ADVERTISEMENT
Minggu, Maret 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Menjawab Krisis Tenaga Dokter Spesialis, UNCEN Luncurkan Program Studi PPDS

Sebagai universitas pembina, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta akan terus memastikan kualitas lulusan prodi PPDS Universitas Cendrawasih.

1 Maret 2026
0
Menjawab Krisis Tenaga Dokter Spesialis, UNCEN Luncurkan Program Studi PPDS

Universitas Cenderawasih (UNCEN) Jayapura secara resmi meluncurkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Universitas Cenderawasih (UNCEN) Jayapura secara resmi meluncurkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif.

Pembukaan program ini sebagai tindaklanjut dari program akselerasi nasional Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

ADVERTISEMENT

Peluncuran ini sekaligus menandai terobosan untuk mengatasi krisis dan disparitas tenaga medis di kawasan paling timur Indonesia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dengan pendekatan Sistem Kesehatan Akademik (SKA), program ini bertujuan mempercepat pemenuhan dokter spesialis.

Baca Juga

Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

Menembus Kabut Pagi, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Jaga Keamanan Bandara Perintis Enarotali

Salah satunya dengan membuka program studi di 11 provinsi yang belum pernah memilikinya, termasuk Papua.

Hadirnya PPDS pertama di Papua ini menjawab kebutuhan yang sangat mendesak.

Dalam audiensi yang mendahului acara peluncuran kali ini, terungkap data bahwa di Papua hanya terdapat 28 dokter anestesi.

Mereka saat ini melayani lebih dari 40 rumah sakit di empat provinsi di Tanah Papua.

Akibatnya, banyak rumah sakit tidak dapat menjalankan pelayanan operatif secara optimal, sehingga akses masyarakat terhadap layanan kesehatan menjadi sangat terbatas.

Rektor UNCEN, Oscar Oswald O. Wambrauw, menyatakan komitmen universitas yang dipimpinnya untuk mengatasi tantangan ini.

“Kami berkomitmen mengembangkan program studi spesialis, dimulai dengan Anestesiologi dan akan diikuti dengan program studi lainnya,” ujarnya saat peluncuran itu.

“UNCEN akan fokus mendorong pemenuhan tenaga kesehatan spesialis di rumah sakit yag mengalami kekurangan,” tegas Oscar melalui siaran pers, Sabtu 28 Februari 2026.

Ia menambahkan, pihaknya membuka kesempatan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menyediakan kuota khusus bagi putra-putri daerah agar dapat mengabdi dalam waktu jangka panjang.

Wakil Gubernur Provinsi Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, kebutuhan ini menjadi sangat penting karena banyak tindakan operasi yang tertunda akibat tidak adanya spesialis anestesi.

Ini adalah program pendidikan spesialis pertama di Tanah Papua, yang memungkinkan pendidikan dilakukan di tanah sendiri.

Dikatakan, pembukaan program ini, selaras dengan visi Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera dan Harmonis (CERAH).

“Dukungan juga meliputi pemberian beasiswa dari Pemda, khususnya kabupaten dan kota, untuk para mahasiswa PPDS Uncen,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Ditjen Dikti, Setiawan, menegaskan bahwa upaya ini merupakan sarana untuk mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.

Di mana salah satunya adalah meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Adanya program studi ini perlu ditindaklanjuti dengan identifikasi putra daerah dan penyediaan dukungan ikatan dinas melalui beasiswa,” jelasnya.

Kemdiktisaintek juga berkomitmen pada penjaminan mutu melalui evaluasi berkala yang melibatkan LAM-PTKes, AIPKI, MGBKI, asosiasi program studi, hingga kolegium.

Dan sebagai universitas pembina, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta akan terus memastikan kualitas lulusan prodi PPDS Universitas Cendrawasih. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

1 Maret 2026
Menjawab Krisis Tenaga Dokter Spesialis, UNCEN Luncurkan Program Studi PPDS

Menjawab Krisis Tenaga Dokter Spesialis, UNCEN Luncurkan Program Studi PPDS

1 Maret 2026
Menembus Kabut Pagi, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Jaga Keamanan Bandara Perintis Enarotali

Menembus Kabut Pagi, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Jaga Keamanan Bandara Perintis Enarotali

1 Maret 2026
Polisi Amankan Enam Kilogram Ganja di KM Ciremai, Dua Penumpang Ditangkap

Polisi Amankan Enam Kilogram Ganja di KM Ciremai, Dua Penumpang Ditangkap

1 Maret 2026
Prajurit TNI Gelar Kelas Lapangan, Bantu Proses KBM di Wilayah Terpencil Papua

Prajurit TNI Gelar Kelas Lapangan, Bantu Proses KBM di Wilayah Terpencil Papua

1 Maret 2026
Tiga Personel Polres Mimika Terkena Panah

Tiga Personel Polres Mimika Terkena Panah

1 Maret 2026

POPULER

  • Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • YLBH Papua Tengah Kecam Dugaan Penembakan Brutal Tiga Warga Sipil di Gorong-Gorong-Timika

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Ini Identitas Prajurit TNI yang Tewas Diserang KKB di Nabire

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pantau dari Udara hingga Dialog, Pemkab Mimika Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kapiraya

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • DPA Kabupaten Mimika 2026 Resmi Diserahkan, Bupati Johannes: Melalui Proses Panjang, Ini Suatu Prestasi

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Seorang Wanita Ditemukan Tewas dalam Kios, Polisi Amankan Tali Rafia di TKP

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id