ADVERTISEMENT
Senin, Juni 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Peringati Hari Lahir Pancasila, Johannes Rettob Ajak Warga Mimika Perkuat Persatuan Bangsa

Johannes mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan serta menjaga nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

1 Juni 2026
0
Peringati Hari Lahir Pancasila, Johannes Rettob Ajak Warga Mimika Perkuat Persatuan Bangsa

Peringatan Hari Lahir Pancasila Pemkab Mimika Gelar Upacara Bendera di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan SP3 Mimika, Senin 1 Juni 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Semangat persatuan, kebangsaan, dan perdamaian dunia menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua Tengah.

Melalui momentum tersebut, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam menjaga keutuhan Indonesia di tengah berbagai tantangan global.

ADVERTISEMENT

Peringatan Hari Lahir Pancasila ditandai dengan upacara yang berlangsung di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan SP3 Mimika, Senin 1 Juni 2026 dipimpin Bupati Mimika, Johannes Rettob, dan diikuti jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI-Polri, serta Basarnas.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Johannes Rettob membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi.

Baca Juga

Pemindahan Tersangka OPM Junis Murib ke Timika Dikawal Ketat Satgas Korpasgat

Provinsi Papua Tengah Tercatat Inflasi Tertinggi Sebesar 0,52 Persen

Dalam amanatnya ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam setiap insan Indonesia.

“Pada hari ini, 1 Juni 2026, kita memperingati Hari Lahir Pancasila. Ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momen refleksi untuk memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap warga negara Indonesia,” kata Johannes saat membacakan amanat tersebut.

Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”

Tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga memiliki peran penting dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Bupati Johannes menyampaikan bahwa, Pancasila disebut sebagai “bintang penuntun” yang telah terbukti mampu menjaga kokohnya persatuan Indonesia di tengah berbagai tantangan global, termasuk ketidakpastian dan ancaman perpecahan.

“Indonesia menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Johannes menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut mewujudkan ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Menurutnya, komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia tercermin melalui kontribusi pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Termasuk keterlibatan dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penjajahan.

“Peran tersebut merupakan pengejawantahan sila kedua Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan hanya ketiadaan perang, tetapi juga hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” katanya.

Di akhir amanat, Johannes mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan serta menjaga nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, mengedepankan persatuan, dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” pungkasnya.

Selama darah Indonesia masih mengalir dalam tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa,” tutupnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemindahan Tersangka OPM Junis Murib ke Timika Dikawal Ketat Satgas Korpasgat

Pemindahan Tersangka OPM Junis Murib ke Timika Dikawal Ketat Satgas Korpasgat

8 Juni 2026
Provinsi Papua Tengah Tercatat Inflasi Tertinggi Sebesar 0,52 Persen

Provinsi Papua Tengah Tercatat Inflasi Tertinggi Sebesar 0,52 Persen

8 Juni 2026
Kejari Mimika Dalami Dugaan Korupsi Proyek Tujuh Rumah, Dua ASN Sudah Diperiksa

Kejari Mimika Dalami Dugaan Korupsi Proyek Tujuh Rumah, Dua ASN Sudah Diperiksa

8 Juni 2026
Lemasa Ajak Dialog Selesaikan Polemik Pengelolaan Besi Bekas Freeport

Lemasa Ajak Dialog Selesaikan Polemik Pengelolaan Besi Bekas Freeport

8 Juni 2026
Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

8 Juni 2026
Bupati Mimika Terima Laporan Oknum Pejabat Mabuk Miras di Kantor, Mengulangi Lagi Dicopot

Bupati Mimika Terima Laporan Oknum Pejabat Mabuk Miras di Kantor, Mengulangi Lagi Dicopot

8 Juni 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Prihatin! Satu Siswa SMP di Kota Timika Positif Narkotika

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • SD Inpres Timika II Gelar Education Expo 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Papua

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    849 shares
    Bagikan 340 Tweet 212
  • Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Dialog Bersama Uskup Agung Ende: Wagub Paskalis Sebut Warga NTT Ikut Berkontribusi untuk Papua Selatan

Dialog Bersama Uskup Agung Ende: Wagub Paskalis Sebut Warga NTT Ikut Berkontribusi untuk Papua Selatan

Tidak Hanya Tewaskan Lima Warga, Bom Perang Dunia II juga Meluluhlantakkan Puluhan Rumah

Tidak Hanya Tewaskan Lima Warga, Bom Perang Dunia II juga Meluluhlantakkan Puluhan Rumah

Papua Mahkota Keanekaragaman Hayati, Ditengah Maraknya Pemburuan Liar

Papua Mahkota Keanekaragaman Hayati, Ditengah Maraknya Pemburuan Liar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id