ADVERTISEMENT
Senin, Oktober 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

Anggaran tersebut digunakan untuk sejumlah kebutuhan, termasuk pembukaan lahan dan pemberian bantuan perlengkapan pertanian.

25 Agustus 2026
0
500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

Mentan Andi Amran Sulaiman bersama dengan Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, di Jakarta sehabis Audiensi pada Senin, 14 Agustus 2026 (Foto: Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id– Seluas 500 hektare perkebunan kopi akan dikembangkan di wilayah Provinsi Papua Tengah. 

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, mengatakan rencana 500 hektare lahan yang akan dibuka secara bertahap berlokasi di Kabupaten Puncak. 

“Untuk kopi arabika, coba mulai dulu 100 hektare. Kalau mampu dan berhasil, kita tambah sampai 500 hektare,” ujar Amran dalam acara audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Puncak di kantornya, Senin 24 Agustus 2026.

Keputusan tersebut disampaikan setelah Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal meminta dukungan pemerintah untuk mengembangkan kopi arabika di wilayahnya. 

Baca Juga

Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

Naftali mengatakan Kabupaten Puncak memiliki wilayah dengan ketinggian yang cocok untuk pengembangan sejumlah komoditas.

Kondisi wilayah yang dingin dinilai mendukung pengembangan kopi, peternakan, dan pertanian.

Pemerintah Kabupaten Puncak meminta Kementerian Pertanian mendorong budidaya kopi arabika di 25 distrik yang berada di wilayah tersebut. 

Menindaklanjuti permintaan itu, Amran meminta Pemerintah Kabupaten Puncak segera berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkebunan. 

Koordinasi tersebut diperlukan untuk membahas rencana pengembangan budidaya kopi arabika di Kabupaten Puncak.

Amran menilai pembangunan pertanian di Papua perlu disesuaikan dengan potensi setiap wilayah. 

Menurut dia, pemilihan komoditas sesuai karakteristik wilayah akan membantu meningkatkan hasil pertanian dan pendapatan masyarakat. 

“Jika sesuai dengan potensi, maka aktivitas bercocok tanam diharapkan lebih membuahkan hasil yang optimal, sehingga bisa mendatangkan keuntungan untuk masyarakat,” ujar Amran. 

Pemerintah pusat juga mengalokasikan anggaran untuk mendukung pengembangan pertanian di seluruh wilayah Papua. 

“Kami sangat peduli dengan Papua. Anggaran total Rp 5 Triliun tahun 2025-2026 di seluruh wilayah Papua,” jelas Amran. 

Anggaran tersebut digunakan untuk sejumlah kebutuhan, termasuk pembukaan lahan dan pemberian bantuan perlengkapan pertanian. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

12 Oktober 2026
HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

12 Oktober 2026
Dari Lala Pokaka hingga Layanan Kesehatan Gratis, Mimika Perkuat Pelayanan untuk Warga

Mimika Targetkan 10 Kampung Dapat Akses Listrik

12 Oktober 2026
Dari Lala Pokaka hingga Layanan Kesehatan Gratis, Mimika Perkuat Pelayanan untuk Warga

Dari Lala Pokaka hingga Layanan Kesehatan Gratis, Mimika Perkuat Pelayanan untuk Warga

12 Oktober 2026
Satgas Pasgat Amankan Dua Butir Amunisi Aktif di Bandara Mopah Merauke

Satgas Pasgat Amankan Dua Butir Amunisi Aktif di Bandara Mopah Merauke

12 Oktober 2026
Kabut Asap Selimuti Mimika, PAUD-SD Bakal Diliburkan, SMP-SMA Belajar Daring

Kabut Asap Selimuti Mimika, PAUD-SD Bakal Diliburkan, SMP-SMA Belajar Daring

12 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    790 shares
    Bagikan 316 Tweet 198
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Perselisihan Pelajar Meledak Jadi Bentrok Warga di Mimika, 8 Orang Diamankan Polisi

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post

Natalius Pigai Desak 10 Persen Saham Freeport Jadi Hak Papua Tengah

Upaya Penyelundupan Amunisi Kaliber 5,56 di Bandara Tanah Merah Digagalkan Satgas pasgat 

Upaya Penyelundupan Amunisi Kaliber 5,56 di Bandara Tanah Merah Digagalkan Satgas pasgat 

Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Bangun Irigasi dan Demplot Kolaboratif di Perbatasan Papua

Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Bangun Irigasi dan Demplot Kolaboratif di Perbatasan Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id