ADVERTISEMENT
Selasa, April 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Mimika Kekosongan Obat Malaria DHP-Frimal, Kemenkes Ganti Sementara dengan D-arteep Dispersible

Berdasarkan hasil pertemuan di Merauke beberapa waktu lalu, untuk persediaan obat D-arteep Dispersible sebagai pengganti obat biru akan habis pada Juni 2025.

27 Mei 2025
0
Dinas Kesehatan Mimika Dukung Penuh Program Kampung Sehat YPMAK

Reynold Rizal Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Persediaan obat malaria DHP-Frimal (obat biru) di setiap fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika, terhitung sejak Maret 2025 mengalami kekosongan.

Sebagai pengganti sementara, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan obat malaria D-arteep Dispersible berwarna putih.

ADVERTISEMENT

Reynold Rizal Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika yang dikonfirmasi koranpapua.id melalui sambungan telepon, Selasa 26 Mei 2025, membenarkan terjadi kekosongan obat biru tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Reynold menuturkan, saat ini dirinya sedang berada di Jakarta untuk membicarakan soal kekosongan obat biru dengan Ketua Tim Kerja Kesehatan Malaria Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca Juga

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

Di Kemenkes, Reynold menyampaikan apakah daerah diperbolehkan membeli obat biru sebagai persediaan, diluar dari bantuan Kemenkes sehingga tidak terjadi kekosongan.

“Ini perlu disampaikan mengingat setiap kebijakan dan program berkaitan dengan eliminasi malaria bersumber dari Kemenkes,” ujar Reynold.

Terkait dengan terjadinya kekosongan obat biru tersebut, Reynold meminta masyarakat tidak perlu kuatir, karena pemerintah telah menyediakan obat penggantinya.

Hanya saja jumlah tabletnya yang harus diminum oleh pasien malaria lebih banyak dari biasanya, karena disesuaikan dengan berat badan.

“Kalau kita di Timika selama ini biasanya jumlah tablet. Tapi sebenarnya pemberian obat dosisnya berdasarkan berat badan,” katanya.

Ia mengakui berdasarkan koordinasi, Tim Kerja Kesehatan Malaria Kemenkes belum memberikan jawaban pasti soal ketersediaan obat biru.

Hal ini dikarenakan Tim Kerja Kesehatan Malaria masih menunggu informasi terkait proses pengadaannya melalui Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Direktorat Farmankes).

Reynold menyebutkan berdasarkan perhitungan Dinas Kesehatan Mimika sejak tahun 2021, 2022 dan 2023, kebutuhan obat malaria dalam setahun termasuk overstok mencapai rata-rata dua juta tablet.

“Sebenarnya yang menjadi super cepat dalam menuntaskan malaria dari ketersediaan obat, karena setiap hari petugas selalu melakukan pemeriksaan sample darah malaria. Kalau untuk alat tes di Timika sudah tidak menjadi masalah,” jelasnya.

Di tahun 2025 ini, Dinkes Mimika menargetkan dua juta pemeriksaan tes darah malaria terhadap setiap penduduk, baik yang mempunyai gejala maupun belum bergejala.

“Prinsipnya 70 persen penduduk Mimika yang kena malaria tanpa gejala. Kami buka layanan pemeriksaan dan jika diketahui ada gejala langsung diobati sedini mungkin untuk memutus rantai penularan baru kepada orang lain melalui nyamuk,” paparnya.

Dikatakan lebih jauh, berdasarkan hasil pertemuan di Merauke beberapa waktu lalu, untuk persediaan obat D-arteep Dispersible sebagai pengganti obat biru akan habis pada Juni 2025.

“Kami juga lagi upayakan di Kemenkes supaya Mimika tetap ada stoknya,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

27 April 2026
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

27 April 2026
Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

27 April 2026
Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

27 April 2026
Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

27 April 2026
Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

27 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    637 shares
    Bagikan 255 Tweet 159
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Oktober 2024 Kasus Malaria di Distrik Mimika Timur Meningkat Hingga 523 Kasus

Cegah Malaria dan DBD, Dinkes Mimika akan Kerjakan Secara Tuntas dan Paripurna

Diduga Korupsi Proyek Jembatan Agimuga, MP Ditetapkan Tersangka, Kajari Mimika: Sudah Ditahan di Lapas

Diduga Korupsi Proyek Jembatan Agimuga, MP Ditetapkan Tersangka, Kajari Mimika: Sudah Ditahan di Lapas

Raker MRP se-Tanah Papua Hasilkan 13 Rekomendasi, Agus Anggaibak: Jadwalkan Audiens dengan Presiden Prabowo

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id