ADVERTISEMENT
Minggu, September 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

“Kami selama ini hanya baca melalui media bahwa polisi amankan puluhan bahkan ratusan liter Sopi dari penumpang kapal, tetapi kapan dimusnahkan dan siapa saksinya”.

1 Maret 2026
0
Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

Marianus Maknaepeku saat mengunjungi Romario saat dirawat di RSUD Mimika, Minggu 1 Maret 2026. (foto redaksi koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Romario Moromako (18), Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang ditikam, Sabtu 28 Februari 2026 sekitar pukul 03.30 WIT, kini dalam kondisi kritis.

Ini disampaikan Marianus Maknaepeku, selaku keluarga korban ketika mengunjungi Romario di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika, Minggu 1 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

Marianus berharap agar keponakannya Romario bisa sembuh dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Harapan untuk kesembuhan korban sangat penting, sehingga tidak menimbulkan dampak lain buntut peristiwa ini.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya dan keluarga sudah lihat langsung anak kami di RSUD. Kondisinya kritis, kami harap ada mujizat melalui tangan dokter dan perawat agar dia (Romario-Red) bisa sembuh,” ungkap Marianus kepada koranpapua.id, malam ini.

Baca Juga

Satgas Pasgat Belanja Hasil Bumi Warga Nduga, Dorong Ekonomi Lokal

YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

Marianus yang juga sebagai tokoh masyarakat Mimika itu, berharap agar polisi dapat segera menangkap pelaku dan diproses sesuai dengan ketentuan dan hukum yang berlaku.

“Saya kurang tahu pasti, apakah pelakunya sudah ditangkap kah belum, karena belum ada penyampaian kepada kami keluarga,” ujar Marianus sambari meminta polisi untuk serius menangani kasus ini.

Seperti diketahui, aksi penikaman terhadap Romario terjadi di gapura masuk Pelabuhan Poumako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Sabtu 28 Februari 2026 sekitar pukul 03.30 WIT.

Korban yang berprofesi sebagai TKBM, mengalami luka tusuk di bagian dada kiri dan dalam kondisi kritis dilarikan ke RSUD Mimika.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Poumako, Iptu Frits Nanlohy, menjelaskan, insiden bermula dari pengaruh minuman keras yang memicu perselisihan hingga berujung penikaman.

Setelah mendapatkan laporan dari keluarga korban, anggota polisi langsung menuju lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke RSUD Mimika.

Akibat kejadian itu, keluarga korban sempat melakukan aksi pemalangan jalan utama di depan gapura masuk pelabuhan.

Namun, setelah dilakukan koordinasi oleh pihak kepolisian bersama sejumlah pejabat setempat, palang akhirnya dibuka.

Kepada pihak keluarga korban polisi memberikan jaminan akan menangani kasus tersebut secara serius dan menuntaskan proses hukum terhadap pelaku.

“Tadi anggota kami sudah sempat bergerak untuk menangkap pelaku di rumahnya, namun pelaku langsung kabur,” katanya.

Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi

Marianus dalam kesempatan itu juga mendesak pihak kepolisian untuk segera melakukan sweeping terhadap tempat penjualan minuman keras jenis Sopi yang menjamur di wilayah di Kampung Poumako sampai di area pelabuhan.

Karena berdasarkan pemantauannya, sebagian besar rumah-rumah penduduk dan kios saat ini berjualan Sopi secara terbuka, tanpa ada takut dirazia polisi.

“Ini ada apakah, kenapa Sopi dibiarkan jualan bebas. Dan saya duga aparat keamanan juga tahu tempat penjualannya, tapi ko dibiarkan,” sesal Marianus.

Ia berharap agar Kapolres Mimika juga berkomitmen untuk benar-benar memberantas Sopi yang banyak beredar bebas di masyarakat, dengan terus melakukan pengawasan maksimal terhadap kinerja anggota di lapangan.

Dikatakan, langkah penertiban terhadap penjualan Sopi ini, tambah Marianus, sangatlah penting. Pasalnya hampir 80 persen kasus perkelahian dan pembunuhan di wilayah Poumako dipicu oleh mabuk Sopi.

“Seperti yang anak kami alami. Ini karena dipengaruhi Sopi, akhirnya mabuk terus melakukan penikaman. Jadi kami desak segera lakukan sweeping sebelum kami warga yang turun tangan,” tegas Marianus.

Marianus juga mengusulkan agar Sopi yang disita dari penumpang kapal di Pelabuhan Poumako, agar saat dimusnahkan pihak keamanan juga disaksikan tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Kami selama ini hanya baca melalui media bahwa polisi amankan puluhan bahkan ratusan liter Sopi dari penumpang kapal, tetapi kapan dimusnahkan,” tandasnya.

“Terus siapa saja yang menyaksikan pemusnahan. Seharusnya tokoh masyarakat dan tokoh agama juga saksikan langsung proses pemusnahan, sehingga tidak ada pemikiran liar di masyarakat terhadap kinerja aparat keamanan,” tegas Marianus. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

Satgas Pasgat Belanja Hasil Bumi Warga Nduga, Dorong Ekonomi Lokal

5 September 2026
Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

5 September 2026
Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

5 September 2026
Dinkes Mimika Gelar Aksi Bergizi di SMPN 8, Cegah Anemia Sejak Remaja

Dinkes Mimika Gelar Aksi Bergizi di SMPN 8, Cegah Anemia Sejak Remaja

5 September 2026
Aksi Bergizi di SMPN 8 Mimika: Sekolah Tegaskan Komitmen Cegah Anemia Sejak Remaja

Aksi Bergizi di SMPN 8 Mimika: Sekolah Tegaskan Komitmen Cegah Anemia Sejak Remaja

5 September 2026
Dinkes Mimika Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Rokok dan Vape di SMPN 8

DPO Kasus Penembakan di Puncak Ditangkap Satgas Damai Cartenz

5 September 2026

POPULER

  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    600 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Dikejar Avanza Hitam, Pria Diserang Tiga Orang di Jalan Freeport Lama Timika

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Terendus di Panti Asuhan, Begini Kronologi Penangkapan Mantan Bupati Minahasa Utara di Timika

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • 2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Mobil Terbakar di Ring Road Jayapura

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Buka Puasa Bersama Wartawan Timika, Kapolda Papua Tengah Sebut Media Mitra Strategis Polri

Buka Puasa Bersama Wartawan Timika, Kapolda Papua Tengah Sebut Media Mitra Strategis Polri

Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno Wafat

Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno Wafat

Dua Kafilah MTQ asal Provinsi PBD Wakili Indonesia di Ajang Internasional, Diikuti 29 Negara

Dua Kafilah MTQ asal Provinsi PBD Wakili Indonesia di Ajang Internasional, Diikuti 29 Negara

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id