WAMENA, Koranpapua.id- Dua warga sipil menjadi korban penembakan di pintu masuk utama Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu 8 Agustus 2026 sekitar pukul 12.45 WIT.
Kedua korban diketahui hendak memasuki area festival ketika penembakan terjadi. Pelaku yang diduga Orang Tidak Dikenal (OTK) melarikan diri setelah kejadian.
Korban, Laode Muhammad Kojo (43), warga Jalan Hom-Hom, Wamena, mengalami luka diduga akibat tembakan pada lutut kanan.
Sementara Salbiah (50), juga warga Jalan Hom-Hom, mengalami luka diduga akibat tembakan pada paha kanan dan punggung tangan kanan.
Keduanya kemudian dievakuasi ke RSUD Wamena. Berdasarkan laporan awal, kedua korban dalam kondisi sadar dan masih menjalani tindakan medis di ruang UGD.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, aparat gabungan TNI-Polri langsung melakukan penanganan di lokasi dan mengejar pelaku.
“Kami membenarkan adanya kejadian penembakan terhadap dua warga sipil di pintu masuk Festival Budaya Lembah Baliem. Kedua korban telah mendapatkan penanganan medis dan berdasarkan laporan awal dalam kondisi sadar,” ucap Cahyo dalam keterangannya.
Cahyo mengatakan, personel Polres Jayawijaya bersama Brimob yang berada di Wamena masih melakukan pengejaran dan penyisiran untuk mencari pelaku.
“Saat ini Aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” katanya.
“Kami juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah terjadinya gangguan keamanan lainnya,” imbuhnya.
Kepolisian masih mendalami kronologi kejadian, termasuk mengidentifikasi pelaku dan motif penembakan. Seorang saksi yang berada bersama kedua korban di dalam kendaraan juga telah dimintai keterangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil kesimpulan sendiri maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tegas Cahyo.
Hingga Sabtu sore, aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan pengamanan di sekitar lokasi. Kepolisian juga terus mengumpulkan keterangan untuk mengungkap kejadian tersebut. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru







