ADVERTISEMENT
Senin, Mei 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Uskup Timika Pimpin Perayaan Pentakosta di Fakfak, Suasana Lintas Iman Sangat Terasa

Kerukunan yang terbangun di Fakfak adalah warisan berharga yang harus terus dijaga. Toleransi antarumat beragama di daerah ini wajib menjadi contoh bagi semua orang.

25 Mei 2026
0
Uskup Timika Pimpin Perayaan Pentakosta di Fakfak, Suasana Lintas Iman Sangat Terasa

Perayaan Hari Raya Pentakosta yang dirangkaikan dengan syukuran satu tahun episkopal Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA berlangsung penuh sukacita. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

FAKFAK, Koranpapua.id– Perayaan Hari Raya Pentakosta yang dirangkaikan dengan syukuran satu tahun episkopal Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA berlangsung penuh sukacita.

Perayaan dipusatkan di Stasi Tritunggal Maha Kudus Kampung Sakartemen, Paroki Santa Maria Merapi, Kabupaten Fakfak, Minggu 24 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

Suasana kebersamaan lintas iman terlihat nyata saat seorang warga Muslim menyalami Mgr. Bernardus Bofitwos Baru di halaman Gereja Mandok Mahk, Gereja Sakramen.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Momen ini menjadi gambaran hidupnya toleransi dan persaudaraan di Kabupaten Fakfak.

Baca Juga

Dirjen Bimas Kristen: Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Bawa Pesan Kerukunan dari Tanah Papua

Penyelesaian Konflik Papua: KWI Soroti Luka Sosial dan Tolak Pendekatan Keamanan

Perayaan diawali dengan Misa Pentakosta, lalu dilanjutkan kegiatan seremonial dan makan bersama umat dari tiga stasi di wilayah Paroki Santa Maria Merapi.

Tidak hanya umat Katolik yang hadir, sejumlah umat Islam dari Kampung Pasir Putih dan Kampung Pirma juga ikut ambil bagian dalam perayaan itu.

Kehadiran mereka menjadi simbol kuat bahwa perbedaan agama tidak menghalangi semangat hidup bersama dalam damai.

Mgr. Bernardus Bofitwos Baru mengaku terharu melihat antusiasme umat dan keterlibatan berbagai pihak.

Ia menyebut perayaan tahun ini istimewa karena dihadiri representasi umat dari berbagai wilayah di Tanah Papua.

“Saya sendiri hadir di sini untuk kedua kalinya. Pertama tahun 2012 saat gereja ini masih baru. Karena itu saya melihat perayaan tahun ini sungguh istimewa,” ujar Uskup Bernard.

“Ada roh yang menggerakkan kita semua. Hampir seluruh representasi umat hadir, mulai dari Merauke sampai Sorong,” sambung Uskup Bernardus Bofitwos.

Menurutnya, semangat persatuan itu menunjukkan Gereja Katolik di Papua bertumbuh sebagai rumah bersama yang merangkul semua kalangan.

Ia mengapresiasi kehadiran tokoh gereja, pemerintah, DPR, MRP, tokoh adat, hingga masyarakat lintas agama dalam satu perayaan persaudaraan.

Uskup secara khusus menyampaikan terima kasih kepada umat Islam yang terus terlibat dalam perayaan besar Gereja Katolik di Tanah Papua.

“Kerukunan dan kebersamaan yang terbangun di Fakfak ini adalah warisan berharga yang harus terus dijaga. Toleransi antarumat beragama di daerah ini wajib menjadi contoh bagi semua orang,” katanya.

Ia menambahkan, partisipasi saudara-saudara Muslim dalam kegiatan gereja menjadi tanda bahwa persaudaraan antarumat beragama di Papua masih terpelihara dengan baik.

“Ini tanda bahwa persaudaraan kita semakin kuat dan tersambung kembali,” ujarnya yang disambut tepuk tangan umat.

Dalam kesempatan itu, uskup juga mengenang perjalanan panggilan imam di Papua, khususnya di Fakfak.

Ia menyebut mulai bermunculannya pastor-pastor muda asal Fakfak seperti Pastor Adrianus Tuturop, Pr dan Pastor Martin Hombahomba, Pr, sebagai harapan baru bagi gereja di Tanah Papua.

Menutup sambutan, uskup berterima kasih kepada panitia, masyarakat Kampung Sekru, kelompok koor, penari, mama-mama yang menyiapkan konsumsi, para suster, serta komunitas doa yang menyukseskan perayaan.

“Gereja harus hidup, bukan hanya melalui liturgi, tetapi juga lewat kelompok-kelompok kategorial dan komunitas doa. Semua anggota gereja harus bergerak bersama seperti satu tubuh,” pesannya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dirjen Bimas Kristen: Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Bawa Pesan Kerukunan dari Tanah Papua

Dirjen Bimas Kristen: Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Bawa Pesan Kerukunan dari Tanah Papua

25 Mei 2026
Uskup Timika Pimpin Perayaan Pentakosta di Fakfak, Suasana Lintas Iman Sangat Terasa

Uskup Timika Pimpin Perayaan Pentakosta di Fakfak, Suasana Lintas Iman Sangat Terasa

25 Mei 2026
Penyelesaian Konflik Papua: KWI Soroti Luka Sosial dan Tolak Pendekatan Keamanan

Penyelesaian Konflik Papua: KWI Soroti Luka Sosial dan Tolak Pendekatan Keamanan

25 Mei 2026
Hujan Lebat dan Angin Kencang Diprediksi Terjadi di Sejumlah Wilayah, Papua Tengah Waspada Gelombang Rossby Ekuatorial

Prakiraan Cuaca Senin 25 Mei: Papua Tengah Masuk Wilayah yang Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

25 Mei 2026
Dukung Talenta Anak Muda, Pemkab Nduga Diminta Bangun Fasilitas Olahraga

Dukung Talenta Anak Muda, Pemkab Nduga Diminta Bangun Fasilitas Olahraga

25 Mei 2026
Pemprov Papua Selatan Segera Tindak Lanjuti Aspirasi Pemekaran Kabupaten

Pemprov Papua Selatan Segera Tindak Lanjuti Aspirasi Pemekaran Kabupaten

24 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    706 shares
    Bagikan 282 Tweet 177
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    626 shares
    Bagikan 250 Tweet 157
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pelaku Pelecehan Seksual Anak Dibekuk Usai Bobol Tahanan dan Kabur ke Poumako

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Dirjen Bimas Kristen: Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Bawa Pesan Kerukunan dari Tanah Papua

Dirjen Bimas Kristen: Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Bawa Pesan Kerukunan dari Tanah Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id