ADVERTISEMENT
Rabu, April 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Alokasikan Rp19 Miliar untuk Pengobatan Gratis, Bupati Samaun Ingatkan Jangan Ada Pasien yang Terlantar

“Uang sudah saya taruh banyak di sini. Kalau masih ada pasien yang beli obat di luar, maka Direktur RSUD dan petugas terkait akan saya berikan sanksi tegas”.

13 Maret 2025
0
Alokasikan Rp19 Miliar untuk Pengobatan Gratis, Bupati Samaun Ingatkan Jangan Ada Pasien yang Terlantar

Drs. Samaun, Bupati Fakfak saat melakukan kunjungan ke RSUD Fakfak. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

FAKFAK, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat mengalokasikan dana sebesar Rp19 miliar untuk mendanai pengobatan gratis di RSUD Fakfak.

Sesuai rencana dengan adanya alokasi dana tersebut, terhitung sejak awal April 2025 program pengobatan gratis sudah mulai diberlakukan.

ADVERTISEMENT

Hal ini disampaikan Drs. Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP, Bupati Fakfak ketika melakukan kunjungan ke RSUD Fakfak dua hari lalu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Di hadapan manajemen RSUD Fakfak, Bupati Samaun menegaskan, dengan adanya alokasi dana tersebut, kedepanya tidak boleh ada lagi pasien yang terlantar atau tidak ditangani hanya karena terkendala biaya berobat.

Baca Juga

Ketua DPRK Mimika: Pembangunan TK Negeri di Pedalaman Perlu Pertimbangakan Keberadaan Sekolah Swasta

Sinergi Jaga Obyek Vital Udara, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Amankan Bandara dengan Humanis

“Program pengobatan gratis di RSUD Fakfak akan mulai berjalan pada April mendatang. Saya pastikan tidak boleh ada satu pun pasien yang tidak tertangani akibat kendala biaya,” tandas Samaun.

Dalam rapat terbatas bersama manajemen RSUD itu, Bupati Samaun juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan Rp10 miliar khusus untuk masyarakat Fakfak yang datang berobat dari Karas Pulau Tiga hingga Tomage.

“Nanti mereka cukup tunjukkan KTP Fakfak, mereka akan mendapatkan layanan medis secara gratis, tanpa perlu BPJS,” tegasnya.

Dana tersebut, menurut Bupati, akan mencakup biaya jasa dokter, tenaga medis, hingga biaya rujukan ke luar daerah jika pasien membutuhkan perawatan lanjutan.

Selain itu, pemerintah juga akan menanggung biaya makan bagi dua orang penjaga pasien yang mendampingi pasien selama rawat inap di rumah sakit.

Tak hanya itu, Bupati Samaun juga telah mengalokasikan Rp9 miliar tambahan untuk pengadaan obat-obatan, memastikan agar pasien tidak lagi harus membeli obat di luar rumah sakit.

“Saya tidak mau lagi mendengar ada pasien yang harus beli obat di luar. Uang sudah saya taruh banyak di sini. Kalau masih ada pasien yang beli obat di luar, maka Direktur RSUD dan petugas terkait akan saya berikan sanksi tegas,” timpalnya.

Untuk memastikan transparansi penggunaan dana ini, ia meminta laporan rutin dua kali dalam sebulan, yang akan langsung diawasi oleh dirinya dan Wakil Bupati Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Serapan APBD Mimika 2025 Baru 43 Persen, DPRD Peringatkan Potensi SILPA Membengkak

Ketua DPRK Mimika: Pembangunan TK Negeri di Pedalaman Perlu Pertimbangakan Keberadaan Sekolah Swasta

14 April 2026
Sinergi Jaga Obyek Vital Udara, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Amankan Bandara dengan Humanis

Sinergi Jaga Obyek Vital Udara, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Amankan Bandara dengan Humanis

14 April 2026
11 SPPG Disuspensi, Satgas MBG Mimika Perketat Pengawasan Program Makan Gratis, Besok Tim Turun Lapangan

11 SPPG Disuspensi, Satgas MBG Mimika Perketat Pengawasan Program Makan Gratis, Besok Tim Turun Lapangan

14 April 2026
Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

14 April 2026
Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

14 April 2026
MRP Merasa Tidak Dilibatkan Pemerintah dalam Pengambilan Kebijakan Strategis Daerah

MRP Merasa Tidak Dilibatkan Pemerintah dalam Pengambilan Kebijakan Strategis Daerah

14 April 2026

POPULER

  • Bahas Berbagai Isu Kruasil, MRP se-Papua Raya Audensi dengan DPD RI di Jakarta

    Bahas Berbagai Isu Kruasil, MRP se-Papua Raya Audensi dengan DPD RI di Jakarta

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • DBH Freeport Turun Rp800 Miliar, Mimika Terancam Defisit Anggaran

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post

Polisi Ringkus Tiga Sindikat Curanmor di Timika, Dua Orang Masih Dibawah Umur

Tekan Laju Inflasi, DKP Mimika Kembali Adakan Gerakan Pangan Murah, Yulius Koga: Tahun Ini Siapkan Rp1,7 Miliar

Ucapkan Terima Kasih, Uskup Timika Terpilih, Mgr. Bernardus Baru, OSA Kunjungi STFT Fajar Timur

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id