ADVERTISEMENT
Selasa, Maret 31, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Konflik Sengketa Pilkada Puncak Jaya, Sembilan Warga Meninggal Dunia, 428 Luka-Luka dan 179 Bangunan Terbakar

”Dari kegiatan razia juga dilakukan penangkapan terhadap kepala perang, ada enam orang yang kita amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan”.

12 Maret 2025
0

Brigjend Pol. Alfred Papare, Kapolda Papua Tengah didampingi Yopi Murib, Pj Bupati Puncak Jaya dan AKBP Kuswara, Kapolres Puncak Jaya saat menyampaikan press release, Selasa 11 Maret 2025. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PUNCAK JAYA, Koranpapua.id- Konflik sengketa Pilkada Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah sudah berakhir.

Dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya telah sepakat berdamai dan mengakhiri konflik tersebut.

ADVERTISEMENT

Kesepatan ditandai dengan penandatangan pernyataan diatas materai 10 ribu yang disaksikan Meki Nawipa, Gubernur Papua Tengah, Senin 10 Maret 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski dua pendukung Paslon sudah sepakat berdamai, namun konflik tersebut mengakibatkan banyak kerugian yang dialami masyarakat di wilayah itu.

Baca Juga

Ketua DPRK Mimika Ingatkan OPD Prioritaskan Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat, Ganti  Kadistrik Malas

Bupati Mimika Tegaskan Kenaikan Uang Perjalanan Dinas dalam Daerah Masih Sebatas Wacana

Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K, Kapolda Papua Tengah ketika memimpin press release di Mako Polres Puncak Jaya, Selasa 12 Maret 2025 mengatakan, konflik tersebut tidak saja memakan korban jiwa, tetapi juga mengakibatkan kerugian material yang cukup besar.

Dalam penyampaian press release yang juga dihadiri Yopi Murib, S.E, Pj Bupati Puncak Jaya itu, Kapolda menyebutkan, dampak dari konflik mengakibatkan korban meninggal dunia dari dua kubu sebanyak sembilan orang.

Untuk korban luka-luka tercatat 428 orang, bangunan yang terbakar 179 unit, kendaraan yang terbakar 18 unit.

Konflik tersebut juga telah membuat 1.933 orang mengungsi di beberapa tempat di Puncak Jaya.

Kapolda Alfred dalam kesempatan itu juga menyampaikan, aparat kepolisian dan TNI juga telah melakukan penyitaan alat-alat yang digunakan dalam konflik tersebut.

Disebutkan, untuk anak panah sebanyak 8.789 buah, busur panah 497, 460 tali busur, 18 buah kapak, dua pucuk senapan angin, 2.500 katapel, katapel rakitan satu buah, satu unit HT, 10 atribut perang, meriam kaleng dan 512 parang.

”Dari kegiatan razia juga dilakukan penangkapan terhadap kepala perang, ada enam orang yang kita amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan,” ujar Kapolda.

Dikatakan, semua kejadian akibat konflik sampai dengan pelaksanaan razia alat perang oleh TNI-Polri itu, terhitung sejak pecah konflik pertama terjadi tanggal 27 November 2024.

Dilanjutkan saat tahapan pemungutan suara, kemudian terjadi lagi pada tanggal 5 Februari dan tanggal 12 Februari 2025 dan yang terakhir tanggal 3 Maret 2025.

“Untuk kesepakatan yang sudah dibuat oleh Paslon 01 dan 02 yang dimediasi oleh bapak Gubernur Papua Tengah itu telah dilaksanakan, tetapi proses hukum akan kita lanjutkan karena kita juga ingin pertanggungjawaban hukum terhadap dampak dari konflik tersebut,” tegas Kapolda Alfred.

Pada kesempatan itu, AKBP Kuswara, S.H, S.I.K, M.H, Kapolres Polres Puncak Jaya menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama pendukung Paslon 01 dan 02 untuk mematuhi kesepakatan yang sudah dibuat bersama.

Dan kepada masyarakat yang bukan domisili di Kota Mulia agar segera kembali ke kampungnya masing-masing.

”TNI-Polri dan pemerintah daerah akan terus melakukan razia sampai dengan situasi Kamtibmas di Puncak Jaya ini betul-betul kondusif, jadi kami berharap stop dengan peperangan dan juga tidak ada lagi bakar-bakar bangunan,” tandasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua DPRK Mimika Ingatkan OPD Prioritaskan Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat, Ganti  Kadistrik Malas

Ketua DPRK Mimika Ingatkan OPD Prioritaskan Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat, Ganti  Kadistrik Malas

31 Maret 2026
Direktur RSUD Mimika: Pembangunan Ruang Rawat Inap Berlanjut, Layanan Tetap Optimal

Direktur RSUD Mimika: Pembangunan Ruang Rawat Inap Berlanjut, Layanan Tetap Optimal

31 Maret 2026
Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

Bupati Mimika Tegaskan Kenaikan Uang Perjalanan Dinas dalam Daerah Masih Sebatas Wacana

31 Maret 2026
Tangis Pecah di Pos Perbatasan, Antara Oleh-oleh Sederhana dan Impian Masa Depan

Tangis Pecah di Pos Perbatasan, Antara Oleh-oleh Sederhana dan Impian Masa Depan

31 Maret 2026
Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

Serahkan Kasus Pembunuhan Junius Magai ke Polisi, Keluarga Desak Segera Tangkap Pelaku

31 Maret 2026
Polisi Ringkus Ayah Bejat, Pemerkosa Anak Kandung

Polisi Ringkus Ayah Bejat, Pemerkosa Anak Kandung

31 Maret 2026

POPULER

  • Satu Tahun Kepemimpinan: Tim Pemenang Tagih Realisasi Janji Bupati Mimika, Gerry: Wujudkan Kunjungan Langsung ke Posko

    Satu Tahun Kepemimpinan: Tim Pemenang Tagih Realisasi Janji Bupati Mimika, Gerry: Wujudkan Kunjungan Langsung ke Posko

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • SMP YPJ Kuala Kencana Gelar Pasar Kreatif, Bekali Siswa Jiwa Wirausaha Sejak Dini

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • TPNPB-OPM Tawarkan Opsi kepada Prabowo, Buka Perundingan atau Perang Berlanjut

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • ASN Wajib Turun ke Pedalaman, Pemkab Mimika Naikkan Uang Perjalanan Dinas Rp3,5 Juta per Hari

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Kapolres Mimika: Pemalangan Terjadi Karena ‘Masalah Perut’, Harus Segera Ada Kepastian

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post

Wagub Papua Selatan: HAM Melekat Sejak Lahir, Karenanya Wajib Dihormati dan Dijunjung Tinggi

Situasi Kamtibmas di Puncak Jaya Berangsur Aman, Gubernur Meki Nawipa Ingatkan Tidak Boleh Ada Gerakan Tambahan

Alokasikan Rp19 Miliar untuk Pengobatan Gratis, Bupati Samaun Ingatkan Jangan Ada Pasien yang Terlantar

Alokasikan Rp19 Miliar untuk Pengobatan Gratis, Bupati Samaun Ingatkan Jangan Ada Pasien yang Terlantar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id