ADVERTISEMENT
Minggu, September 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Freeport

Freeport Gandeng Pemkab Mimika Launching Program Kesehatan Terintegrasi Menuju Papua Sehat

Johannes Rettob memberikan apresiasi kepada PTFI dan semua pihak yang telah bekerjasama dalam mendukung penurunan malaria dan stunting di Mimika.

18 Juli 2024
0
Freeport Gandeng Pemkab Mimika Launching Program Kesehatan Terintegrasi Menuju Papua Sehat

Johannes Rettob, Pj. Bupati Mimika bersama Claus Wanafma, Director Executive VP Sustainable Development PTFI, Reynol Ubra, Kadis Kesehatan Mimika dan pimpinan OPD dan pejabat Freeport usai peluncuran Program Kesehatan Terintegritas, Kamis 18 Juli 2024. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- PT Freeport Indonesia (PTFI) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Mimika dan Badan Pengembangan Internasional Amerika Serikat (USAID), Internasional SOS dan Wahana Visi Indonesia, mengelar peluncuran program kesehatan terintegrasi.

Peluncuran acara menuju Papua sehat atasi malaria dan cegah stunting di kabupaten Mimika ini dipusatkan di Puskesmas Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika Papua Tengah, Kamis 18 Juli 2024.

ADVERTISEMENT

Hadir dalam peluncuran itu, Johannes Rettob, Plt Bupati Mimika, Claus Wamafma, Director Executive Vice President Sustainable Development PTFI, Christopher E. Zimmer, Executive Vice President Technical Services PTFI.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hadir juga Reynold Ubra, Kadis Kesehatan Mimika, Alice Wanma, Kadis Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Petrus Pali Ambaa, Kadis Perindag beserta tamu undangan lainnya.

Baca Juga

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Peluncuran program kerjasama tersebut ditandai dengan pemberian kelambu dan pengenalan program makanan sehat kepada bayi dan Balita di Distrik Mimika Timur.

Selain itu dilakukan penyemprotan insektisida atau Indoor Residual Spraying (IRS) oleh Johannes Rettob dan Christopher E. Zimmer di salah satu rumah warga yang berdekatan dengan Puskesmas Mapurujaya.

Claus Wamafma pada kesempatan itu mengatakan, komitmen PTFI dalam menangani Malaria sudah dilakukan sejak lama. Hal ini dibuktikan dengan adanya Malaria Center yang berdiri sejak tahun 1996

“Dari Tahun 1996 itu, orang sudah kenal Malaria Kontrol, jadi kita cukup punya keseriusan yang tinggi terkait dengan malaria, karena tidak hanya berkaitan dengan karyawan kita, tapi juga dengan lingkungan dan masyarakat,” jelasnya.

Dikatakan, tidak hanya malaria namun PTFI juga berkomitmen untuk mendorong angka stunting yang menjadi isu Nasional.

“PTFI juga mempunyai komitmen yang sama untuk mendorong dan mengurangi stunting, karena ini menjadi isu Nasional dalam beberapa kunjungan pejabat ke Mimika,”

Claus berharap kegiatan terintegrasi ini tidak hanya menjadi program, namun lebih dari itu, harusnya menjadi sebuah gerakan, sehingga bisa melibatkan semua stakeholder agar bersama-sama melawan malaria dan stunting.

Daniel Perwira, Manager Comunitty Health Development (CHD) PTFI menjelaskan bahwa berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2022 angka stunting dan malaria di Mimika masih tinggi. Bahkan malaria menjadi tantangan kesehatan besar di Mimika.

Maka dari itu, diharapkan dengan adanya kerjasama penanganan stunning dan malaria secara terintegrasi. Dengan demikian dapat mengurangi angka kasus kejadian.

“Karena pengendalian malaria dan stunting merupakan tanggungjawab semua pihak,” jelasnya.

Disebutkan berdasarkan hasil Riskesdas Kabupaten Mimika Tahun 2022, program pengendaliam malaria menargetkan tiga kampung di pesisir dan lima kampung di wilayah kota.

Kampung-kampung yang menjadi lokasi khusus program pengendalian stunting dan malaria yaitu Kampung Koperapoka, Nawaripi, Fanamo, Ohotia, Ayuka, Tipuka, Nayaro, dan Omawita

Daniel mengungkapkan, berdasarkan hasil survei kesehatan indonesia (SKI) tahun 2023, satu dari lima Balita di Indonesia mengalami stunting dengan kasus terbanyak terjadi pada usia 24 hingga 35 bulan.

“Tiga provinsi dengan prevalensi stunting di Indonesia adalah Papua Tengah 39,4 persen, NTT 37,9 persen, dan Papua Pegunungan 37,43 persen,” paparnya.

Menurutnya, untuk menanggulangi hal tersebut, PTFI dan mitra meluncurkan program Pasti Papua.

Program ini sebagai bentuk aksi yang didukung oleh Kementerian Kesehatan Indonesia, untuk berkontribusi dalam percepatan stunting serta peningkatan status gizi di Mimika, Asmat dan Nabire.

Sementara itu Johannes Rettob dalam kesempatan yang sama memberikan apresiasi kepada PTFI dan semua pihak yang telah bekerjasama dalam mendukung penurunan malaria dan stunting di Mimika

“Pencanangan kerja sama hari ini adalah sesuatu yang luar biasa, karena selama ini kita selalu kerja parsial atau terpisah, tapi kini kita bekerjasama, terima kasih buat PTFI dan USAID,” ucapnya.

Jhon berharap agar kerja sama yang dilakukan ini dapat dilakukan dan dipraktekkan kedepannya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

12 September 2026
Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

12 September 2026
Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

12 September 2026
Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

12 September 2026
Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

12 September 2026
Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

12 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Petrus Yumte: Inovasi Daerah Merupakan Bagian dari Dampak Perkembangan Teknologi Instal

Petrus Yumte: Inovasi Daerah Merupakan Bagian dari Dampak Perkembangan Teknologi Instal

Ribka Haluk Lantik 392 Pejabat di Lingkup Pemerintah Provinsi Papua Tengah

Ribka Haluk Lantik 392 Pejabat di Lingkup Pemerintah Provinsi Papua Tengah

Ribuan Warga Timika Hadiri Pembukaan TIFA 2024

Ribuan Warga Timika Hadiri Pembukaan TIFA 2024

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id