TIMIKA, Koranpapua.id- Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini menegaskan, dirinya sangat mendukung pembinaan prestasi sepak bola bagi generasi muda Papua Tengah.
Keseriusan ini dibuktikan dengan telah empat kali digelarnya turnamen mini soccer (sepak bola mini) di Timika, Ibukota Kabupaten Mimika.
Untuk kompetisi yang terbaru digelar untuk kategori umum yang secara resmi dibuka oleh Kapolda Jermias di Goldstone Arena Mini Soccer, Timika, Minggu 12 Juli 2026.
Jermias dalam kesempatan itu mengatakan Kapolda Papua Tengah Cup IV 2026 diselenggarakan sebagai komitmen dalam mendukung pembinaan prestasi olahraga khususnya sepak bola untuk generasi muda di Mimika.
“Ini kesempatan ke empat saya hadir di Timika dalam event turnamen sepak bola yang kami gelar. Saya termasuk orang yang sangat peduli terhadap olahraga, khususnya cabang sepak bola,” kata Jermias.
Menurut Jermias, Mimika memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet-atlet sepak bola berbakat.
Talenta alam yang dimiliki anak-anak Papua harus didukung dengan pembinaan yang berkelanjutan agar mampu berkembang menjadi pemain profesional.
“Saya melihat potensi Mimika ini sungguh luar biasa. Papua memiliki bakat alam yang luar biasa, tetapi kalau tidak dipersiapkan dan dibina dengan baik, potensi itu akan sulit berkembang,” ujarnya.
Mantan Kapolres Mimika itu juga mendorong Pemerintah kabupaten (Pemkab) Mimika untuk mengalokasikan anggaran pembinaan olahraga secara berkesinambungan, termasuk menggelar turnamen rutin mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.
“Minimal setiap tiga bulan sekali digelar kompetisi tingkat SD, SMP, dan SMA. Dari situ kemampuan anak-anak akan terus terasah sehingga kita bisa melahirkan pemain-pemain profesional dari Papua Tengah,” ujarnya.
Jermias juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan turnamen tersebut bukan sekadar ajang meraih kemenangan, tetapi juga sebagai wadah mempererat persaudaraan dan mengasah kemampuan.
“Junjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan. Menang dengan terhormat, kalah dengan bermartabat. Hormati wasit, hargai lawan,” pesannya.
“Jadikan turnamen ini sebagai ajang mempererat persaudaraan serta mempersiapkan diri untuk menjadi pemain profesional di masa depan,” lanjutnya.
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Papua Tengah atas terselenggara-nya turnamen tersebut.
Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini memiliki peran penting dalam membina karakter generasi muda sekaligus mempererat persatuan masyarakat.
“Turnamen ini menjadi wadah positif untuk mengembangkan bakat, meningkatkan prestasi olahraga, serta mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat,” kata Emanuel.
Emanuel menegaskan bahwa olahraga tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, kerja sama tim, dan sikap saling menghormati.
“Pemkab Mimika berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga sebagai sarana membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing,” ujar Emanuel.
Ia berharap, melalui kegiatan ini akan lahir atlet-atlet mini soccer yang mampu mengharumkan nama Mimika dan Papua Tengah di tingkat nasional.
Untuk diketahui, turnamen kategori umum diikuti oleh 35 tim dari berbagai daerah di Papua Tengah. Pada turnamen tahun ini, panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp116 juta.
Juara pertama akan menerima hadiah Rp50 juta, juara kedua Rp35 juta, juara ketiga Rp20 juta, dan juara keempat Rp5 juta.
Sementara penghargaan individu untuk pencetak gol terbanyak (top scorer), penjaga gawang terbaik (best keeper) dan pemain terbaik (best player) masing-masing memperoleh hadiah Rp2 juta. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










