BOVEN DIGOEL, Koranpapua.id- Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia–Papua Nugini (PNG) Korpasgat Pos Bomakia menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos), Rabu 22 Juli 2026.
Baksos berupa pembagian sarana dan prasarana belajar kepada anak-anak digelar di sekitar kawasan Bandara Bomakia, Distrik Bomakia, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan.
Kegiatan itu sebagai wujud nyata kepedulian serta dukungan terhadap kemajuan dunia pendidikan di wilayah perbatasan negara.
Adapun berbagai kebutuhan pendidikan yang disalurkan untuk menunjang kegiatan sekolah itu, meliputi buku tulis, pulpen, pensil, penghapus, rautan, tempat pensil, hingga poster alat bantu membaca dan media edukasi visual lainnya.
Penyaluran bantuan ini disambut dengan penuh sukacita dan antusiasme yang tinggi oleh puluhan anak-anak serta para orang tua yang langsung mendampingi di lokasi kegiatan.
Komandan Pos (Danpos) Bomakia, Letda Pas Arya Bima Ramadhan, S.Tr.(Han) dalam kesempatan itu menyampaikan, upaya ini merupakan bagian dari tugas tambahan dan komitmen seluruh prajurit Satgas saat berada di wilayah penugasan.
Menurutnya, personel Satgas Pasgat yang selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah negara di garis perbatasan, tetapi juga berperan aktif mendukung pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini.
“Kami menyadari bahwa akses dan ketersediaan sarana belajar di wilayah perbatasan masih memerlukan perhatian bersama,” ujar Arya.
Karena itu, kehadiran Satgas Pasgat di wilayah itu akan berupaya memberikan dukungan sekecil apa pun yang dapat bermanfaat bagi anak-anak, agar mereka memiliki semangat dan fasilitas yang layak untuk menuntut ilmu.
“Kami berharap bantuan ini dapat memicu motivasi belajar mereka, membuka wawasan, serta mendorong anak-anak untuk terus gigih mengejar cita-cita demi masa depan yang lebih baik,” kata Arya.
Lebih lanjut, Arya menegaskan bahwa kegiatan kepedulian sosial seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Hal itu sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan batin serta sinergitas yang kuat antara Satgas dengan seluruh lapisan masyarakat.
“Kehadiran Satgas Pamtas Korpasgat Pos Bomakia tidak hanya bertugas menjaga batas wilayah negara, melainkan juga hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus mitra setia masyarakat,” tegasnya.
Di sisi lain, para orang tua yang hadir pada kesempatan itu memberikan apresiasi terhadap kepedulian yang ditunjukkan oleh Satgas Korpasgat Pos Bomakia.
Mereka mengakui bahwa ketersediaan alat tulis dan sarana belajar di daerah tersebut masih sangat terbatas.
Karenanya bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban orang tua, sekaligus memberikan dorongan semangat bagi putra-putri mereka untuk terus belajar.
“Kami berterima kasih kepada Bapak-bapak prajurit yang telah memperhatikan kebutuhan anak-anak kami. Selama ini kami sering kesulitan memenuhi perlengkapan sekolah. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkap salah satu perwakilan orang tua.
Ia berharap dengan bantuan ini akan mendorong semangat belajar anak-anak sehingga kelak dapat memajukan daerahnya sendiri.
Suasana keakraban terpancar sepanjang kegiatan berlangsung. Interaksi hangat antara prajurit Satgas, anak-anak, dan masyarakat terlihat semakin erat.
Melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran TNI di wilayah perbatasan.
Melalui langkah nyata ini, Satgas berharap semangat belajar yang ditanamkan hari ini akan tumbuh menjadi generasi penerus yang tangguh, cerdas, dan berdedikasi tinggi dalam membangun daerah. (Redaksi)








