ADVERTISEMENT
Kamis, Juni 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Pemerintah Provinsi Papua Tengah Gelontorkan Rp67 Miliar untuk Jaminan Kesehatan Orang Asli Papua

Pasien yang berat badan tidak naik dan hasil pemeriksaan stunting mendapatkan Rp1 juta per orang. Sementara pendampingnya Rp250.000 per anak dalam bentuk bantuan langsung.

3 Maret 2024
0
Pemerintah Provinsi Papua Tengah Gelontorkan Rp67 Miliar untuk Jaminan Kesehatan Orang Asli Papua

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule A Pahlevi Bersama Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri.(foto:Redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah pada tahun 2024 menggelontorkan anggaran sebesar Rp64 miliar untuk mendanai program jaminan kesehatan Orang Asli Papua (OAP).

Anggaran yang diberikan dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada OAP dialokasikan melalui pos anggaran Otonomi Khusus (Otsus) 2024.

ADVERTISEMENT

Kadis Kesehatan Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule A. Pahlevi kepada wartawan di Timika, Sabtu 2 Maret 2024 mengatakan, jaminan kesehatan yang diberikan kepada OAP melalui Kartu Otsus Sehat (KOS).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dari besaran pagu anggaran tersebut, jelas Silwanus Rp37 miliar akan dialokasikan untuk membayar premium pusat.

Baca Juga

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Dikatakan, jaminan kesehatan melalui program KOS bertujuan untuk membackup Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Karena program yang ada di BPJS  tidak dapat mengcover seluruh penanganan kesehatan.

“Dalam hal rujukan tidak bisa tercover kasus- kasus konflik sosial, termasuk biaya makan dan minum untuk keluarga yang mengantar. Contoh seperti ini yang kita bantu melalui program KOS,”jelas Siwanus.

Silwanus menuturkan, jaminan kesehatan KOS sebenarnya sudah ada sejak masa Barnabas Suebu ketika menjabat Gubernur Papua dengan nama Jamkesda.

Kemudian program ini dilanjutkan lagi Gubernur Lukas Enembe yang dikenal dengan istilah jaminan KoSehat.

Masyarakat OAP secara otomatis mendapatkan jaminan pelayanan ini setelah sesuai dengan administrasi kependudukan dengan menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Papua Tengah.

“Yang bisa dapat adalah OAP pegang KTP Papua Tengah diluar itu tidak bisa, karena administrasi seperti itu. Jadi OAP yang berKTP Papua Tengah otomatis menjdi peserta kosehatan,”paparnya.

Kepada semua rumah sakit yang ada di wilayah Papua Tengah diharapkan agar melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk membantu layanan penerbitan KTP OAP.

“Misalnya ada ibu yang hendak melahirkan dan belum memiliki KTP Papua Tengah, maka saat itu juga petugas Dukcapil akan mencetak untuk kemudian diterbitkan Kartu Otsus Sehat bagi pasien,” tandasnya

Silwanus menambahkan bagi pasien yang mengalami berat badan tidak naik dan hasil pemeriksaan stunting akan mendapatkan Rp1 juta per orang. Sementara pendampingnya mendapatkan Rp250.000 per anak dalam bentuk bantuan langsung. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

24 Juni 2026
Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

24 Juni 2026
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

24 Juni 2026
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

24 Juni 2026
Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

24 Juni 2026
Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

24 Juni 2026

POPULER

  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    677 shares
    Bagikan 271 Tweet 169
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ledakan yang Tewaskan Tiga Warga Sipil, Koops TNI Habema Tegaskan Tidak Ada Patroli di Danggoa

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • 12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Lemasko Sesalkan Oknum Peternak ‘Nakal’ Buang Babi Mati Terserang Virus ASF di Kali Kamora

Lemasko Sesalkan Oknum Peternak ‘Nakal’ Buang Babi Mati Terserang Virus ASF di Kali Kamora

Kematian Babi di Timika Tembus 3.278 Ekor, Warga SP6 Palang Lahan Penguburan

Kematian Babi di Timika Tembus 3.278 Ekor, Warga SP6 Palang Lahan Penguburan

Ketua LPTQ Mimika: MTQ Ajang untuk Kembali ke Al-quran, Bukan Acara Seremonial Semata

Ketua LPTQ Mimika: MTQ Ajang untuk Kembali ke Al-quran, Bukan Acara Seremonial Semata

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id