ADVERTISEMENT
Selasa, September 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Excavator Masuk Wilayah Tambang Emas Wakia, Lemasko Desak Polres Mimika Segera Bentuk Tim

Selain merusak alam di kawasan lindung tanah adat juga berpotensi menjadi ancaman baru bagi masyarakat setempat. Suatu saat tempat tinggal warga akan hilang, karena jarak dari bibir pantai dengan perkampungan hanya lima kilometer.

7 Februari 2024
0
Masyarakat Mimika Diajak Sukseskan Pemilu, Marianus: Pilihlah Caleg yang Benar-benar Pro Rakyat

Marianus Maknaepeku, Wakil Ketua Lemasko. (Fofo : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko) telah menerima pengaduan masyarakat, terkait masuknya satu unit excavator di wilayah tambang emas, Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Alat berat tersebut diduga akan digunakan untuk melakukan pengolahan emas yang ada di wilayah tersebut. Meski demikian, warga setempat belum mengetahui pemilik excavator dan siapa pengusaha yang membekinginya.

ADVERTISEMENT

Terkait dengan ini Marianus Maknaipeku, Wakil Ketua Lemasko mendesak Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra segera membentuk tim untuk mengungkap siapa oknum pelaku yang melakukan akitivitas tambang rakyat di Kampung Wakia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Desakan ini Marianus sampaikan karena setelah menerima pengaduan masyarakat setempat, bahwa sebuah excavator masuk di wilayah tersebut dan hendak melakukan penambangan emas.

Baca Juga

Polres Mimika Serahkan Rp78,6 Juta dan 10 Koli Bantuan untuk Korban Bencana Flores

Pemkab Mimika Tegaskan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Asumsi

“Kami dari Lemasko sudah menerima aduan warga Wakia. Bahwa di sana ada satu excavator sudah masuk untuk menggali emas di area tanah adat. Kita juga belum tahu siapa punya,” ujar Marianus kepada Koranpapua.id melalui sambungan teleponnya, Rabu 7 Februari 2024.

Sebagai tokoh adat Suku Kamoro, Marianus mengkuatirkan apabila penambangan emas tradisional menggunakan excavator akan berdampak besar pada kerusakan alam dan lingkungan sekitar.

Selain merusak alam di kawasan lindung tanah adat juga berpotensi menjadi ancaman baru bagi masyarakat setempat. Suatu saat tempat tinggal warga akan hilang, karena jarak dari bibir pantai dengan perkampungan hanya lima kilometer.

Bahkan masyarakat setempat akan kehilangan mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kepada aparat penegak hukum, ia berharap secepatnya merespon atas laporan warga Wakia. Ini bertujuan untuk mencegah sebelum terjadinya hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Mantan Anggota DPRD Mimika ini juga mendesak Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Lingkungam Hidup (DLH) turun melihat kondisi atas dampak lingkungan nantinya terjadi.

Begitupun Dinas Pertambangan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua Tengah harus turun ke lokasi untuk mengecek siapa oknum yang memasukan alat berat dalam operasi penambangan.

Marianus berharap dalam pembentukan tim oleh aparat penegak hukum dan pemerintah wajib melibatkan Lemasko. Tujuannya supaya bersama-sama bekerja dalam pengawasan guna mengungkap siapa yang membekingi.

“Kami minta polisi segera tangkap siapa pelaku yang mau merusak tanah adat di Wakia dan harus diproses hukum,” katanya.

Sementara Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra ketika dikonfirmasi mengenai perihal tersebut menjawab polisi akan mendalami terlebih dahulu.  (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polres Mimika Serahkan Rp78,6 Juta dan 10 Koli Bantuan untuk Korban Bencana Flores

Polres Mimika Serahkan Rp78,6 Juta dan 10 Koli Bantuan untuk Korban Bencana Flores

1 September 2026
Pemkab Mimika Tegaskan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Asumsi

Pemkab Mimika Tegaskan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Asumsi

1 September 2026
Posyandu Cemara Kebun Sirih Tunjukkan Kualitas Kader dalam Lomba Tingkat Kabupaten Mimika

Posyandu Cemara Kebun Sirih Tunjukkan Kualitas Kader dalam Lomba Tingkat Kabupaten Mimika

1 September 2026
PUPR Mimika Rancang Wajah Baru Bundaran Pohon Jomblo, Bidik Ikon Kota dan Ruang Hijau

PUPR Mimika Rancang Wajah Baru Bundaran Pohon Jomblo, Bidik Ikon Kota dan Ruang Hijau

1 September 2026
Ibu di Jayapura Ditangkap, Diduga Buang Jasad Bayi ke Kali Komba

Ibu di Jayapura Ditangkap, Diduga Buang Jasad Bayi ke Kali Komba

1 September 2026
Terendus di Panti Asuhan, Begini Kronologi Penangkapan Mantan Bupati Minahasa Utara di Timika

Terendus di Panti Asuhan, Begini Kronologi Penangkapan Mantan Bupati Minahasa Utara di Timika

1 September 2026

POPULER

  • Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

    Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dikejar Avanza Hitam, Pria Diserang Tiga Orang di Jalan Freeport Lama Timika

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Terendus di Panti Asuhan, Begini Kronologi Penangkapan Mantan Bupati Minahasa Utara di Timika

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • 500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
Next Post
Minta Keberpihakan Kursi Legislatif untuk OAP, MRP-PT Surati KPU Pusat dan Sampaikan Lima Point Penting

Minta Keberpihakan Kursi Legislatif untuk OAP, MRP-PT Surati KPU Pusat dan Sampaikan Lima Point Penting

Sepuluh Calon Anggota KPU Papua Tengah Siap Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan

Hari ini Batas Akhir Pindah TPS untuk Empat Kategori Pemilih

Pj Sekda Mimika, Dr. Ida Wahyuni bersama Kepala Badan Kesbangpol, Yan Selamat Purba memikul tifa membuka kegiatan Deklarasi Pemilih Cerdas, Rabu 7 Februari 2024. (Foto dok.ist/koranpapua.id)

Hadiri Deklarasi Pemilih Cerdas, Pj Sekda Dr. Ida Wahyuni Titipkan Empat Pesan untuk Generasi Z

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id