TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten Mimika berencana membangun gereja sementara bagi umat Katolik di Kampung Poumako pasca Gereja Katolik Santo Fransiskus hangus terbakar pada Rabu 27 Mei 2026.
Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan pembangunan gereja sementara menjadi langkah cepat, agar umat tetap memiliki tempat untuk beribadah sambil menunggu pembangunan gereja permanen.
“Kita bangun gereja sementara dulu. Pemerintah akan membantu pembangunannya tahun ini,” ujar Johannes Rettob Senin 1 Juni 2026.
Ia menjelaskan, Gereja Katolik Santo Fransiskus yang terbakar merupakan hasil swadaya masyarakat dan hingga saat ini belum pernah menerima bantuan pembangunan dari pemerintah daerah.
“Gereja itu dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Kami belum pernah memberikan bantuan,” katanya.
Selama proses pembangunan gereja sementara berlangsung, aktivitas ibadah umat Katolik akan dialihkan ke fasilitas sekolah yang berada di sekitar wilayah tersebut.
Bupati menyarankan agar pengurus gereja segera mengajukan proposal pembangunan gereja permanen agar dapat diakomodasi dalam program pembangunan tahun anggaran mendatang.
“Kami sudah meminta mereka untuk segera mengusulkan, sehingga pembangunan gereja permanen bisa kita programkan pada tahun depan,” pungkas Johannes. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marhen LL Moru








