabai rawit lokal menjelang hari raya, selain stok terbatas juga dikarenakan harga beli dari petani sudah mencapai Rp110 ribu per kilo.

“Hari ini atau besok pesawat herkules dari Makassar masuk membawa cabai sehingga bisa menekan harga pasar,” harap Sari.

Berdasarkan pemantauan itu, di tingkat distributor harga cabai rawit dijual Rp100 ribu per kilo, cabai besar Rp95 ribu per kilo dan cabai kriting Rp60 ribu per kilo.

Sementara Paprika Rp110 ribu per kilo, bawang merah dan bawang putih Rp50 ribu per kilo.

Harga ini akan lebih murah jika dibeli per partai yakni, Rp47 ribu per kilo dan bawang bombai Rp40 rbu per kilo.

Vifki Leondo, Sales Branch Manager Papua Tengah PT Pertamina memastikan ketersediaan gas elpigi untuk kebutuhan di restauran hotel, rumah makan dan masyarakat umum tercukupi hingga 10 April 2025.

Adapun ukuran gas elpiji yang tersedia yakni, 50 Kg dijual seharga Rp1.450.000, 12 Kg dijual Rp350.000 dan ukuran 5,5 Kg seharga Rp200.000. Harga ini menurut Vifki, setelah berada ditangan pengecer.

Dijelaskan, untuk di Timika terdapat tiga agen resmi PT Pertamina penjualan elpigi non subsidi yakni, PT Mitra Inti Matam, PT Musdalifa Karya Mandiri dan PT Sinar Murni.

Ketiga agen ini dalam penjualan gas elpigi non subsidi tanpa dibatasi kuotanya. Jumlahnya sesuai kemampuan agen dalam mengorder dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Ketiga agen ini membeli langsung dari Makassar atau Surabaya dan diangkut menggunakan kapal”.

Selain stok masih banyak, PT Pertamina akan mengirim dari Makassar dan Surabaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Mimika.

Viki mengungkapkan untuk wilayah Papua, Maluku dan NTT belum ada gas elpigi subsidi kecuali minyak tanah.

Tidak adanya subsidi di tiga wilayah itu, dikarenakan belum adanya sarana dan prasarana pendukung, misalnya tabung gas dan stasiun pengisiannya.

Dikatakan keputusan konversi minyak tanah ke gas sesuai aturan, pihaknya masih menunggu keputusan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Prosesnya memang panjang jika peralihan minyak tanah ke gas. Dimana Tim Kementerian ESDM bersama Pertamina akan turun melakukan survei lokasi untuk mengetahui kesiapan Sarpasnya,” bebernya.

Sementara Frans Kambu menjelaskan berdasarkan hasil pemantuan lapangan menyebutkan, ketersediaan gas elpigi di tiga agen dan 90 pengecer, termasuk telur ayam lokal mencukupi kebutuhan hingga selesai lebaran.

Namun demikian, kata Frans menyebutkan terdapat beberapa komoditas yang saat ini mengalami inflasi.

Diantaranya, sayur bayam, kangkung dan cabai. Bayam dan kangkung perikat dijual Rp5 ribu dan cabai rawit tembus Rp120 ribu, cabai besar Rp140 ribu dan cabai kriting Rp95 ribu.

Frans berharap distributor tidak menahan barang di gudang supaya para pedagang menjual kebutuhan Sembako dan bumbu dapur tidak terlalu mahal.

“Cabai mahal karena persediaan lagi terbatas di petani lokal. Kita harap harganya tetap terkendali sampai pasca hari raya,” katanya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

“Johannes Rettob Itu Kepala Daerah, Tidak Mungkin Ikut Memperkeruh Situasi di Kapiraya”, Lemasko Kecewa Pernyataan Sejumlah Pihak

Harapan yang Berakhir Kecewa, Disdik Mimika Tidak Cairkan Beasiswa Puluhan Anak Komoro, Lemasko Lantang Bersuara

12 Desember 2025
DPMK Mimika Tutup Pelatihan Aparatur Kampung, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Pelayanan Publik

DPMK Mimika Tutup Pelatihan Aparatur Kampung, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Pelayanan Publik

12 Desember 2025
Puncak Mudik Natal 2025, Pelabuhan Pomako Timika Penuh Sesak

Puncak Mudik Natal 2025, Pelabuhan Pomako Timika Penuh Sesak

12 Desember 2025
Satgas Korpasgat Supadio dan Avsec Amankan Amunisi dan Burung Cenderawasih Awetan di Bandara Wamena

Satgas Korpasgat Supadio dan Avsec Amankan Amunisi dan Burung Cenderawasih Awetan di Bandara Wamena

12 Desember 2025
Satgas Korpasgat Supadio dan Avsec Amankan Amunisi dan Burung Cenderawasih Awetan di Bandara Wamena

Turnamen Taekwondo Bupati Mimika Cup I 2025 Resmi Bergulir, 19 Dojang Ambil Bagian

12 Desember 2025
Tim Pengendalian Program Kemhan RI Tinjau Proses Pembangunan Sarana Prasana di Lanud YKU Timika

Buron Penipuan Rp1,9 Miliar Proyek Satpas Mimika Ditangkap di Ciputat

12 Desember 2025

POPULER

  • Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

    Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

    836 shares
    Bagikan 334 Tweet 209
  • Kronologi Tragis di SP12: Ariani Tabuni Terjatuh dari Motor dan Tewas Terlindas Mobil

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Misteri Jenazah Hangus di Timika Mulai Terungkap, Polisi Amankan Terduga Pelaku

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Buron Penipuan Rp1,9 Miliar Proyek Satpas Mimika Ditangkap di Ciputat

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Identitas Mayat Kepala Terpisah dengan Badan di SP9 Terungkap, Ini Nama Korban dan Profesinya

    2205 shares
    Bagikan 882 Tweet 551
  • AKBP Billyandha Tegaskan Komitmen Ungkap Tiga Kasus Pembunuhan Beruntun di Timika

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pengukuhan 133 Kepala Kampung di Mimika Diundur ke Maret 2026, Menunggu Hasil Evaluasi

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Termasuk di Papua, Kabar Gembira untuk Nakes Berhak Dapat Rumah Subsidi dari Pemerintah, Tahap Awal 42 Ribu Orang

Termasuk di Papua, Kabar Gembira untuk Nakes Berhak Dapat Rumah Subsidi dari Pemerintah, Tahap Awal 42 Ribu Orang

1.300 Warga Mimika Mudik Lebaran Menggunakan Moda Transportasi Laut

1.300 Warga Mimika Mudik Lebaran Menggunakan Moda Transportasi Laut

Lis Tabuni Anggota DPD RI Apresiasi Kebijakan 90 Persen Pegawai Non ASN di OPD Pemprov Papua Tengah Wajib OAP

Lis Tabuni Anggota DPD RI Apresiasi Kebijakan 90 Persen Pegawai Non ASN di OPD Pemprov Papua Tengah Wajib OAP

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id