NDUGA, Koranpapua.id– Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III memulai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Distrik Krepkuri, Batas Batu, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Program bertajuk ‘Makan Bersama Gembira’ di wilayah yang selama ini dikenal sebagai daerah rawan gangguan kelompok bersenjata itu, dipimpin langsung Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto.
Hadir juga pada kesempatan itu, Kaskogabwilhan III Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto, para pejabat utama Kogabwilhan III, serta personel Satgas Pamtas Mobile Yonif 300.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat, terutama ratusan anak-anak dan ibu hamil yang mengikuti makan bersama sebagai bagian dari kick off pelaksanaan MBG di wilayah pedalaman Papua.
Selain membagikan makanan bergizi, Kogabwilhan III juga menggelar pemeriksaan kesehatan dan pengobatan massal bagi warga Distrik Krepkuri.
Letjen Lucky Avianto mengatakan, pemilihan Batas Batu sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Wilayah tersebut merupakan salah kick off satu titik yang masih memiliki tingkat kerawanan tinggi sehingga pelaksanaan program MBG pada tahap awal masih memerlukan dukungan penuh aparat TNI.
Menurutnya, keterlibatan Satgas TNI bertujuan memastikan masyarakat di daerah terpencil tetap dapat menikmati program pemerintah hingga nantinya Badan Gizi Nasional bersama instansi terkait dapat menjalankan program secara berkelanjutan.
“Tujuannya agar program ini dapat berkesinambungan dirasakan oleh segenap masyarakat sampai ke pelosok Papua,” ujar Lucky dalam keterangannya Rabu 22 Juli 2026.
Ia menegaskan, TNI di bawah kendali Kogabwilhan III siap mendukung percepatan pelaksanaan program MBG yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Lucky Avianto berharap program tersebut mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak Papua sehingga dapat melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin masa depan bagi daerah maupun Indonesia. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










