ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Situasi Kamtibmas di Puncak Jaya Berangsur Aman, Gubernur Meki Nawipa Ingatkan Tidak Boleh Ada Gerakan Tambahan

“Cukup orang meninggal, cukup anak-anak tidak sekolah, cukup gereja tidak dibuka, pelayanan pemerintah tidak jalan, Puncak Jaya seperti kota mati”.

13 Maret 2025
0

Meki Nawipa, Gubernur Papua Tengah menyampaikan keterangan pers terkait situasi Kamtibmas di Puncak Jaya yang mulai kondusif. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id- Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) pasca konflik sengketa Pilkada di Kabupaten Puncak Jaya, kini berangsur aman.

Untuk diketahui konflik yang berlangsung pasca Pilkada tanggal 27 November 2024 hingga awal Maret 2025 di wilayah itu mengakibatkan kerugian yang cukup besar.

ADVERTISEMENT

Sembilan warga dinyatakan meninggal dunia, 428 orang melangami luka-luka, 179 bangunan dan 28 unit kendaraan terbakar serta 1.933 orang mengungsi dalam konflik tersebut. 1.933

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meki Nawipa, Gubernur Papua Tengah mengatakan, setelah dilakukan penandatanganan kesepakatan damai antara dua kelompok pendukung Paslon Bupati-Wakil Bupati Puncak Jaya, saat ini sistuasi Kamtibmas mulai pulih dan aman.

Baca Juga

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

“Puncak Jaya sudah mulai aman, kita berdoa KPU RI secepatnya melakukan perhitungan ulang di Jakarta, yang penting situasi aman dulu, lain-lainnya nanti kita akan atur,” ujar Meki kepada awak media, Rabu 12 Maret 2025.

Meki yang berencana akan berangkat ke Jakarta, menyampaikan setelah KPU memutuskan siapa pemenang Pilkada Puncak Jaya, dirinya akan langsung memanggil Paslon kepala daerah tersebut.

“Setelah ada keputusan, saya akan panggil kandidat. Tidak boleh ada gerakan tambahan,” tegasnya.

Karena menurutnya, konflik yang terjadi di Puncak Jaya mengakibatkan korban jiwa, gereja tidak dibuka serta pelayanan pemerintah terhenti, dan terlihat Puncak Jaya seperti kota mati.

“Cukup orang meninggal, cukup anak-anak tidak sekolah, cukup gereja tidak dibuka, pelayanan pemerintah tidak jalan, Puncak Jaya seperti kota mati,” tandas Meki.

Meki menuturkan, yang nantinya ditetapkan sebagai pemenang, itu merupakan kehendak Tuhan. Karenanya semua pihak harus bisa menerima dengan hati yang tulus.

Dikatakan, untuk memastikan kondisi kota Puncak Jaya, sekaligus memelihat para pengungsi dan bangunan yang terbakar, Meki Nawipa berencana tanggal 21 Maret 2025 akan ke Puncak Jaya dan akan berkantor selama tiga hari. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

14 Mei 2026
Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

14 Mei 2026
Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

14 Mei 2026
Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

14 Mei 2026
Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

14 Mei 2026
Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

14 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    956 shares
    Bagikan 382 Tweet 239
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    684 shares
    Bagikan 274 Tweet 171
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    577 shares
    Bagikan 231 Tweet 144
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Alokasikan Rp19 Miliar untuk Pengobatan Gratis, Bupati Samaun Ingatkan Jangan Ada Pasien yang Terlantar

Alokasikan Rp19 Miliar untuk Pengobatan Gratis, Bupati Samaun Ingatkan Jangan Ada Pasien yang Terlantar

Polisi Ringkus Tiga Sindikat Curanmor di Timika, Dua Orang Masih Dibawah Umur

Tekan Laju Inflasi, DKP Mimika Kembali Adakan Gerakan Pangan Murah, Yulius Koga: Tahun Ini Siapkan Rp1,7 Miliar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id