ADVERTISEMENT
Senin, Juli 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Teror di Jalan Kwamki Narama, Mobil Maxim Dilempari Batu hingga Kaca Pecah Saat Jemput Dokter

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan karena menambah daftar aksi kriminal yang meresahkan pengguna jalan di wilayah Kwamki Narama.

19 Juli 2026
0
Teror di Jalan Kwamki Narama, Mobil Maxim Dilempari Batu hingga Kaca Pecah Saat Jemput Dokter

Kaca mobil Toyota Calya hancur setelah dilempar OTK menggunakan batu saat melintas di Jalan Poros Kwamki Narama, Sabtu 18 Juli 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Aksi Orang Tak Dikenal (OTK) kembali menimbulkan keresahan masyarakat Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Sebuah mobil Toyota Calya yang digunakan sebagai taksi online Maxim menjadi sasaran pelemparan batu saat melintas di Jalan Poros Kwamki Narama, Mile 32, Sabtu 18 Juli 2026 sekitar pukul 22.45 WIT.

ADVERTISEMENT

Akibat serangan tersebut, kaca belakang sebelah kiri kendaraan pecah. Beruntung, pengemudi berhasil menghindari situasi berbahaya dan selamat tanpa mengalami luka.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berdasarkan informasi yang diterima Koranpapua.id, pengemudi berinisial A saat itu tengah dalam perjalanan dari Kota Timika menuju Mako Brimob Batalyon B Polda Papua Tengah di Mile 32 untuk menjemput seorang dokter.

Baca Juga

Melihat dari dekat Produksi Cincau Panji Lor, Usaha Warisan Keluarga yang Menembus Pasar Bondowoso

Wabup Emanuel Beberkan Dua Persoalan Serius di Mimika: Dana Otsus Seret dan Antrean SPBU Tak Kunjung Usai

Namun ketika melintas di kawasan pangkalan ojek dekat Kampung Damai, Distrik Kwamki Narama, mobil tersebut diduga dihadang oleh sekelompok orang yang berusaha melakukan pemalangan jalan.

Merasa keselamatannya terancam, pengemudi memutuskan tidak menghentikan kendaraan dan terus melaju.

Keputusan itu justru memicu aksi pengejaran. Sejumlah pelaku diduga mengejar mobil menggunakan sepeda motor sambil melemparkan batu ke arah kendaraan.

Salah satu batu menghantam kaca belakang sebelah kiri hingga pecah. Meski kendaraan mengalami kerusakan, pengemudi tetap melanjutkan perjalanan menuju Mile 32 untuk mencari perlindungan.

Setibanya di kawasan Mako Brimob, para pelaku menghentikan pengejaran dan berbalik arah.

Setelah memastikan kondisinya aman, pengemudi langsung mendatangi Pos Brimob Mile 32 untuk melaporkan kejadian tersebut.

Bersama personel Brimob, korban kemudian membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, membenarkan adanya insiden pelemparan terhadap kendaraan tersebut.

Menurutnya, personel Polsek segera menuju lokasi setelah menerima laporan. Namun, saat polisi tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), para pelaku sudah melarikan diri.

“Benar, kami masih melakukan penyelidikan. Saat anggota tiba di lokasi untuk merespons laporan, para pelaku sudah tidak berada di TKP,” kata Yusak.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, kendaraan memang sedang menuju Mako Brimob untuk menjemput seorang dokter ketika dihadang oleh sekelompok orang di sekitar pangkalan ojek Kampung Damai.

Karena menganggap situasi tidak aman, pengemudi memilih tidak berhenti sehingga para pelaku melakukan pengejaran dan melempari mobil dengan batu.

Polisi Buru Pelaku

Hingga Minggu 19 Juli 2026, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku pelemparan.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Warga yang mengetahui identitas maupun keberadaan para pelaku diminta segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian guna mempercepat proses pengungkapan kasus.

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan karena menambah daftar aksi kriminal yang meresahkan pengguna jalan di wilayah Kwamki Narama.

Sekaligus memunculkan harapan agar aparat segera mengungkap pelaku dan meningkatkan pengamanan di jalur yang rawan terjadi gangguan keamanan. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Melihat dari dekat Produksi Cincau Panji Lor, Usaha Warisan Keluarga yang Menembus Pasar Bondowoso

Melihat dari dekat Produksi Cincau Panji Lor, Usaha Warisan Keluarga yang Menembus Pasar Bondowoso

20 Juli 2026
Wabup Emanuel Beberkan Dua Persoalan Serius di Mimika: Dana Otsus Seret dan Antrean SPBU Tak Kunjung Usai

Wabup Emanuel Beberkan Dua Persoalan Serius di Mimika: Dana Otsus Seret dan Antrean SPBU Tak Kunjung Usai

20 Juli 2026
Pangkogabwilhan III Tinjau Evakuasi Puing Pesawat di Balinggama, Satgas Pasgat Pastikan Keamanan Kondusif

Pangkogabwilhan III Tinjau Evakuasi Puing Pesawat di Balinggama, Satgas Pasgat Pastikan Keamanan Kondusif

20 Juli 2026
Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, Naik Hanya 2 Persen dalam Sepekan

Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, Naik Hanya 2 Persen dalam Sepekan

20 Juli 2026

Krisis Pengungsian di Papua Tak Bisa Hanya Dilihat dari Persoalan Keamanan dan Bantuan Kemanusiaan

20 Juli 2026
Enam Provinsi di Papua Raya Sepakti 18 Langkah Strategis Tingkatkan Pengelolaan Dana Otsus

Enam Provinsi di Papua Raya Sepakti 18 Langkah Strategis Tingkatkan Pengelolaan Dana Otsus

20 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    898 shares
    Bagikan 359 Tweet 225
  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Kondisi Kantor Pemerintahan Kampung Nawaripi-Mimika Terbengkalai

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
Next Post
Kejar Pelaku Begal, Pria di Timika Malah Dikeroyok Sekelompok Orang

Kejar Pelaku Begal, Pria di Timika Malah Dikeroyok Sekelompok Orang

Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

DLH Mimika Siapkan Lima Sekolah Menuju Adiwiyata Nasional, Bimtek Digelar Tingkatkan Budaya Peduli Lingkungan

DLH Mimika Siapkan Lima Sekolah Menuju Adiwiyata Nasional, Bimtek Digelar Tingkatkan Budaya Peduli Lingkungan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id