ADVERTISEMENT
Kamis, September 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

Tuntaskan 3M, SMPN Atuka Buka Kelas Khusus untuk Siswa Kelas VII

Salah satu kendala utama adalah masih kurangnya dukungan orangtua untuk mendorong anak-anak belajar di sekolah

19 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Membaca, Menulis dan Menghitung (3M) masih menjadi kendala yang harus diseriusi lembaga pendidikan di wilayah pesisir dan pegunungan.

Banyak ditemukan anak didik yang duduk di bangku SMP tetapi masih belum menguasai 3 M secara baik. Mengatasi persoalan ini, SMP Negeri Atuka, Distrik Mimika Tengah menerapkan kebijakan baru, membuka kelas khusus bagi siswa kelas VII.

ADVERTISEMENT

Kepala SMPN Atuka Silvester Atahena kepada Koranpapua.id mengatakan bahwa diharapkan dengan kebijakan ini dapat membantu menuntaskan masalah 3 M.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Melalui kelas khusus bisa menyiapkan anak didik agar ketika naik ke kelas VIII dan IX sudah bisa lancar membaca, menulis dan menghitung. “Anak anak harus sudah siap untuk menghadapi jenjang yang lebih tinggi, terutama menyangkut 3M,”ujar Silvester.

Baca Juga

Cegah Campak, Warga Mawokauw Jaya Didorong Lengkapi Imunisasi Anak

Dana Desa Dipangkas, Program Prioritas Mawokauw Jaya Tetap Berjalan

Pelaksanaan kelas khusus bersamaan dengan kegiatan belajar mengajar normal. Pihak sekolah sebelumnya pernah menerapkan jam belajar sore hari, namun tidak berjalan efektif.

“Kami pernah coba les tambahan di sore hari. Awalnya jalan bagus. Tapi paling lama dua minggu, selanjutnya anak – anak tidak mau datang,”jelas Silvester.

Pihak sekolah juga menerapkan beberapa kebijakan yang rutin dilakukan setiap hari. Kebijakan berupa setelah apel pagi setiap hari, lima menit pertama digunakan untuk membersihkan lingkungan sekolah.

Lima menit kedua diisi dengan literasi dan lima menit ketiga dimanfaatkan untuk penyampain pesan-pesan moral. Setelah itu masuk kelas untuk kegiatan belajar mengajar.

Ia mengakui, literasi masih menjadi pekerjaan rumah dan menjadi tantangan bagi guru-guru di sekolah. “Mengapa tiga 3M tidak tuntas sejak SD, setelah dilihat memang banyak sekali tantangan guru-guru di sekolah,” katanya.

Salah satu kendala utama adalah masih kurangnya dukungan orangtua untuk mendorong anak-anak belajar di sekolah. Ia mencontohkan, kehadiran anak-anak di sekolah sangat minim, terkadang sampai jam kegiatan belajar mengajar berlangsung kelas masih kosong.

“Peran orangtua masih rendah. Bukan karena guru tidak mampu. Bagaimana kalau anak tidak datang, guru mau mengajar siapa. Kecuali anak-anak rajin ke sekolah, 3 M tidak tuntas, itu baru kesalahannya guru,”tandasnya.

Silvester menyadari banyak pihak menyoroti kinerja guru, karena masih banyak anak didik yang belum tuntas 3M. Namun sebagai guru sudah berupaya dengan mencari dan mengajak anak didik untuk ke sekolah.

Pihaknya bahkan terkadang  setiap hari Minggu menggunakan mimbar gereja untuk menyampaikan pesan edukasi kepada orang tua untuk mendorong anak-anak untuk masuk sekolah. Segala upaya dilakukan demi membuahkan hasil yang maksimal.

Sekolah yang dipimpinnya saat ini didukung 10 orang guru ASN. Dua diantaranya guru P3K, untuk mata pelajaran seni budaya sementara diajar oleh guru mata pelajaran lain, yang dianggap memiliki kemampuan dan bakat di bidang seni.

Pada Tahun Ajaran 2022-2023, SMP Negeri Atuka mengikutkan 25 dari 26 anak pada Ujian Akhir Sekolah (UAS). Ia berharap anak-anak didiknya bisa lulus 100 persen, sehingga dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. (redaksi)

 

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

10 September 2026
Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

9 September 2026
Cegah Campak, Warga Mawokauw Jaya Didorong Lengkapi Imunisasi Anak

Cegah Campak, Warga Mawokauw Jaya Didorong Lengkapi Imunisasi Anak

9 September 2026
Hari Keempat Pencarian, Empat Korban Perahu Ketinting di Asmat Belum Ditemukan

Hari Keempat Pencarian, Empat Korban Perahu Ketinting di Asmat Belum Ditemukan

9 September 2026
Dana Desa Dipangkas, Program Prioritas Mawokauw Jaya Tetap Berjalan

Dana Desa Dipangkas, Program Prioritas Mawokauw Jaya Tetap Berjalan

9 September 2026
Dana Desa Dipangkas, Penerima BLT di Mawokauw Jaya Berkurang Jadi 14 KK

Dana Desa Dipangkas, Penerima BLT di Mawokauw Jaya Berkurang Jadi 14 KK

9 September 2026

POPULER

  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • 18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post

Mengenal Lebih Dekat Sosok Gabriel Zezo, Putra Flobamora Bacaleg DPRD Mimika

Masuk Musim Peralihan, Probabilistik Curah Hujan di Timika 80 Milimeter Per hari

Tidak Ada Drainase, Rumah Warga RT 10 Kelurahan Inauga Terendam Air

Tidak Ada Drainase, Rumah Warga RT 10 Kelurahan Inauga Terendam Air

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id