ADVERTISEMENT
Rabu, Agustus 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

TPNPB-OPM Klaim Bunuh Intelejen di Paniai, Polisi: Itu Tidak Benar, Korban Tukang Ojek

Untuk situasi Paniai masih kondusif. Aparat gabungan sedang melakukan patroli sekala besar untuk mengantisipasi kejadian serupa.

21 Februari 2025
0
TPNPB-OPM Klaim Bunuh Intelejen di Paniai, Polisi: Itu Tidak Benar, Korban Tukang Ojek

Korban yang diklaim di eksekusi mati Paniai. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), mengklaim telah mengeksekusi mati seorang pria yang dituding sebagai intelijen Indonesia.

Melalui Sebby Sambom, Juru Bicara TPNPB, peristiwa eksekusi itu terjadi, Jumat 21 Februari 2025 sekitar pukul 06.00 WIT di sekitar Pelabuhan Aikai, Enarotali, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

“Kami telah terima laporan resmi dari TPNPB wilayah Komando Pertahanan XIII Kegepa Nipouda Paniai. Dilaporkan bahwa mereka berhasil eksekusi mati anggota intelijen Indonesia yang menyamar sebagai tukang ojek,” ujar Sebby melalui pesan suara yang diterima koranpapua.id, hari ini.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sebby menegaskan siapa pun orang Indonesia non Papua, entah itu imigran-imigran dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Makassar, Maluku, dilarang masuk di wilayah perang.

Baca Juga

Kapolda Papua Tengah Warning Keras: Pengamanan Freeport Jangan Tunggu Gangguan Terjadi, Intelejen Tak Boleh Kecolongan

247 Anak Mimika Berebut Beasiswa YPMAK, Hanya 13 Lolos ke UPN Yogyakarta

“Cari apa anda? Tidak punya tanah di kampungmu di sana kah? Pulang di sana kerja, cari makan di sana. Jangan datang cari makan di kami punya tanah orang Papua,” imbuhnya.

Dikatakan eksekusi ini bagian dari pernyatan TPNPB sebelumnya yang menyatakan, siapapun yang masuk di wilayah bersenjata wajib dieksekusi.

“Kami sudah sampaikan bahwa orang imigran Indonesia dilarang masuk di wilayah konflik bersenjata. Titik. Selesai. Kami siap bertanggung jawab di Pengadilan Internasional. Jadi, eksekusi jalan terus. Pasukan TPNPB di 36 komando siap,” pungkasnya.

Terkait dengan pernyataan Sebby ini, Iptu Florentinus Jati Pranowo Teguh, Kasatreskrim Polres Paniai saat dikonfirmasi menegaskan bahwa tudingan TPNPB itu tidak benar.

Disampaikan, korban merupakan tukang ojek berinisial W yang menjadi sasaran oleh orang tidak dikenal di Paniai.

Dikatakan, korban meninggal di tempat setelah mengalami luka akibat tusukan senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya.

“Awalnya saksi Khoironi ketemu dengan pelaku di pertigaan PLN Modern untuk mengojek, namun karena bau alkohol saksi menolak dan langsung pergi,” terangnya.

Sekitar 30 menit berselang Khoironi melihat korban bersama pelaku telah naik motor bersama menuju pelabuhan.

Kemudian saksi lain bernama Arif Syaifudin melihat bahwa korban sudah tergeletak bersimbah darah di Pelabuhan Aikai.

Menurutnya, tudingan yang disampaikan TPNPB yang menyebut korban merupakan intelijen belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Itu belum bisa kami pastikan karena dari hasil yang kami dapat di sekitar TKP korban tidak membawa HP dan lain-lain,” jelasnya.

Dugaan sementara, korban mengalami luka bacok senjata tajam dengan luka di lengan kanan yang hampir putus.

Sementara pelaku masih dalam pengejaran aparat gabungan bersama satgas Operasi Damai Cartenz yang ada di wilayah hukum Polres Paniai.

“Korban sudah di rumah sakit dibawa dan disemayamkan oleh keluarga”.

Untuk situasi Paniai kata Iptu Florentinus, masih kondusif. Aparat gabungan sedang melakukan patroli sekala besar untuk mengantisipasi kejadian serupa. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kapolda Papua Tengah Warning Keras: Pengamanan Freeport Jangan Tunggu Gangguan Terjadi, Intelejen Tak Boleh Kecolongan

Kapolda Papua Tengah Warning Keras: Pengamanan Freeport Jangan Tunggu Gangguan Terjadi, Intelejen Tak Boleh Kecolongan

12 Agustus 2026
247 Anak Mimika Berebut Beasiswa YPMAK, Hanya 13 Lolos ke UPN Yogyakarta

247 Anak Mimika Berebut Beasiswa YPMAK, Hanya 13 Lolos ke UPN Yogyakarta

12 Agustus 2026
Penyaluran Dana Desa Berujung Ricuh, Sejumlah Kantor Pemerintah di Puncak Dibakar Massa

Penyaluran Dana Desa Berujung Ricuh, Sejumlah Kantor Pemerintah di Puncak Dibakar Massa

11 Agustus 2026
Jalan Cenderawasih SP2 Masih Dipalang, Ketua LEMASA Ingatkan Jangan Tunggu Persoalan Membesar

Jalan Cenderawasih SP2 Masih Dipalang, Ketua LEMASA Ingatkan Jangan Tunggu Persoalan Membesar

11 Agustus 2026
Sekda Mimika Ingatkan Kepala Kampung: Dana Desa Bukan untuk Kepentingan Pribadi

Sekda Mimika Ingatkan Kepala Kampung: Dana Desa Bukan untuk Kepentingan Pribadi

11 Agustus 2026
Masuk Indonesia Lewat Jalur Tikus, WNA PNG Akan Dideportasi dari Timika

Masuk Indonesia Lewat Jalur Tikus, WNA PNG Akan Dideportasi dari Timika

11 Agustus 2026

POPULER

  • Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

    “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Meriahkan HUT RI ke-81: Pesta Rakyat 17 Agustus di Distrik Jita Makin Meriah, Black Brothers hingga Band Lokal Siap Tampil

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Tekan Inflasi Jelang Ramadhan, DKP Mimika Adakan Pasar Murah Perdana Tahun 2025

Tekan Inflasi Jelang Ramadhan, DKP Mimika Adakan Pasar Murah Perdana Tahun 2025

Tekan Inflasi Jelang Ramadhan, DKP Mimika Adakan Pasar Murah Perdana Tahun 2025

Tiga Bulan Tidak Ada Penerbangan ke Distrik Hoya, Ini Penjelasan Dandim 1710 Mimika

Tim Gabungan TNI-Polri Amankan Sejumlah Pendulang Emas Ilegal di Area PT Freeport Indonesia

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id