ADVERTISEMENT
Senin, Juli 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Menteri Haji dan Umrah RI: Papua Barat Daya Jadi Titik Awal Reformasi Layanan

"Masa puji-pujian sudah selesai. Sekarang saatnya kita fokus pada evaluasi. Kementerian yang baik bukan yang sibuk berbangga diri, tetapi kementerian yang terus memperbaiki diri”.

19 Juli 2026
0
Menteri Haji dan Umrah RI: Papua Barat Daya Jadi Titik Awal Reformasi Layanan

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf (tengah) saat membuka Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Sorong, Papua Barat Daya, Jumat 17 Juli 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SORONG, Koranpapua.id– Penyelenggaraan ibadah haji nasional memasuki babak baru. Setelah berbagai apresiasi terhadap pelaksanaan haji 1447 Hijriah/2026 M, pemerintah mulai menggeser fokus dari narasi keberhasilan menuju budaya evaluasi menyeluruh.

Pergeseran paradigma ini dinilai penting agar kualitas pelayanan jemaah tidak berhenti pada pencapaian sesaat, tetapi terus meningkat secara sistematis dari musim ke musim.

ADVERTISEMENT

Pesan tersebut menjadi inti kunjungan kerja Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, ke Sorong, Papua Barat Daya, Jumat 17 Juli 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam kegiatan acara Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji yang berlangsung di Sorong, Menhaj menegaskan reformasi pelayanan haji hanya dapat diwujudkan, jika seluruh jajaran berani mengidentifikasi kelemahan secara terbuka, bukan sekadar merayakan keberhasilan.

Baca Juga

Melihat dari dekat Produksi Cincau Panji Lor, Usaha Warisan Keluarga yang Menembus Pasar Bondowoso

Wabup Emanuel Beberkan Dua Persoalan Serius di Mimika: Dana Otsus Seret dan Antrean SPBU Tak Kunjung Usai

Menurutnya, kunjungan ini memiliki makna strategis. Pasalnya, Papua Barat Daya menjadi salah satu daerah yang dikunjungi Menhaj setelah transformasi Badan Penyelenggara Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa proses pembenahan pelayanan haji tidak hanya berpusat di Jakarta, tetapi juga dimulai dari daerah yang menjadi ujung tombak pelayanan jemaah.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, Sekretaris Daerah Papua Barat Ali Baham Temongmere, unsur Forkopimda, serta jajaran Kementerian Haji dan Umrah di Papua Barat Daya.

Mengawali arahannya, Menhaj mengaku memiliki komitmen moral untuk menyapa langsung seluruh jajaran kementerian di daerah sejak perubahan kelembagaan dari Badan Penyelenggara Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah.

“Alhamdulillah, hari ini saya dapat bersilaturahmi langsung dengan keluarga besar Kemenhaj di Papua Barat Daya. Terus terang saya merasa memiliki utang kunjungan,” ujarnya.

“Sejak Badan Penyelenggara Haji dibentuk hingga menjadi Kementerian Haji dan Umrah, baru hari ini saya bisa hadir di sini,” ujar Menhaj dalam sambutannya.

Menurut Irfan, Papua Barat Daya tidak hanya dikenal melalui Raja Ampat sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga memiliki modal sosial.

Seperti persaudaraan, toleransi, dan budaya gotong royong yang menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan pelayanan publik, termasuk pelayanan kepada jemaah haji.

Dalam kesempatan itu, meski memberikan apresiasi atas dedikasi seluruh jajaran dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, namun Menhaj mengingatkan bahwa penghargaan tidak boleh membuat institusi berhenti melakukan pembenahan.

“Masa puji-pujian sudah selesai. Sekarang saatnya kita fokus pada evaluasi. Kementerian yang baik bukan yang sibuk berbangga diri, tetapi kementerian yang terus memperbaiki diri,” tegas Menhaj.

Menurutnya, evaluasi tidak lagi diposisikan sebagai kegiatan administratif setelah musim haji berakhir, melainkan menjadi instrumen utama untuk memperkuat kualitas pelayanan pada musim berikutnya.

Pendekatan itu dinilai strategis karena tantangan penyelenggaraan haji terus berkembang, mulai dari pelayanan jemaah, koordinasi lintas lembaga, penguatan sumber daya manusia, hingga penyesuaian kebijakan dengan dinamika Arab Saudi. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Melihat dari dekat Produksi Cincau Panji Lor, Usaha Warisan Keluarga yang Menembus Pasar Bondowoso

Melihat dari dekat Produksi Cincau Panji Lor, Usaha Warisan Keluarga yang Menembus Pasar Bondowoso

20 Juli 2026
Wabup Emanuel Beberkan Dua Persoalan Serius di Mimika: Dana Otsus Seret dan Antrean SPBU Tak Kunjung Usai

Wabup Emanuel Beberkan Dua Persoalan Serius di Mimika: Dana Otsus Seret dan Antrean SPBU Tak Kunjung Usai

20 Juli 2026
Pangkogabwilhan III Tinjau Evakuasi Puing Pesawat di Balinggama, Satgas Pasgat Pastikan Keamanan Kondusif

Pangkogabwilhan III Tinjau Evakuasi Puing Pesawat di Balinggama, Satgas Pasgat Pastikan Keamanan Kondusif

20 Juli 2026
Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, Naik Hanya 2 Persen dalam Sepekan

Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, Naik Hanya 2 Persen dalam Sepekan

20 Juli 2026

Krisis Pengungsian di Papua Tak Bisa Hanya Dilihat dari Persoalan Keamanan dan Bantuan Kemanusiaan

20 Juli 2026
Enam Provinsi di Papua Raya Sepakti 18 Langkah Strategis Tingkatkan Pengelolaan Dana Otsus

Enam Provinsi di Papua Raya Sepakti 18 Langkah Strategis Tingkatkan Pengelolaan Dana Otsus

20 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    898 shares
    Bagikan 359 Tweet 225
  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kondisi Kantor Pemerintahan Kampung Nawaripi-Mimika Terbengkalai

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
Next Post
Dorong Pelayanan Publik Berkelas, Pemkab Mimika Resmi Gelar Mimika Innovation Week 2026

Dorong Pelayanan Publik Berkelas, Pemkab Mimika Resmi Gelar Mimika Innovation Week 2026

Teror di Jalan Kwamki Narama, Mobil Maxim Dilempari Batu hingga Kaca Pecah Saat Jemput Dokter

Teror di Jalan Kwamki Narama, Mobil Maxim Dilempari Batu hingga Kaca Pecah Saat Jemput Dokter

Kejar Pelaku Begal, Pria di Timika Malah Dikeroyok Sekelompok Orang

Kejar Pelaku Begal, Pria di Timika Malah Dikeroyok Sekelompok Orang

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id