ADVERTISEMENT
Selasa, Juni 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Cuaca

803 Rumah di Kampung Kamora Terendam Air, Bahan Makanan Menipis, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

Genangan air di wilayahnya sudah terjadi sejak PT PAL membuka hutan di wilayah Iwaka untuk perkebunan kelapa sawit.

12 Agustus 2024
0
803 Rumah di Kampung Kamora Terendam Air, Bahan Makanan Menipis, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

Salah satu fasilitas kesehatan di Kampung Kamora, Distrik Mimika Tengah yang terendam air. Gambar diambil Senin 12 Agustus 2024. (foto: Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Mimika, Papua Tengah dalam beberapa pekan terakhir berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

Salah satu wilayah yang merasakan dampaknya yakni, warga Kampung Kamora, Distrik Mimika Tengah. Terdapat sekitar 803 rumah warga yang berada di kampung itu terendam air.

ADVERTISEMENT

Air yang menggenang hampir dua pekan ini, tidak saja menghambat aktivitas warga di luar rumah, juga mengakibatkan tanaman pertanian rusak terendam air. Kondisi ini membuat persedian bahan makanan sangat menipis.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Thobias Natiyaipaku, Kepala Kampung Kamora menyampaikan genangan air di wilayahnya sudah terjadi sejak PT PAL membuka hutan di wilayah Iwaka untuk perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga

Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

Kenaikan Harga Material dan BBM, Pemkab Mimika Evaluasi Menyeluruh Struktur Nilai Proyek 2026

Karenanya setiap kali turun hujan lebat di Iwaka selalu berdampak banjir ke Kampung Kamora-Mioko.

Ia mengakui meskipun hampir setiap tahun mengalami hal ini, namun terparah yang terjadi tahun ini, karena sudah hampir dua pekan air masih tergenang.

Mengenai persoalan ini, Thobias sudah mengirimkan data 803 kepala keluarga dengan 3.001 jiwa melalui pesan Whatsapp kepada Ferdinan Kehek, staf Pemerintah Distrik Mimika Tengah di Atuka.

Melalui data tersebut, Thobias berharap agar dapat diteruskan kepada Dinas Sosial Kabupaten Mimika guna mendapatkan bantuan sosial.

Ia menjelaskan saat ini dirinya lagi menunggu pendropingan bantuan sosial dari Dinsos melalui pemerintah distrik.

“Saya dapat info katanya hari ini pemerintah turunkan bantuan. Kami sangat harap bisa dapat bantuan seperti warga Hiripau dan lain-lain. Karena kami di sini susah turun mencari,” katanya kepada koranpapua.id melalui sambungan telepon, Senin 12 Agustus 2024.

Ia menjelaskan meskipun kondisi air hari ini sudah perlahan surut namun aktivitas masyarakat masih terbatas.

Dikatakan, dampak lain yang timbul akibat genangan air yang terlalu lama yakni, banyak warga, khususnya anak-anak yang menderita sakit. (Redaksi).

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

1 Juni 2026
Sterilisasi Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II, Tim Jibom Gegana Polda Papua Bertolak ke Biak

Sterilisasi Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II, Tim Jibom Gegana Polda Papua Bertolak ke Biak

1 Juni 2026
Mahasiswa UTU Asal Papua Yulianus Petege, Raih Juara Pada Ajang Fotografi Internasional

Mahasiswa UTU Asal Papua Yulianus Petege, Raih Juara Pada Ajang Fotografi Internasional

1 Juni 2026
Pemkab Mimika Siapkan Tempat Ibadah Sementara Pasca Kebakaran Gereja Katalik Poumako

Kenaikan Harga Material dan BBM, Pemkab Mimika Evaluasi Menyeluruh Struktur Nilai Proyek 2026

1 Juni 2026
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Pemkab Mimika Siapkan Tempat Ibadah Sementara Pasca Kebakaran Gereja Katalik Poumako

1 Juni 2026
Papua Mahkota Keanekaragaman Hayati, Ditengah Maraknya Pemburuan Liar

Papua Mahkota Keanekaragaman Hayati, Ditengah Maraknya Pemburuan Liar

1 Juni 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    819 shares
    Bagikan 328 Tweet 205
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Ledakan Diduga Bom Terjadi di Biak, Lima Orang Tewas dan Tiga Lainnya Hilang

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Satgas ODC Ringkus ‘EK’ Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Ini Berbagai Aksi Kriminalnya

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Paulus Waterpauw Desak Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat Adat Lebih Aktif

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Film Pesta Babi dan Teman Tagar Maira Hadirkan Narasi Kemanusiaan yang Jujur di Tanah Papua

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post
803 Rumah di Kampung Kamora Terendam Air, Bahan Makanan Menipis, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

Dua Pekan Kampung Kamora Terendam Air, Lahan Pertanian Rusak, Masyarakat Kekurangan Bahan Makanan

803 Rumah di Kampung Kamora Terendam Air, Bahan Makanan Menipis, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

Air Setinggi Betis Masih Tergenang di Halaman SD YPPK St Blasius Mioko, Anak Murid Banyak yang Sakit

Jumlah Pemilih Sementara Pilkada 2024, Mimika Baru Terbanyak dan Agimuga Paling Bontot

Jumlah Pemilih Sementara Pilkada 2024, Mimika Baru Terbanyak dan Agimuga Paling Bontot

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id