ADVERTISEMENT
Sabtu, Juni 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Pemkam Nawaripi Bangun Empat Rumah Percontohan untuk Warga Kamoro

Tempat tinggal yang layak untuk warga asli Nawaripi suku Mimika Wee merupakan suatu kebutuhan yang utama dan perlu mendapatkan perhatian.

24 Juni 2024
0
Pemkam Nawaripi Bangun Empat Rumah Percontohan untuk Warga Kamoro

Nobertus Diktubun, Kepala Kampung Nawaripi saat sosialisasi kepada warga Kamoro terkait pembangunan rumah di Balai Kampung belum lama ini. (foto: redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Kampung (Kepkam) Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah akan membangun empat unit rumah percontohan di tahun 2024 ini.

Pembangunan empat unit rumah konstruksi kayu berukuran 6×6 meter diperuntukan kepada masyarakat Suku Kamoro yang tinggal di Nawaripi, Koperapoka dan Nayaro.

ADVERTISEMENT

Dana yang dipakai untuk pembangunan empat unit rumah itu diambil dari Dana Desa (DD) Kampung Nawaripi tahun 2024.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sekarang lagi tunggu dana desa. Kalau cair dalam minggu ini kita langsung eksekusi,” ujar Nobertus Diktubun, Kepala Kampung Nawaripi kepada koranpapua.id, Minggu 23 Juni 2024.

Baca Juga

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

Nobertus menjelaskan, pembangunan empat unit rumah percontohan ini merupakan hasil Musrenbang tahun 2023, dengan total anggaran sebesar Rp500 juta.

Rumah percontohan sesuai rencana akan dibangun di atas lahan empat hektar yang sudah disiapkan pemerintah kampung.

“Lahan tempat bangun rumah adalah tanah adat Nawaripi yang telah diserahkan oleh tokoh-tokoh masyarakat adat,” tandas Nobertus.

Disampaikan, alasan pada Musrenbang tahun 2023 mengusulkan pembangunan rumah, mengingat kondisi warga asli Kampung Nawaripi, dimana dalam satu rumah dihuni tiga sampai empat kepala keluarga.

Menurutnya, kebijakan yang diambil Pemkam Nawaripi membebaskan lahan di Mile 21 bertujuan agar lahan tidak dibiarkan kosong, tetapi dimanfaatkan untuk membangun rumah warga Kamoro.

“Ini untuk dukung hidup sehat, satu kepala keluarga harus satu rumah. Kami mencoba dengan gunakan dana desa walaupun nilainya kecil tapi harus jadi,” ujar Nobertus.

Tempat tinggal yang layak untuk warga asli Nawaripi suku Mimika Wee merupakan suatu kebutuhan yang utama dan perlu mendapatkan perhatian.

Empat rumah yang letaknya bersebelahan dengan lokasi wisata Merah Putih di Mile 21, akan dibangun model panggung, karena kondisi tanahnya berawa.

“Kami bangun rumah ini salah satu cara strategis agar orang Nawaripi, Koperapoka dan Nayaro sendiri yang bisa menjaga tanah adat yang merupakan warisan dari leluhur mereka,” timpalnya.

Nobertus berharap dengan kehadiran masyarakat Kamoro mampu mencegah para mafia yang akan masuk mengklaim untuk menguasai tanah adat suku Mimika Wee.

Nobertus meminta kepada para pihak, baik pemerintah maupun swasta agar membuka mata melihat warga asli Kamoro, khususnya untuk kebutuhan tempat tinggal.

“Untuk pembangunan rumah ini kita sudah sosialisasi dengan warga Kamoro di Balai Kampung Nawaripi. Masyarakat sangat menyambut baik atas program ini,” kata Nobertus. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

6 Juni 2026
Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

6 Juni 2026
Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

6 Juni 2026
Speedboat Bermuatan Apel Terombang-ambing Empat Hari di Perairan Asmat

Speedboat Bermuatan Apel Terombang-ambing Empat Hari di Perairan Asmat

6 Juni 2026
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

5 Juni 2026
Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

5 Juni 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    845 shares
    Bagikan 338 Tweet 211
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Prihatin! Satu Siswa SMP di Kota Timika Positif Narkotika

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Ledakan Diduga Bom Terjadi di Biak, Lima Orang Tewas dan Tiga Lainnya Hilang

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Satgas ODC Ringkus ‘EK’ Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Ini Berbagai Aksi Kriminalnya

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • SD Inpres Timika II Gelar Education Expo 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Papua

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Pembukaan MTQ XXX Dihadiri Empat Pj Gubernur, Berlangsung Spektakuler

Pembukaan MTQ XXX Dihadiri Empat Pj Gubernur, Berlangsung Spektakuler

Ridwan Rumasukun Sarankan MTQ Tetap Se-Tanah Papua Meskipun Beda Provinsi

Ridwan Rumasukun Sarankan MTQ Tetap Se-Tanah Papua Meskipun Beda Provinsi

Mengenal Mgr. Max Regus, Misereor dan Skapulir (Uskup Perdana Diosesan Labuan Bajo (Bagian Kedua)

Mengenal Mgr. Max Regus, Misereor dan Skapulir (Uskup Perdana Diosesan Labuan Bajo (Bagian Kedua)

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id