ADVERTISEMENT
Minggu, Mei 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Konflik Sengketa Pilkada Puncak Jaya, Sembilan Warga Meninggal Dunia, 428 Luka-Luka dan 179 Bangunan Terbakar

”Dari kegiatan razia juga dilakukan penangkapan terhadap kepala perang, ada enam orang yang kita amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan”.

12 Maret 2025
0

Brigjend Pol. Alfred Papare, Kapolda Papua Tengah didampingi Yopi Murib, Pj Bupati Puncak Jaya dan AKBP Kuswara, Kapolres Puncak Jaya saat menyampaikan press release, Selasa 11 Maret 2025. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PUNCAK JAYA, Koranpapua.id- Konflik sengketa Pilkada Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah sudah berakhir.

Dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya telah sepakat berdamai dan mengakhiri konflik tersebut.

ADVERTISEMENT

Kesepatan ditandai dengan penandatangan pernyataan diatas materai 10 ribu yang disaksikan Meki Nawipa, Gubernur Papua Tengah, Senin 10 Maret 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski dua pendukung Paslon sudah sepakat berdamai, namun konflik tersebut mengakibatkan banyak kerugian yang dialami masyarakat di wilayah itu.

Baca Juga

Pesta Babi, Papua, dan Paradoks Pembangunan Modern

Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K, Kapolda Papua Tengah ketika memimpin press release di Mako Polres Puncak Jaya, Selasa 12 Maret 2025 mengatakan, konflik tersebut tidak saja memakan korban jiwa, tetapi juga mengakibatkan kerugian material yang cukup besar.

Dalam penyampaian press release yang juga dihadiri Yopi Murib, S.E, Pj Bupati Puncak Jaya itu, Kapolda menyebutkan, dampak dari konflik mengakibatkan korban meninggal dunia dari dua kubu sebanyak sembilan orang.

Untuk korban luka-luka tercatat 428 orang, bangunan yang terbakar 179 unit, kendaraan yang terbakar 18 unit.

Konflik tersebut juga telah membuat 1.933 orang mengungsi di beberapa tempat di Puncak Jaya.

Kapolda Alfred dalam kesempatan itu juga menyampaikan, aparat kepolisian dan TNI juga telah melakukan penyitaan alat-alat yang digunakan dalam konflik tersebut.

Disebutkan, untuk anak panah sebanyak 8.789 buah, busur panah 497, 460 tali busur, 18 buah kapak, dua pucuk senapan angin, 2.500 katapel, katapel rakitan satu buah, satu unit HT, 10 atribut perang, meriam kaleng dan 512 parang.

”Dari kegiatan razia juga dilakukan penangkapan terhadap kepala perang, ada enam orang yang kita amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan,” ujar Kapolda.

Dikatakan, semua kejadian akibat konflik sampai dengan pelaksanaan razia alat perang oleh TNI-Polri itu, terhitung sejak pecah konflik pertama terjadi tanggal 27 November 2024.

Dilanjutkan saat tahapan pemungutan suara, kemudian terjadi lagi pada tanggal 5 Februari dan tanggal 12 Februari 2025 dan yang terakhir tanggal 3 Maret 2025.

“Untuk kesepakatan yang sudah dibuat oleh Paslon 01 dan 02 yang dimediasi oleh bapak Gubernur Papua Tengah itu telah dilaksanakan, tetapi proses hukum akan kita lanjutkan karena kita juga ingin pertanggungjawaban hukum terhadap dampak dari konflik tersebut,” tegas Kapolda Alfred.

Pada kesempatan itu, AKBP Kuswara, S.H, S.I.K, M.H, Kapolres Polres Puncak Jaya menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama pendukung Paslon 01 dan 02 untuk mematuhi kesepakatan yang sudah dibuat bersama.

Dan kepada masyarakat yang bukan domisili di Kota Mulia agar segera kembali ke kampungnya masing-masing.

”TNI-Polri dan pemerintah daerah akan terus melakukan razia sampai dengan situasi Kamtibmas di Puncak Jaya ini betul-betul kondusif, jadi kami berharap stop dengan peperangan dan juga tidak ada lagi bakar-bakar bangunan,” tandasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pesta Babi, Papua, dan Paradoks Pembangunan Modern

Pesta Babi, Papua, dan Paradoks Pembangunan Modern

10 Mei 2026
Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

10 Mei 2026
Pemberian yang Tulus Bapak Paulus untuk Satgas TMMD di Kekwa-Mimika

Pemberian yang Tulus Bapak Paulus untuk Satgas TMMD di Kekwa-Mimika

10 Mei 2026
Kabel Laut Pukpuk: Perkuat Kolaborasi Bilateral Indonesia- Papua Nugini

Kabel Laut Pukpuk: Perkuat Kolaborasi Bilateral Indonesia- Papua Nugini

10 Mei 2026
Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

10 Mei 2026
Hingga Mei 2026: 11 WK Migas di Papua Tahap Produksi, Hasilkan 14 Ribu Barel Minyak per Hari

Hingga Mei 2026: 11 WK Migas di Papua Tahap Produksi, Hasilkan 14 Ribu Barel Minyak per Hari

10 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    872 shares
    Bagikan 349 Tweet 218
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    664 shares
    Bagikan 266 Tweet 166
  • Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

    622 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Dari Rp46 Miliar, Hanya Tersisa Rp5 Miliar untuk Operasional Satpol PP Mimika

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Dugaan Korupsi Proyek Lahan Perkebunan Rp22,5 Miliar, Kejari Mimika Periksa Delapan Saksi

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Jalan Poros Timika-Mapurujaya Kembali Memakan Korban, Seorang Wiraswasta Tewas di TKP

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pejabat BPKAD Terlibat: Komisi Yudisial Pantau Sidang Dugaan Korupsi Pengadaan ATK Rp4,1 Miliar

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post

Wagub Papua Selatan: HAM Melekat Sejak Lahir, Karenanya Wajib Dihormati dan Dijunjung Tinggi

Situasi Kamtibmas di Puncak Jaya Berangsur Aman, Gubernur Meki Nawipa Ingatkan Tidak Boleh Ada Gerakan Tambahan

Alokasikan Rp19 Miliar untuk Pengobatan Gratis, Bupati Samaun Ingatkan Jangan Ada Pasien yang Terlantar

Alokasikan Rp19 Miliar untuk Pengobatan Gratis, Bupati Samaun Ingatkan Jangan Ada Pasien yang Terlantar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id