NABIRE, Koranpapua.id- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Tengah yang diperingati tanggal 22 Juli 2026, telah dimulai.
Ini ditandai dengan pembukaan secara resmi rangkaian kegiataan oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, Selasa 21 Juli 2026 di Nabire.
Gubernur Meki dalam sambutannya di hadapan jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pelajar, serta ribuan warga yang hadir dalam acara pembukaan itu, mengatakan HUT ke-4 Papua Tengah menjadi momentum untuk memperkuat persatuan.
Hari jadi provinsi ini juga menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan daerah, serta melestarikan budaya yang menjadi identitas masyarakat Papua.
Salah satu kegiatan yang menyedot perhatian dalam semarak HUT kali ini adalah perlombaan Tari Yosim Pancar (Yospan).
Untuk memberikan semangat dan motivasi kepada tim yang ikut dalam perlombaan itu, Gubernur Meki menjanjikan akan memberikan hadiah utama sebesar Rp130 juta untuk juara pertama.
“Kita jangan sampai kalah dengan provinsi Papua lainnya dalam hal Yosim Pancar. Ke depan kita akan membuat perlombaan Yospan tingkat Papua Raya. Mari kita terus menjaga dan mengembangkan budaya kita,” ajak Gubernur Meki.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Meki juga meluncurkan Program Bangkit Papua Tengah yang diprakarsai Dinas Sosial bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak sebagai investasi pembangunan sumber daya manusia Papua Tengah.
Melalui program tersebut, sebanyak 1.000 anak usia 0 hari hingga 4 tahun di empat kabupaten akan menerima bantuan sebesar Rp350 ribu per bulan.
Bantuan itu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan protein dan gizi anak sehingga mereka dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.
Gubernur Meki menjelaskan, pada tahun depan cakupan program tersebut akan diperluas ke empat kabupaten lainnya sehingga total delapan kabupaten akan menerima manfaat.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan anak sejak lahir sebagai fondasi menciptakan generasi yang kuat, cerdas, dan berkualitas.
Menurutnya, pembangunan Papua Tengah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia.
Ia menegaskan bahwa sektor kesehatan, pendidikan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Usai peluncuran program, Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dan konser rohani yang menjadi bagian dari rangkaian HUT Papua Tengah.
Ia berharap masyarakat tidak hanya antusias menghadiri hiburan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual sebagai landasan membangun daerah. (Redaksi)








