TIMIKA, Koranpapua.id– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggelar pertemuan Advokasi Promosi Kesehatan bersama lembaga adat dan tokoh masyarakat, Kamis 6 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah itu.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Godfried Maturbongs, menegaskan bahwa kesehatan merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah atau tenaga kesehatan semata.
Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan meningkatkan kesadaran hidup bersih.
“Kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau tenaga kesehatan. Peran tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, hingga tokoh pemuda sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan langsung di tengah masyarakat. Ini yang kami butuhkan, dukungan semua pihak,” ujar Godfried.
Ia menambahkan, Dinkes Mimika tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tanpa dukungan lintas sektor, khususnya dari para pemangku kepentingan di tingkat komunitas.
Sementara itu, Ketua Panitia Advokasi Promosi Kesehatan, Agustina Paulina Gayatri, menjelaskan bahwa kegiatan advokasi ini bertujuan meningkatkan dukungan dan peran aktif lembaga adat serta tokoh masyarakat dalam pelaksanaan program promosi kesehatan di wilayah kerja masing-masing.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya promosi kesehatan serta memperkuat komitmen bersama dalam mendukung perilaku hidup bersih dan sehat.
“Keberhasilan promosi kesehatan sangat dipengaruhi oleh dukungan lintas sektor. lembaga adat dan tokoh masyarakat memiliki pengaruh besar dalam membentuk perilaku, norma, dan kebiasaan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Agustina berharap, melalui kegiatan ini terbangun komitmen bersama dalam mendukung berbagai program kesehatan, termasuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Termasuk pencegahan stunting, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GMHS) dan kesehatan lingkungan, program serta menghasilkan penyusunan komitmen bersama untuk memperkuat implementasi PHBS di masyarakat. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru









