ADVERTISEMENT
Rabu, September 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

“Tim kita baru mau tanya saja dia sudah nangis, sudah nunduk, nangis. Dia belum bisa untuk bercerita karena masih trauma,” kata Yusuf

16 September 2026
0
Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

Demerina Uamang mendapatkan perawatan medis di IGD Rumah Sakit Bhayangkara Mimika. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Tangis Demerina Uamang (23) pecah ketika polisi hendak menanyakan apa yang dialaminya selama sekitar 20 hari berada dalam penyanderaan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di tengah hutan.

Demerina belum mampu menceritakan pengalamannya. Korban penculikan itu kini masih menjalani perawatan di IGD Rumah Sakit Bhayangkara Mimika, setelah ditemukan warga dalam kondisi memprihatinkan di Kampung Bela 1, Distrik Alama, pada 7 September 2026.

ADVERTISEMENT

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan kondisi psikologis Demerina masih sangat terguncang. Bahkan, polisi belum dapat menggali keterangannya secara optimal.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Tim kita baru mau tanya saja dia sudah nangis, sudah nunduk, nangis. Dia belum bisa untuk bercerita karena masih trauma,” kata Yusuf saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon, Rabu 16 September 2026.

Baca Juga

TP-PKK Kuala Kencana Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Ini Fokus Programnya

Sopir Lajuran Dilaporkan Tewas di Jalur Wamena-Mbua, Mobil Dibakar

Trauma itu tidak lepas dari apa yang dialami Demerina selama berada dalam penyanderaan. Ia juga harus menyaksikan rekannya, Yosina Senawat, meninggal dunia di sampingnya ketika keduanya berusaha menyelamatkan diri dalam kondisi kekurangan makanan dan minuman.

Yosina ditemukan telah meninggal ketika warga menemukan Demerina di Kampung Bela 1.

Demerina dan Yosina merupakan bagian dari sembilan warga yang sebelumnya diculik pada 17 Agustus 2026. Setelah ditemukan, Demerina kemudian dievakuasi ke Timika pada 14 September 2026 untuk mendapatkan perawatan.

Namun, membawa Demerina keluar dari lokasi bukan perkara mudah. Kampung Bela 1 merupakan wilayah terisolir yang tidak memiliki listrik maupun jaringan komunikasi. Bahkan, untuk mencapai kampung terdekat, warga harus berjalan kaki selama berhari-hari.

“Di sana enggak ada listrik sama sekali. Itu kampung, Kampung Bela. Dengan kampung terdekat saja jalan kaki tiga atau empat hari,” ujar Yusuf.

Informasi mengenai keberadaan Demerina awalnya diperoleh melalui komunikasi radio. Evakuasi kemudian dilakukan dengan bantuan Ketua MRP Papua Tengah Agustinus Anggaibak dan sejumlah tokoh masyarakat.

“Makanya dengan dibantu oleh Ketua MRP, Agustinus, dan salah satu tokoh masyarakat lainnya, kita lakukan penjemputan, evakuasi,” kata Yusuf.

Kini, Demerina masih menjalani perawatan dengan didampingi keluarganya di RS Bhayangkara Mimika.

Polisi belum memaksakan pemeriksaan terhadap Demerina. Mereka menunggu kondisi psikologis perempuan berusia 23 tahun itu membaik sebelum menggali lebih jauh mengenai apa yang terjadi selama ia dan Yosina berada dalam penyanderaan.

Bagi Demerina, perjalanan keluar dari hutan mungkin telah berakhir. Namun, pengalaman selama puluhan hari dalam penyanderaan dan kehilangan orang terdekat masih membekas hingga kini. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TP-PKK Kuala Kencana Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Ini Fokus Programnya

TP-PKK Kuala Kencana Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Ini Fokus Programnya

16 September 2026
Sopir Lajuran Dilaporkan Tewas di Jalur Wamena-Mbua, Mobil Dibakar

Sopir Lajuran Dilaporkan Tewas di Jalur Wamena-Mbua, Mobil Dibakar

16 September 2026
Tujuh Anak Panah Dilepas ke Arah Aparat Saat Razia Besar di Kwamki Narama

Tujuh Anak Panah Dilepas ke Arah Aparat Saat Razia Besar di Kwamki Narama

16 September 2026
Razia Besar di Kwamki Narama, Polisi Sita 423 Anak Panah dan Bongkar 4 Tenda Perang

Razia Besar di Kwamki Narama, Polisi Sita 423 Anak Panah dan Bongkar 4 Tenda Perang

16 September 2026
Lakalantas Tunggal di SP 5 Timika, Seorang Pria Tewas, Identitas Belum Diketahui

Lakalantas Tunggal di SP 5 Timika, Seorang Pria Tewas, Identitas Belum Diketahui

16 September 2026
TP-PKK Kuala Kencana Dilantik, Fokus Perkuat Pemberdayaan Keluarga

TP-PKK Kuala Kencana Dilantik, Fokus Perkuat Pemberdayaan Keluarga

16 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id