ADVERTISEMENT
Jumat, Juli 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Hanya Beberapa Menit dari Kota Timika, Kampung Nawaripi Masih Bergelut dengan Banjir dan Jalan Rusak

Mereka hanya menginginkan satu hal bukti nyata bahwa pemerintah benar-benar hadir menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi setiap hari.

10 Juli 2026
0
Hanya Beberapa Menit dari Kota Timika, Kampung Nawaripi Masih Bergelut dengan Banjir dan Jalan Rusak

Jalan masuk ke Nawaripi yang rusak, drainase yang tersumbat dan sampah menumpuk menjadi pemandangan yang sudah terjadi bertahun-tahun. Warga minta perhatian dari pemerintah. (foto:ril/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, yang hanya berjarak beberapa menit dari pusat Kota Timika justru memperlihatkan wajah pembangunan yang memprihatinkan.

Drainase tidak berfungsi, jalan rusak, genangan air bertahan hingga berhari-hari, sampah menumpuk, dan ancaman malaria menghantui warga setiap musim hujan.

ADVERTISEMENT

Ironisnya, warga mengaku para pimpinan daerah sudah beberapa kali mengunjungi kawasan tersebut. Namun hingga kini, mereka belum melihat adanya perubahan nyata.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Mereka sudah turun juga dan mereka sering masuk di sini, dari wakil bupati maupun bupati, tapi jalan ini tetap dibiarkan begitu saja, sehingga semakin hari rusaknya tambah parah,” ungkap Amat, warga Nawaripi saat ditemui Koranpapua.id, Jumat 10 Juli 2026.

Baca Juga

Ironi Kota Timika: Spanduk Larangan Hanya Pajangan, Sampah Menumpuk di Jalan Papua I

Jadikan Lumbung Logistik, Satgas Pamtas RI-PNG Yon Parako 462 Borong Hasil Kebun Warga Dekai

Menurutnya Amat, setiap kali hujan turun, jalan di kawasan tersebut langsung berubah menjadi kubangan besar. Air bahkan baru surut setelah sekitar tiga hari.

“Ini sudah penuh lagi air. Kalau satu malam hujan saja langsung tergenang. Tiga hari baru air turun. Kalau hujan terus bisa banjir. Pemerintah kampung tidak pernah perhatian, begitu juga pemerintah Kabupaten Mimika,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi jalan di Kampung Nawaripi sudah lama rusak namun tidak pernah mendapat perbaikan.

“Jalan ini dari dulu rusak begini, tidak pernah diperbaiki. Padahal kampung ini dekat sekali dengan kota. Kalau yang dekat kota saja begini, bagaimana dengan kampung yang lebih jauh?” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Sarah, seorang pedagang yang setiap hari berjualan di sekitar lokasi.

Menurutnya, genangan air yang tidak pernah surut telah menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk dan meningkatkan kekhawatiran masyarakat terhadap penyakit malaria.

“Air terus tergenang di jalan dan di drainase. Sekarang musim hujan terus, nyamuk semakin banyak. Kami takut kena malaria,” keluh Sarah.

“Kami sudah sering mengeluh, tapi sampai sekarang tidak pernah diperhatikan, baik oleh pemerintah kampung maupun pemerintah kabupaten,” lanjut Sarah.

Sementara itu, mantan Kepala Kampung Nawaripi, Kristoforus Lokok, menilai kondisi infrastruktur di kampung tersebut sangat memprihatinkan, bahkan tidak mencerminkan kawasan yang berada dalam radius Kota Timika.

Ia menyoroti buruknya drainase, jalan lingkungan, hingga pengelolaan sampah yang menurutnya telah berlangsung bertahun-tahun tanpa penyelesaian.

Kristoforus Luruk, Mantan Kepala Kampung Nawaripi. (foto:ril/koranpapua.id)

“Jangan biarkan Nawaripi seperti daerah pedalaman. Padahal ini bagian dari Kota Timika. Drainase tidak berfungsi, jalan rusak, sampah menumpuk.”katanya.

Kristoforus juga mengaku pemerintah daerah sebenarnya sudah beberapa kali datang melihat kondisi tersebut. Namun menurutnya, kunjungan itu belum diikuti langkah konkret.

