ADVERTISEMENT
Sabtu, Juni 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kepolisian

Kasus Penganiayaan Oknum ASN yang Diduga Salah Tangkap Dilaporkan ke Polisi

Saya dianiaya lima orang pelaku dengan tangan saya diborgol ke belakang. Bahkan berdasarkan pengakuan korban dirinya juga sempat ditodong pistol oleh salah satu dari pelaku.

18 Juli 2024
0
Kasus Penganiayaan Oknum ASN yang Diduga Salah Tangkap Dilaporkan ke Polisi

Korban penganiayaan didampingi kuasa hukumnya, Frengky Kambu saat menunjukan bukti laporan polisi. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kasus penganiayaan terhadap MU (31) oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Mimika, Papua Tengah, akhirnya dilaporkan ke Kantor Pos Pelayanan Polres Mimika, Kamis 18 Juli 2024.

Aksi main hakim sendiri yang dilakukan sejumlah warga tersebut dalam beberapa hari ini sempat menjadi viral dan perbincangan banyak kalangan di Timika.

ADVERTISEMENT

Pasalnya setelah video penganiayaan viral baru diketahui bahwa oknum ASN yang dianiaya tersebut merupakan korban salah tangkap.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kejadian penganiayaan ini diketahui terjadi di salah satu rumah yang berada di kompleks perumahan Regency, SP3, Kelurahan Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Sabtu 13 Juli malam.

Baca Juga

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

Penganiayaan itu mengakibatkan korban mengalami luka cukup serius pada bagian bibir, wajah dan bagian kepala. Sempat terlihat darah segar yang keluar dari pelipis korban.

Terkait penganiayaan itu, korban didampingi Frengky Kambu, Kuasa Hukum melaporkan kejadian ini ke polisi.

Frengky Kambu kepada awak media usai melaporkan kasus tersebut mengatakan, pihaknya meminta polisi untuk menindaklanjuti kasus ini.

“Kita sebagai warga yang baik memberikan kepercayaan ke pihak kepolisian untuk tindaklanjuti kasus ini,” ujar Frengky.

Belum diketahui pasti apa penyebab korban dianiaya. Namun berdasarkan pengakuan korban dirinya dituduh mencuri sepeda motor milik salah satu pelaku penganiayaan

“Saya dituduh mencuri sepeda motor milik salah satu pelaku,” jelasnya.

MU menuturkan, penganiayaan itu bukan hanya kepada dirinya, tetapi juga dialami oleh dua orang lain, dan salah satunya adalah adik kandung MU.

Dan ketika dirinya dianiaya, di lokasi itu juga dihadiri oleh salah satu warga yang berprofesi sebagai pengacara.

MU mengaku dirinya dianiaya oleh sekitar lima orang, sementara adiknya dipukul sekali dan satu orang yang tidak dikenal korban juga mendapatkan perlakuan yang sama.

“Mereka (pelaku) menjemput saya karena pengakuan dari seseorang yang mereka sudah jemput dan dianiaya sebelumnya. Padahal saya dan orang itu tidak kenal. Orang itu asal tunjuk saya, karena mungkin tidak tahan setelah dianiaya oleh para pelaku,” jelasnya

Ketika dijemput paksa oleh para pelaku, MU menyampaikan bahwa ia sedang membeli kupon Toto Gelap (Togel) di dekat Stadion Wania, SP1, Kampung Kamoro Jaya.

Oleh pelaku kemudian dipaksa masuk ke mobil dan diminta untuk menjemput korban lain, yakni JM adik kandung MU yang saat itu juga sedang berada di seputaran SP1.

“Saat tiba di perumahan Regency belakang Bank BRI SP3, saya dianiaya lima orang pelaku dengan tangan saya diborgol ke belakang,” kisahnya.

Bahkan berdasarkan pengakuan korban dirinya sempat juga ditodong pistol oleh salah satu dari pelaku tersebut. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

5 Juni 2026
Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

5 Juni 2026
Dari Anak hingga Dewasa, Peredaran Narkoba di Mimika Kian Mengkhawatirkan

Dari Anak hingga Dewasa, Peredaran Narkoba di Mimika Kian Mengkhawatirkan

5 Juni 2026
Pemkab Mimika Perketat Penindakan Pembuang Sampah Sembarangan, Denda hingga Rp25 Juta

Pemkab Mimika Perketat Penindakan Pembuang Sampah Sembarangan, Denda hingga Rp25 Juta

5 Juni 2026
Pemda se-Tanah Papua Diinstruksikan Segera Rampungkan APBD dan RAP Otsus 2026

Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan, Ribka Haluk Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Papua Tengah

4 Juni 2026
DJKN Papabaruku dan Kejati Papua Tandatangani PKS Penyusunan dan Penggunaan DKPB

DJKN Papabaruku dan Kejati Papua Tandatangani PKS Penyusunan dan Penggunaan DKPB

4 Juni 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    843 shares
    Bagikan 337 Tweet 211
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Prihatin! Satu Siswa SMP di Kota Timika Positif Narkotika

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Ledakan Diduga Bom Terjadi di Biak, Lima Orang Tewas dan Tiga Lainnya Hilang

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Satgas ODC Ringkus ‘EK’ Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Ini Berbagai Aksi Kriminalnya

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • SD Inpres Timika II Gelar Education Expo 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Papua

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Freeport Gandeng Pemkab Mimika Launching Program Kesehatan Terintegrasi Menuju Papua Sehat

Freeport Gandeng Pemkab Mimika Launching Program Kesehatan Terintegrasi Menuju Papua Sehat

Petrus Yumte: Inovasi Daerah Merupakan Bagian dari Dampak Perkembangan Teknologi Instal

Petrus Yumte: Inovasi Daerah Merupakan Bagian dari Dampak Perkembangan Teknologi Instal

Ribka Haluk Lantik 392 Pejabat di Lingkup Pemerintah Provinsi Papua Tengah

Ribka Haluk Lantik 392 Pejabat di Lingkup Pemerintah Provinsi Papua Tengah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id