“Bupati dan wakil bupati sudah pernah datang melihat langsung. Tapi masyarakat belum melihat tindak lanjut yang nyata. Yang kami butuhkan bukan kunjungan, tetapi penyelesaian masalah” tegasnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Mimika tidak hanya memusatkan pembangunan di kawasan lain, sementara Nawaripi yang berada di wilayah perkotaan justru tertinggal.

Fakta Lapangan

(foto:ril/koranpapua.id)

Pantauan Koranpapua.id di Kampung Nawaripi pada Jumat 10 Juli 2026 membenarkan keluhan warga.

Di sejumlah titik terlihat drainase dipenuhi air berwarna kehitaman dan tidak mengalir.

Banyak saluran tersumbat sampah sehingga fungsi drainase praktis tidak berjalan.

Genangan air juga menutupi badan jalan, sementara kondisi jalan berlubang semakin menyulitkan pengendara maupun pejalan kaki.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas program penataan kawasan perkotaan yang selama ini digencarkan Pemerintah Kabupaten Mimika.

Apabila wilayah yang berada begitu dekat dengan pusat pemerintahan saja masih mengalami persoalan drainase, banjir, jalan rusak, dan sampah yang tak kunjung tertangani, maka muncul pertanyaan yang layak dijawab pemerintah ke mana arah prioritas pembangunan daerah selama ini?

Warga Nawaripi kini tidak lagi meminta janji atau kunjungan seremonial. Mereka hanya menginginkan satu hal bukti nyata bahwa pemerintah benar-benar hadir menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi setiap hari. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ironi Kota Timika: Spanduk Larangan Hanya Pajangan, Sampah Menumpuk di Jalan Papua I

Ironi Kota Timika: Spanduk Larangan Hanya Pajangan, Sampah Menumpuk di Jalan Papua I

10 Juli 2026
Hanya Beberapa Menit dari Kota Timika, Kampung Nawaripi Masih Bergelut dengan Banjir dan Jalan Rusak

Hanya Beberapa Menit dari Kota Timika, Kampung Nawaripi Masih Bergelut dengan Banjir dan Jalan Rusak

10 Juli 2026
Jadikan Lumbung Logistik, Satgas Pamtas RI-PNG Yon Parako 462 Borong Hasil Kebun Warga Dekai

Jadikan Lumbung Logistik, Satgas Pamtas RI-PNG Yon Parako 462 Borong Hasil Kebun Warga Dekai

10 Juli 2026
Harapan Mimika ke Istana Terhenti, Nikolaus Timakonama Gugur di Seleksi Akhir Paskibraka Nasional

Harapan Mimika ke Istana Terhenti, Nikolaus Timakonama Gugur di Seleksi Akhir Paskibraka Nasional

10 Juli 2026
Cegah Kesalahan Administrasi, BPKAD Mimika Bekali PPK dan Bendahara OPD Tata Kelola Keuangan

Cegah Kesalahan Administrasi, BPKAD Mimika Bekali PPK dan Bendahara OPD Tata Kelola Keuangan

10 Juli 2026
Padat Karya Rp3 Miliar, Distrik Jita Pasang 100 Lampu Jalan di 10 Kampung

Padat Karya Rp3 Miliar, Distrik Jita Pasang 100 Lampu Jalan di 10 Kampung

10 Juli 2026

POPULER

  • Kombes dr. Rommy Sebastian: Pilot AMA Tewas Akibat Tembakan di Kepala

    Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    672 shares
    Bagikan 269 Tweet 168
  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Berkabung Atas Tewasnya Pilot Nicholas: AMA Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan di Papua

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Penembakan Perempuan Hamil di Intan Jaya Harus Diusut Tuntas, Komnas Perempuan: Ini Tragedi Kemanusiaan

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Bupati Mimika Kritik Keras Kinerja Pejabat: “Sudah Dikasih Jabatan, Malas Masuk Kantor”

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Tabrak Trotoar di Mile 32 Timika, Pengendara Sepada Motor Dilaporkan Tewas

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Ironi Kota Timika: Spanduk Larangan Hanya Pajangan, Sampah Menumpuk di Jalan Papua I

Ironi Kota Timika: Spanduk Larangan Hanya Pajangan, Sampah Menumpuk di Jalan Papua I

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id